Connect with us

Hi, what are you looking for?

Hukum

Dugaan Pungli di Pelabuhan Tunon Taka, Polisi Segera Panggil Sejumlah Pihak

NUNUKAN – Kepolisian Resort Nunukan, Kalimantan Utara, segera memanggil sejumlah pihak untuk meminta keterangan terkait dugaan pemungutan liar (pungli) yang terjadi di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

‘’Kita masih selidiki, kita segera panggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan,’ ’ujar Kasat Reskrim Nunukan, IPTU. Lusgi Simanungkalit, Selasa (23/8).

Materi pemeriksaan akan menggali informasi dari Asosiasi Pedagang Rumput Laut Nunukan, untuk mengetahui apakah pungutan tersebut masuk dalam AD / ART organisasi.

Lusgi mengatakan, meski kasus ini dikatakan sudah lama terjadi dan menjadi tradisi menahun, namun sampai hari ini, tidak pernah ada komplain atau laporan yang sampai ke Polisi.

‘’Intinya kita selidiki dulu. Kita baru akan memanggil pihak-pihak terkait, setelah ada kejelasan, kita akan sampaikan,’’ kata Lusgi.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pengusaha rumput laut mengeluhkan adanya pungli di pelabuhan Tunon Taka Nunukan, yang diduga dilakukan oleh oknum di luar Asosiasi Pedagang Rumput Laut.

Setiap pengusaha harus membayar biaya truk sebesar Rp. 250.000, dari biaya retribusi sebesar Rp. 150.0000 yang ditetapkan oleh PT. Pelindo.

Adapun selisih Rp 100.000 tersebut, tidak dilengkapi bukti pembayaran dan nihil pertanggung jawaban, kemana arah uang tersebut. (Dzulviqor)

 574 dibaca,  3 dibaca hari ini

Baca Juga:  Sembunyikan 3,8 Kg Sabu, Ibu Rumah Tangga Ini Tak Berkutik Saat Digerebek Polisi
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Baru kenal sekitar sebulan lewat jejaring sosial Facebook, Cecep Bagja (28) pemuda asal kota Garut, Jawa Barat, ini mantap terbang ke Nunukan...

Hukum

NUNUKAN – Satuan Resor Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan, kembali mengungkap kepemilikan narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 3,8 kilogram, Kamis (27/05) malam. Sabu-sabu tersebut...