NUNUKAN, KN – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memacu capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Utara. Meski memasuki masa libur sekolah serta momen Natal dan Tahun Baru 2026, petugas tetap mengawal distribusi makanan bagi para penerima manfaat.
Koordinator Regional BGN Provinsi Kalimantan Utara, Aji Sanjaya, menegaskan pedoman pelaksanaan MBG mengizinkan layanan tetap berjalan pada hari libur. Syaratnya, pihak sekolah atau penerima manfaat menyatakan kesediaan mereka untuk menerima kiriman menu tersebut.
Kebebasan bagi Sekolah Penerima
Aji memberikan wewenang penuh kepada pengelola sekolah dalam menentukan pilihan. Program ini membebaskan sekolah untuk tetap mengambil jatah makanan atau meliburkan aktivitas layanan selama masa Nataru.
”Kami melayani sekolah yang menyatakan kesiapan saja,” ujar Aji melalui pesan tertulis, Jumat (19/12/2025).
Sejauh ini, tim lapangan tetap menjalankan jadwal dan susunan menu serupa hari efektif. Perbedaan hanya terlihat pada volume sekolah serta jumlah siswa yang hadir di lokasi. Aji mengaku masih menghimpun data akurat mengenai total sekolah yang berkomitmen beroperasi selama musim liburan ini.
Mengejar Target Sasaran di Kaltara
Aji menginstruksikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar mematuhi petunjuk teknis secara disiplin. Pedoman Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG menjadi kompas utama petugas dalam menjalankan pelayanan selama libur sekolah.
Data BGN menunjukkan peta kekuatan program di Kalimantan Utara saat ini:
- Sasaran Program: Menjangkau 66.500 jiwa.
- Jangkauan Fasilitas: Mencakup 340 sekolah dan 37 Posyandu.
- Infrastruktur: BGN mengelola 42 SPPG secara keseluruhan.
- Status Unit: Sebanyak 29 SPPG sudah melayani warga, sementara 13 unit masih menjalani tahap persiapan.
Hingga kini, realisasi program MBG di Kaltara baru menyentuh angka 33 persen dari total target. BGN terus mendorong kinerja seluruh unit agar mampu memenuhi target sasaran secara maksimal dan merata. (Dzulviqor)
![]()








































