Connect with us

Hi, what are you looking for?

Hukum

Kakek 60 Tahun Tega Jadikan Kedua Cucunya Sebagai Pemuas Nafsu, Salah Satunya Sejak 2019

NUNUKAN – Seorang kakek berusia 60 tahun, berinisial JM, tega menjadikan kedua cucunya yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA, sebagai pemuas nafsunya.

Bahkan, salah satunya, sudah menjadi korban birahi si kakek, sejak kelas 1 SMP, atau sejak 2019 lalu.

Kapolsek Sebuku, IPTU. Siswandoyo, mengungkapkan, kedua korban, dititipkan ke pelaku, oleh orang tua korban.

Korban pertama duduk di bangku kelas 1 SMA, dan tinggal bersama kakeknya sejak 2019.

Sementara korban kedua, masih duduk di bangku kelas 3 SMP, dan baru ikut tinggal bersama pelaku, sejak Mei 2022.

‘’Kedua korban merupakan cucu kandung si pelaku. Korban pertama adalah anak dari putri pelaku yang sudah bercerai dan bekerja di Malaysia. Sedangkan cucu yang kedua, merupakan putri dari anak laki laki pelaku, yang sebelumnya ikut keluarga jauhnya di Barru, Sulawesi Selatan. Dia diambil si kakek dengan alasan untuk disekolahkan dan dibesarkan di Nunukan,’’ ujarnya, Sabtu (26/11).

Di hadapan petugas, kakek JM hanya menjawab bahwa ia memperlakukan cucunya sedemikian rupa karena si nenek, tidak sanggup melayani kebutuhan biologisnya.

‘’Nafsunya tidak tersalurkan, sehingga pelaku tega melampiaskan dan merenggut kegadisan kedua cucu kandungnya,’’ imbuhnya.

Dalam aksisnya, JM selalu mengeluarkan ancaman akan mengusir korban jika menolak keinginannya.

Kedua korban, dibuat seakan akan sebatang kara, dan dibuat seolah olah keduanya tidak punya pilihan selain pasrah dan terpaksa menyanggupi kemauan kakeknya.

Siswandoyo menjelaskan, pelaku sering kali memukul korban dan memaksanya untuk selalu siap sedia kapanpun dibutuhkan, layaknya budak nafsu.

‘’Jadi perbuatan itu selalu dilakukan dibawah ancaman dan tekanan. Pelaku selalu melakukannya dimanapun ketika istrinya pergi ke kebun. Kadang di kamar mandi, di kamar korban, atau diruangan lain. Singkatnya, saat si kakek sedang ingin, maka korban harus siap,’’ tegasnya.

Baca Juga:  Masuk Indonesia Secara Ilegal, Dua WN Malaysia Diamankan di Pulau Sebatik

Korban pertama, bahkan sampai lupa berapa kali ia menjadi korban nafsu kakeknya.

Sejak 2019, ia tidak pernah berani melaporkan perbuatan kakeknya kepada siapa pun.

Sama halnya dengan korban pertama, kepada cucu lainnya, JM juga melakukan hal serupa.

‘’Pelaku ini tahu kapan waktu aman untuk menyalurkan hasrat biologisnya. Tahu bagaimana supaya para korban tidak hamil. Sehingga perbuatan itu dilakukan sangat sering. Saat cucu keduanya mulai tinggal bersama, pelaku semakin sering melakukan perbuatannya, dalam seminggu, keduanya bergantian melayani pelaku,’’ imbuhnya.

Aksi bejat si kakek akhirnya berakhir, ketika si cucu memberanikan diri menceritakan peristiwa tragis tersebut kepada gurunya.

Cerita yang sangat mengejutkan tersebut, kemudian diteruskan ke Polisi. Dan akhirnya si kakek JM, dijemput petugas, tanpa perlawanan.

‘’Pelaku tidak membantah dan mengakui perlakuannya kepada kedua cucu kandungnya. Tidak ada alasan lain mengapa ia tega menghancurkan masa depan cucunya. Hanya alasan nafsu birahi semata,’’ jelas Siswandoyo.

Saat ini, Polisi telah menggandeng Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Anak, untuk melakukan pendampingan terhadap korban.

Kedua korban, akan segera dibawa ke Shelter Dinas Sosial Nunukan, dan akan diusahakan terus melanjutkan sekolahnya, sembari memulihkan rasa trauma yang mereka alami.

‘’Untuk Pelaku, kita jerat dengan pasal 81 ayat 2 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,’’ kata Siswandoyo. (Dzulviqor)

 5,724 dibaca,  3 dibaca hari ini

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Baru kenal sekitar sebulan lewat jejaring sosial Facebook, Cecep Bagja (28) pemuda asal kota Garut, Jawa Barat, ini mantap terbang ke Nunukan...

Hukum

NUNUKAN – Satuan Resor Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan, kembali mengungkap kepemilikan narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 3,8 kilogram, Kamis (27/05) malam. Sabu-sabu tersebut...