NUNUKAN, KN – Geger! Warga Binasalam, Desa Liang Bunyu, Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, menggerebek pasangan mesum. Penindakan warga ini berlangsung di salah satu penginapan tak jauh dari Pondok Pesantren, Kamis (27/11/2025) malam.
”Masyarakat merasa marah sekali, ada kasus asusila begitu dekat pesantren. Alhasil, warga menggerebek pasangan zinanya,” ujar Ketua RT 08, Desa Liang Bunyu, Sebatik Barat, Zainuddin, saat kami hubungi Sabtu (29/11/2025).
Warga menganggap pasangan tersebut mengotori citra Binasalam yang dikenal cukup agamis. Masyarakat bahkan memprotes pemilik home stay lantaran membuka usahanya dekat asrama pesantren putri.
Polisi Mengamankan Pelaku Sebelum Diamuk Massa
”Mereka berduaan di kamar home stay Sunrise. Kami segera menyerahkan mereka ke polisi sebab kami takut warga mengamuk,” imbuh Zainuddin.
Kapolsek Sebatik Barat, Iptu Didik Triastoro, membenarkan kejadian tersebut. Didik mengatakan, pasangan yang warga gerebek di kamar home stay itu berasal dari domisili Pulau Sebatik.
”Laki-laki berusia 25 tahun, sementara pasangannya berusia sekitar 30 tahunan,” kata Didik.
Fakta mengejutkan terungkap. Pasangan pria itu ternyata seorang calon pengantin.
”Informasi menyebutkan laki-laki itu mau menikah, sedangkan perempuan sedang menjalani proses cerai, dan suaminya sedang berada di Sulawesi,” lanjutnya.
Mediasi Menyelesaikan Kasus Secara Kekeluargaan
Setelah penangkapan, pihak kepolisian menghadirkan keluarga kedua pasangan tersebut ke Mapolsek Sebatik Barat. Pada akhirnya, kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai. Mereka sama-sama setuju tidak memperpanjang kasus perzinahan tersebut.
”Kami sebatas melakukan mediasi. Dan kasusnya selesai secara kekeluargaan,” tutup Didik. (Dzulviqor)
![]()












































