NUNUKAN – Tiga atlet Taekwondo Nunukan, Kaltara, masing masing, Muhammad Aidil Ilham Pasha, Halim Tegar Prayogo, dan Muhammad Dwi Putra Kusuma Wardana, menyabet emas, pada kejuaraan Kunming International Open Taekwondo Championship 2024, yang digelar di China, mulai 2 – 5 Mei 2024.
‘’Alhamdulillah, tiga atlet Nunukan yang masih duduk di bangku SMA berhasil meraih emas di kejuaraan internasional Taekwondo di China. Kita cukup bangga dan berharap torehan emasnya, menjadi motivasi untuk terus berlatih bermodal pengalaman yang dilalui,’’ ujar Saboemnim/pelatih Taekwondo Nunukan, Yudi Chandra, dihubungi Senin (6/5/2024).
Ia merincikan, Muhammad Aidil Ilham Pasha, meraih medali emas di kelas Kyorugi under 55 Junior.
Halim Tegar Prayogo, di kelas Under 48 Junior, dan Muhammad Dwi Putra Kusuma Wardana, di kelas Kyorugi Under 63 Senior.
‘’Atlet kita berhasil mengalahkan para atlet dari 11 negara peserta lain, ada India, Nepal, Thailand, Malaysia, Korea, dan banyak lagi, termasuk tuan rumah, China,’’ ujarnya lagi.
Yudi mengatakan, butuh sebuah keuletan dan ketelatenan dalam berlatih. Kedisiplinan dan mental yang kuat, harus menjadi modal para atlet, dalam bertanding.
Meski diakui tidak ada persiapan khusus, Yudi selalu mewajibkan atletnya berlatih sehari dua kali, waktu pagi dan sore.
‘’Kita hanya meminta keseriusan atlet dalam berlatih. Disiplin dan konsentrasi, memutuskan timing tepat dalam menyerang, menjadi kunci dalam keberhasilan atlet kami. Itu yang terus kami tekankan dalam latihan,’’ jelasnya.
Modal urunan
Selama ini, Yudi bersama keluarga para atlet selalu urunan untuk mengikutsertakan mereka pada berbagai kejuaraan, baik tingkat nasional, maupun internasional.
Yudi mengaku tidak ingin berharap terlalu banyak dari Pemerintah Daerah, KONI Nunukan, ataupun KONI Kaltara.
‘’Biarkan kami berjuang. Kalau kami keluh kesah, malah timbul bahasa tidak enak. Saya tidak mau menjelekkan siapapun, mau Pemda, KONI. Intinya, saya berbuat seperti ini karena sadar risiko sebagai pelatih,’’ kata dia.
Yudi menilai, jika para atlet hanya sekedar latihan tidak ikut turnamen, hanya akan menyia nyiakan bakat dan potensi mereka.
Para atlet tentu akan semakin berkembang dan matang, manakala banyak pertandingan yang diikuti.
Ia juga tidak mau berharap lebih dari Pemda atau pun KONI. Bahkan sampai hari ini, prestasi internasional yang berhasil diraih, sama sekali belum mendapat perhatian Pemda, maupun KONI.
‘’Tidak ada ucapan selamat dari Pemda atau KONI. Itulah saya katakan, kalau saya mengharapkan sesuatu dari instansi manapun, saya gak bisa kemana mana. Karena prosesnya panjang, dan saya tidak mau dijanji terus terusan. Sudahlah, biarkan kami berjuang. Kalau misalnya ada manfaatnya buat Indonesia atau Kaltara, ya Alhamdulillah, kalau tidak ya tidak masalah. Saya tidak mau menuntut macam macam, saya akan berusaha berjuang meski hanya membawa nama taekwondo tanpa embel embel daerah Nunukan, ataupun Kaltara,’’ tegasnya.
Raihan prestasi atlet Nunukan
Yudi juga menegaskan, nama tiga atlet Taekwondo Nunukan peraih medali emas di China ini, sudah sering naik podium dalam banyak perebutan gelar juara di berbagai kelas.
Muhammad Aidil Ilham Pasha misalnya, ia tercatat mendapat medali emas Popnas Palembang 2023. Medali Perak pada pra PON 2023.
Medali Emas MBW International di Malaysia 2023. Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Sabah. Medali Emas Porprov 1 Kaltara. Medali Emas Kejurwil Se- Kalimantan.
Medali Emas Bupati Cup Malinau. Medali Perunggu Best of The best Junior, dan terakhir, meraih Emas di Kunming
International Open Taekwondo Championship 2024.
Lalu Halim Tegar Prayogo. Ia mencatatkan beragam prestasi, yaitu, Meraih 2 medali emas dan 1 medali perunggu pada MBW International di Kuala Lumpur.
Medali emas dan menjadi pemain terbaik junior pada kejuaraan nasional di Tanggerang.
Meraih 2 medali emas di Porprov 1 Kaltara. Medali perunggu Kejuaraan Wilayah 4 Kalimantan Selatan.
Medali perunggu pada kejuaraan Central Celebes Palu. 8 Besar POPNAS Palembang. 3 emas dan 1 perak pada kejuaraan Bupati Cup Malinau.
Medali emas Kejurnas PPLB/SKO di NTB. Medali perak best of the best junior di Jakarta.
Medali perunggu Choi Young Seok di Thailand. 1 medali emas dan 2 perak di kejuaraan internasional Sabah. Dan terakhir, medali emas Kunming International Taekwondo Championship 2024.
Selanjutnya Muhammad Dwi Putra Kusuma Wardana. Meraih perunggu untuk MBW International Kuala Lumpur.
Medali emas Porprov 1 Kaltara. Medali perunggu Kejuaraan Wilayah 4 Kalimantan Selatan.
Medali emas Kejurprov Kaltara. Medali perak POPNAS Palembang. 2 medali emas Bupati Cup Malinau.
Medali perunggu best of the best junior Jakarta. Dan terakhir, meraih emas pada Kunming International Taekwondo Championship 2024. (Dzulviqor)
![]()







































