NUNUKAN, KN – Polres Nunukan, Kalimantan Utara, mengakui penangkapan narkoba periode 2025 menurun drastis jika membandingkannya dengan periode 2024.
Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Narkoba) Polres Nunukan, AKP Rizal Muhammad, menegaskan, tren penurunan tangkapan narkoba tidak berarti angka penyelundupan ikut berkurang.
”Meskipun lolos di Nunukan, aparat di daerah lain luar Nunukan justru gencar melakukan penangkapan,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Rizal mencontohkan dua kasus baru: penangkapan narkoba di Malinau dan di Kota Tarakan. Polisi menyita barang bukti masing-masing 3 kg dari kedua lokasi tersebut.
Penyelundup Mengubah Jalur dan Pola Distribusi
”Jadi, ada perubahan pola pengiriman. Dulu dalam setahun, Satreskoba Polres Nunukan bisa mengamankan sampai puluhan kilogram, sekarang hanya jumlah kecil,” jelasnya.
Pada awal 2024, tepatnya Januari hingga Maret, Satreskoba Polres Nunukan berhasil menyita sebanyak 86 kg sabu-sabu. Sebaliknya, di Tahun 2025, periode Januari hingga November, Polres Nunukan hanya mengamankan sekitar 15,5 kg saja.
Rizal mengungkap, jalur yang mereka gunakan sudah berubah total. Penyelundup tidak lagi menggunakan transportasi laut di Pelabuhan Tunon Taka. Mereka berpindah langsung lewat perairan menuju perbatasan Malinau, atau lewat jalur darat di wilayah Seimanggaris yang tembus Balikpapan.
”Jadi, mengingat jalur dan pola sudah berubah, kami mencatat penurunan pengungkapan kasus narkoba di atas 50 persen,” sambungnya.
Komitmen Perang Narkoba di Perbatasan
Meskipun terjadi pergeseran pola, Rizal memastikan komitmen perang terhadap narkoba tetap kuat. Ia mengingatkan wilayah perbatasan negara menjadi jalur yang perlu diwaspadai dan diawasi dengan ketat.
”Kami intens berkoordinasi dengan Satgas Pamtas RI-Malaysia. Jalur perbatasan negara menawarkan banyak celah, semuanya bisa menjadi jalur distribusi,” kata dia.
”Kami mengajak masyarakat sama-sama mengawasi. Laporkan segera jika ada potensi penyelundupan narkoba. Kita harus bersinergi untuk memberantas narkoba,” tegasnya. (Dzulviqpr)
![]()














































