NUNUKAN, KN – Pohon trembesi yang tumbang di Jalan Mambunut, Kelurahan Selisun, Nunukan, Kalimantan Utara, memicu tragedi berdarah pada Minggu (12/4/2026) menjelang fajar. La Ode Ali (44), seorang pedagang sayur, meninggal dunia setelah motornya menghantam batang pohon besar yang menutup badan jalan tersebut.
Cuaca buruk pada Sabtu (11/4/2026) dini hari merobohkan pohon di depan Kantor Basarnas Nunukan ini. Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, memaparkan detail peristiwa yang merenggut nyawa warga Jalan Ujang Dewa tersebut.
Hantaman Fatal Sebelum Subuh
La Ode memacu Yamaha Mio kuning miliknya menembus sisa kegelapan malam. Ia membawa karung-karung kacang panjang menuju Pasar Minggu Alun-Alun Nunukan. Tanpa ia sadari, sebatang kayu besar melintang di tengah jalur pacunya.
‘’Jadi pohon yang ditabrak korban, tumbang melintang di tengah jalan. Korban yang mengendarai motor sebelum Subuh, melaju dengan tidak mengetahui keberadaan kayu yang tumbang tersebut, sehingga menabrak dan mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP,’’ ujar Sunarwan melalui pesan tertulis.
Polisi segera mengamankan lokasi sesaat setelah menerima laporan. Motor bernomor polisi KU 3288 NU tampak tergeletak di aspal, tepat di samping tumpukan sayuran yang berserakan.
Kesaksian dan Langkah Evakuasi
Sejumlah saksi mata menyebut pohon tersebut sudah menutup jalan sejak sebelum waktu salat. Korban bahkan sempat menjalani ibadah Subuh berjamaah di Masjid Kampung Buton sebelum melanjutkan perjalanan terakhirnya.
Warga yang melihat jasad korban di jalan raya segera memberikan penutup berupa jas hujan sebagai bentuk kepedulian.
‘’Dari keterangan saksi mata kejadian, pohon tersebut sudah tumbang sebelum Subuh. Korban juga sempat menunaikan Salat Subuh berjamaah di Masjid Kampung Buton Nunukan Selatan,’’ imbuh Sunarwan.
Polisi mendapati luka parah pada bagian wajah korban. Petugas selanjutnya mengevakuasi jasad korban ke RSUD Nunukan serta menghubungi pihak keluarga. Secara bersamaan, polisi meminta bantuan BPBD Nunukan guna membersihkan material pohon dari jalur utama tersebut.
Melalui kejadian ini, Sunarwan mengimbau masyarakat agar selalu waspada menghadapi potensi bahaya di jalan raya.
‘’Turut berduka cita untuk keluarga korban, semoga tidak ada kejadian serupa di kemudian hari. Selalu waspada dan berhati hati saat berkendara,’’ tutup Sunarwan. (Dzulviqor)
![]()














































