NUNUKAN, KN – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, membuka Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Tanjung Karang di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (22/10/2026). Fasilitas milik Yayasan Aztrada Garuda Jaya tersebut melayani 999 anak dari lima sekolah dan dua posyandu di Kecamatan Sebatik Timur. Unit ini menjadi pusat produksi makanan sehat bagi generasi muda di ujung utara Indonesia.
Dadan mengawali seremoni melalui pemotongan pipa dan pelepasan mobil boks pengirim Makanan Bergizi Gratis (MBG). Ia kemudian melangkah masuk guna meninjau gedung yang menurutnya tampil sangat mewah tersebut.
Standar Baru di Pulau Terluar
Dadan mengakui fasilitas ini mematahkan bayangannya soal akses buruk di wilayah perbatasan. Gedung SPPG Sebatik justru memiliki kualitas tinggi sehingga pantas menjadi percontohan nasional bagi daerah lain.
Pintu kaca tebal dengan stiker BGN menyambut pengunjung di area parkir luas. Ruang dalam gedung menyajikan suasana steril mirip fasilitas medis dengan dominasi peralatan berbahan stainless. Pendingin ruangan yang bekerja maksimal menjamin kenyamanan para pekerja selama bertugas.
”Bentuk bangunan ini melampaui ekspektasi saya. Desain ruangan sangat keren dan semua peralatan modern,” ujar Dadan. Ia memuji sirkulasi udara yang baik, kebersihan seluruh ruang, serta area produksi yang sangat higienis.
Wajah Indonesia bagi Negara Tetangga
Dadan mengapresiasi kontribusi besar Haji Momo dalam mengawal program nasional di perbatasan negara. Ia menyebut sosok tersebut sebagai pejuang merah putih. Menurutnya, SPPG Tanjung Karang sangat pantas mewakili citra Indonesia jika warga Malaysia ingin mengintip kualitas dapur MBG tanah air.
Dadan meyakini pengelola sangat mematuhi SOP serta buku panduan teknis BGN. Kualitas bangunan yang prima menjamin mutu asupan bagi anak-anak. Gizi seimbang tersebut mendorong siswa di perbatasan tumbuh sehat, cerdas, kuat, dan ceria.
Ekspansi Masif Badan Gizi Nasional
Meski baru beroperasi selama setahun, BGN sukses membangun 19.184 SPPG di 38 provinsi. Kehadiran ribuan unit pelayanan ini mengalirkan uang sekitar Rp 855 miliar ke tengah masyarakat.
Perjalanan ke Pulau Sebatik membuktikan jangkauan program MBG hingga pelosok negeri. Dadan menutup kunjungannya dengan memberi apresiasi tinggi kepada Yayasan Aztrada Garuda Jaya yang menyediakan bangunan SPPG luar biasa di beranda negara. (Dzulviqor)
![]()








































