Laporan Reporter Radio STI (Very Setya)
NUNUKAN, KN – Perumda Air Minum Tirta Taka Kabupaten Nunukan Cabang Sebatik, Kalimantan Utara, menyetop distribusi air bersih ke pelanggan sejak 22 Januari 2026. Manajemen mengumumkan kebijakan ini lewat surat resmi nomor 03/1.3.1.2/PERUMDA AM-SBT/I/2026.
Keputusan pahit ini bermula dari kondisi alam yang menghambat operasional perusahaan.
Stok Air Baku Menipis
Rendahnya curah hujan memicu penyusutan volume air pada Embung Lapri secara drastis. Saat ini, embung tersebut hanya menyisakan cadangan air yang sangat sedikit. Kondisi ini membuat mesin produksi kehilangan pasokan bahan baku air secara memadai.
Tim teknis tidak mungkin mengolah air karena keterbatasan stok di waduk penampungan. Pihak manajemen memilih menghentikan sementara layanan distribusi demi menjaga integritas alat produksi.
Menanti Hujan di Wilayah Hulu
Perumda Tirta Taka menggantungkan harapan pada hujan di area hulu dan sekitar embung. Guyuran hujan menjadi satu-satunya cara untuk mengisi kembali debit air baku di Embung Lapri. Perusahaan akan memproses air kembali segera setelah air waduk mencukupi standar produksi.
Kepala Cabang Perumda Tirta Taka Sebatik, Darmansyah, menyampaikan informasi ini kepada seluruh pelanggan di Sebatik. Pihak perumda juga mengirimkan tembusan surat kepada camat, kepolisian, TNI, hingga para kepala desa agar warga segera menyiapkan langkah antisipasi.
![]()












































