TANGERANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) secara resmi menerima hibah Barang Milik Negara (BMN) berupa infrastruktur Energi Baru Terbarukan (EBT) dari Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan Naskah Hibah dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, di Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (5/12).
Wakil Gubernur Ingkong Ala menyampaikan bahwa hibah tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan pelayanan publik serta pemerataan akses energi, khususnya bagi masyarakat di wilayah terpencil dan daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) di Kalimantan Utara.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian ESDM atas hibah infrastruktur energi terbarukan yang telah diberikan,” ujar Ingkong Ala.
Adapun infrastruktur EBT yang dihibahkan meliputi:
-
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal berkapasitas 52,8 kWp yang berlokasi di Desa Sedalit, Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan;
-
Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 26 kW yang berlokasi di Desa Long Berini, Kecamatan Bahau Hulu, Kabupaten Malinau; dan
-
PLTS Atap berkapasitas 50 kWp yang terpasang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Akhmad Berahim, Kabupaten Tana Tidung.
Lebih lanjut, Wakil Gubernur menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dalam memperkuat ketahanan energi daerah serta mendorong percepatan transisi menuju penggunaan energi bersih dan berkelanjutan.
“Akses terhadap energi merupakan salah satu prasyarat utama pembangunan. Hibah ini diharapkan dapat mempercepat pemanfaatan energi terbarukan, khususnya di wilayah 3T Kalimantan Utara,” jelasnya.
Penandatanganan BAST dan Naskah Hibah BMN tersebut merupakan langkah penting agar aset yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah sesuai dengan peruntukannya.
Wakil Gubernur juga berharap agar seluruh aset infrastruktur EBT yang telah diserahkan dapat dikelola dan dipelihara secara berkelanjutan, serta didukung oleh peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal.
“Diperlukan pembinaan kepada tenaga lokal agar infrastruktur yang telah dibangun dapat beroperasi secara optimal dan berkelanjutan,” pungkasnya. (adv)
![]()







































