Connect with us

Hi, what are you looking for?

Hukum

Belasan Spanduk Reklame Ilegal Dicabut Satpol PP Nunukan

NUNUKAN – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Nunukan, menertibkan sejumlah spanduk reklame tak berizin, yang terpasang di pohon dan di pinggir jalan, Kamis (23/6).

Kepala Bidang Ketenraman dan Penertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Nunukan, Edy mengatakan, penertiban dilalukan dengan cara dilepas, karena dianggap menggangu pemandangan dan merusak pohon.

‘’Dasar penertiban adalah Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2008 ,” ujar Edy.

Edy menegaskan, pemasangam spanduk reklame harus berizin dan mendapat rekomendasi dari Bupati Nunukan.

Adapun konsekuensi pelanggaran dari pemasangan reklame ilegal adalah dalam waktu 3×24 jam, penyelenggara reklame tanpa izin dapat mengambil hasil bongkaran reklame, dan mengganti biaya yang telah dikeluarkan Pemerintah Daerah, yang telah menghentikan dan mencabut reklame.

Dia menegaskan, Pemerintah Daerah memiliki kewenangan untuk menerapkan ganti rugi biaya operasional atas pelanggaran yang terjadi.

‘’Namun untuk saat ini, kami masih lakukan sosialisasi dan edukasi. Sebagai shock therapy dan efek jera dulu. selanjutnya jika masih membandel, tentu sebagai penegak Perda, kami wajib melakukan eksekusi. Tidak ada alasan untuk dispensasi terhadap pelanggaran Perda yang berulang,’’ tegasnya.

Dari hasil operasi penertiban reklame kali ini, Satpol PP Nunukan telah menurunkan 19 spanduk dari sejumlah titik lokasi yakni, 5 spanduk di sekitar Kafe 93, 4 spanduk di jalan Lapter, 2 spanduk di Jalan Pembangunan, 2 spanduk di samping kantor PLN, 1 spanduk di jalan Pesantren, 2 spanduk di depan kantor Dinas Perhubungan dan 3 spanduk di depan kantor Disdukcapil Nunukan. (Dzulviqor)

 740 dibaca,  3 dibaca hari ini

Baca Juga:  Diduga Mendokumentasikan Sejumlah Obyek Vital, Satgas Marinir Amankan Tiga WNA di Pulau Sebatik
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Baru kenal sekitar sebulan lewat jejaring sosial Facebook, Cecep Bagja (28) pemuda asal kota Garut, Jawa Barat, ini mantap terbang ke Nunukan...

Hukum

NUNUKAN – Satuan Resor Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan, kembali mengungkap kepemilikan narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 3,8 kilogram, Kamis (27/05) malam. Sabu-sabu tersebut...