Laporan Reporter Radio STI (Very Setya)
TARAKAN, KN – Gubernur Kalimantan Utara, Zainal Arifin Paliwang, konsisten mengawal pemenuhan hak energi bagi warga di beranda utara NKRI. Saat menyambut kunjungan kerja Komisi XII DPR RI di Tarakan, Jumat – Sabtu (24-25 Januari 2026).
Zainal memaparkan perjuangan beliau menghadirkan listrik ke wilayah pedalaman. Beliau mengungkapkan kondisi 123 desa perbatasan yang masih terjebak kegelapan akibat isolasi geografis yang ekstrem.
Perjuangan Menembus Belantara Demi Terang
Zainal menceritakan potret nyata kehidupan masyarakat di titik-titik terpencil jantung Kalimantan. Medan hutan yang rapat serta akses transportasi yang sulit menghambat masuknya infrastruktur energi selama puluhan tahun. Beliau terus menyuarakan harapan warga pelosok agar mendapatkan perhatian utama dari pemerintah pusat melalui program energi listrik di wilayah pedalaman.
“Saya membawa aspirasi anak-anak pedalaman yang ingin belajar dengan penerangan layak setiap malam,” ujar Zainal.
Kelanjutan Diplomasi Energi dari Balikpapan
Langkah Gubernur di Tarakan ini memperkuat hasil pertemuan beliau bersama Menteri ESDM di Balikpapan, Kalimantan Timur, pekan lalu. Dalam kesempatan tersebut, Zainal menyodorkan data detail mengenai desa-desa gelap gulita sebagai bahan evaluasi kebijakan nasional. Beliau mendorong kementerian terkait agar segera merealisasikan pembangunan jaringan listrik di kawasan tertinggal.
Kehadiran Komisi XII DPR RI menjadi momentum bagi Zainal untuk mempercepat dukungan penganggaran. Beliau meminta para wakil rakyat memastikan pembangunan energi listrik di wilayah pedalaman Kaltara berjalan tanpa hambatan. Zainal menginginkan perubahan hidup bagi warga perbatasan agar tidak lagi bergantung pada lampu pelita atau genset mahal.
Memulihkan Martabat di Garis Depan
Zainal memandang ketersediaan listrik sebagai langkah kunci dalam mengangkat martabat masyarakat di mata negara tetangga. Beliau meyakini kehadiran energi akan menggerakkan roda ekonomi serta meningkatkan standar kesehatan di wilayah terpencil. Fokus utama beliau saat ini adalah memastikan seluruh warga Kaltara menikmati kemerdekaan energi secara merata.
Zainal Arifin Paliwang berkomitmen mengawal setiap tahapan pembangunan infrastruktur kelistrikan ini hingga tuntas. Beliau berharap koordinasi di Tarakan ini membuahkan keputusan konkret yang membawa perubahan besar bagi masa depan Kalimantan Utara.
![]()








































