Connect with us

Hi, what are you looking for?

Ekonomi

Petani Alih Fungsi Lahan dan Alih Profesi, Banyak Sawah Terbengkalai

NUNUKAN – Kondisi pertanian di Krayan, Nunukan, Kaltara, yang mengalami surplus beras, berbanding terbalik dengan areal persawahan di wilayah Nunukan dan pulau Sebatik.

‘’Banyak lahan sawah yang terbiar. Ada alih fungsi lahan menjadi kebun sawit, dan petani banyak yang alih profesi menjadi pembudi daya rumput laut karena sedang booming beberapa tahun terakhir ini,’’ kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Nunukan, Mukhtar, Sabtu (22/10).

Saat ini, jika ditotal dengan persawahan di Krayan, luas sawah di Kabupaten Nunukan hanya sekitar 4.000an hektar saja. Dimana sekitar 3400 hektar ada di Krayan.

Minimnya regenerasi petani dan kurangnya minat anak-anak muda terhadap sektor pertanian menjadi tantangan berat bagi Pemerintah, sekaligus menjadi ancaman ketahanan pangan dan kerawanan pangan yang serius.

Mengantisipasi persoalan tersebut, Pemerintah gencar menggalakkan pertanian sistem mekanisasi.

Mulai cara membajak, sampai menanam dan mengolah gabah menjadi beras, dilakukan oleh mesin.

‘’Ke depan, kita sinkronisasi dengan Android. Melalui smartphone kita mengontrol sistem pengairan dan produksi. Tapi itu jangka panjang, sekarang masih fokus mekanisasi untuk menarik minat anak-anak muda kita,’’ jelasnya.

Pemerintah juga bekerja sama dengan Kementan untuk beasiswa penyuluhan pertanian berkelanjutan dengan sejumlah Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), antara lain di Yogyakarta dan Malang. Terakhir, ada sekitar 35 anak Nunukan yang dikirim ke Polbangtan.

Cara intensifikasi juga tidak ketinggalan, sejumlah bantuan pupuk cair, benih padi, sampai pendampingan permodalan dilakukan dengan harapan meningkatnya produksi.

‘’Kita edukasi juga secara psikologisnya. Petani tidak selalu identic dengan lumpur dan tampilan kotornya. Tapi Petani adalah salah satu pilar Negara, karena mereka adalah Penyangga Tatatan Negara Indonesia,’’ tegasnya. (Dzulviqor).

 815 dibaca,  3 dibaca hari ini

Baca Juga:  Organda Nunukan Pertanyakan Komitmen Dishub Antisipasi Potensi Rusuh Antara Supir Angkot dan Maxim
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Baru kenal sekitar sebulan lewat jejaring sosial Facebook, Cecep Bagja (28) pemuda asal kota Garut, Jawa Barat, ini mantap terbang ke Nunukan...

Hukum

NUNUKAN – Satuan Resor Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan, kembali mengungkap kepemilikan narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 3,8 kilogram, Kamis (27/05) malam. Sabu-sabu tersebut...