Connect with us

Hi, what are you looking for?

Sosial

Data Sementara Saldo Nol Rupiah BPNT di Kecamatan Sembakung Berjumlah Sebanyak 300 Kasus

NUNUKAN – Data sementara kasus saldo nol rupiah pada Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dikumpulkan oleh Pemerintah Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, berjumlah sebanyak tiga ratus pengaduan.

Jumlah pengaduan tersebut, berasal dari keluarga penerima manfaat (KPM) di tiga desa, dari 10 desa yang berada di Kecamatan Sembakung.

‘’Data sementara ada sebanyak 300 KPM BPNT dengan saldo nol rupiah di rekening mereka,’’ ujar Kasi Sosial Ekonomi Pendapatan, Kantor Kecamatan Sembakung, Samsun S. Abajia, Selasa (11/1/2022).

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan data tersebut akan terus bertambah, karena masih ada KPM dari tujuh desa di wilayah itu yang belum menyampaikan pengaduannya

“Dari 300 pengaduan yang masuk, kasusnya bervariasi, ada yang sudah tidak menerima BPNT sejak Januari hingga Desember 2021, ada yang sejak Maret hingga Desember 2021, bahkan ada yang sejak Maret 2019 hingga Desember 2021 tidak lagi menerima BPNT” jelasnya.

Samsun menambahkan, ada sejumlah faktor yang menyebabkan kasus ini terjadi.

Diantaranya, terdapat kesalahan atau kelebihan huruf pada nama serta NIK yang kurang atau lebih, dalam penulisan saat registrasi.

‘’Tapi Kecamatan selalu melakukan perbaikan dan kita kirimkan kembali data yang sudah valid ke kementrian. Kita tidak tahu mengapa saldo mereka masih nol rupiah,’’ tuturnya.

Untuk diketahui, ada sebanyak 1082 KPM yang berhak menerima BPNT, di Kecamatan Sembakung.

‘’Kami menduga, kasus saldo nol Rupiah berkisar 30 – 40 persen dari jumlah KPM. Kita masih terus melakukan pendataan, selain itu kami menemukan kasus yang sama untuk PKH, hanya jumlahnya jauh lebih sedikit,’’ katanya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten Nunukan, Faridah Aryani membenarkan kasus tersebut.

Baca Juga:  Tanggapan DPRD Nunukan, Soal Maraknya Penambangan Pasir Ilegal di Pulau Sebatik

Namun, sampai hari ini pihaknya belum mendapat angka pasti berapa banyak jumlah kasus dimaksud.

‘’Kita juga masih menunggu laporan itu dari Kecamatan Sembakung. Kita juga menyayangkan ini terjadi, tapi kita tidak bisa bereaksi berlebihan. Apalagi hanya ada satu tenaga pendamping dalam satu kecamatan. Lingkup kerjanya luas melihat geografis Nunukan, dan tentunya tidak mudah,’’ jawabnya. (Dzulviqor)

 980 dibaca,  3 dibaca hari ini

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Baru kenal sekitar sebulan lewat jejaring sosial Facebook, Cecep Bagja (28) pemuda asal kota Garut, Jawa Barat, ini mantap terbang ke Nunukan...

Hukum

NUNUKAN – Satuan Resor Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan, kembali mengungkap kepemilikan narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 3,8 kilogram, Kamis (27/05) malam. Sabu-sabu tersebut...