Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

Antisipasi Membeludaknya Jumlah Murid di PPDB 2021, Disdik Nunukan Membuka 4 Sekolah Baru

NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Nunukan, membuka 4 sekolah baru untuk mengantisipasi membeludaknya jumlah murid baru pada musim Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2021.

Sekolah yang baru dibuka tersebut adalah, SMPN 4 Nunukan Selatan, SDN 6 Nunukan, SMPN 1 Lumbis Hulu dan SMPN 1 Krayan Barat.

‘’Membuka 4 sekolah itu menjadi jawaban Pemerintah Daerah Nunukan kalau ditanya bagaimana mengantisipasi membeludaknya murid baru yang terjadi setiap tahunnya,’’ ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Disdikbud Nunukan, Widodo, Selasa (25/05).

Pembukaan sekolah baru tersebut menjadi formula untuk mengantisipasi persoalan yang sama kembali terjadi.

‘’Kita siapkan dua ruangan di setiap sekolah itu. Sekolah yang kelebihan murid akan melaporkan ke Dinas Pendidikan dan kita akan menyalurkan ke sekolah yang kuotanya kurang,’’ lanjutnya.

Menurut Widodo, ada dua faktor yang menyebabkan membeludaknya PPDB di Nunukan, yakni banyaknya anak-anak buruh perusahaan, dan kurangnya jumlah bangunan sekolah di wilayah pedalaman.

Sebenarnya, program yang paling tepat untuk mengatasi anak-anak sekolah di perbatasan, adalah sekolah berasrama.

‘’Hanya saja, anggaran untuk pembangunan sekolah berasrama terlalu besar sehingga Pemerintah harus menimbang ulang kebijakan tersebut,’’ keluhnya.

Widodo menambahkan, skema penerimaan murid baru masih sama dengan kriteria tahun sebelumnya, yaitu Zonasi, Afirmasi, Pindahan dan Prestasi.

Untuk kabupaten Nunukan, presentase penerimaan murid SD dibagi dengan 80 persen zonasi, 15 persen untuk afirmasi dan 5 persen murid pindahan. Tidak ada kriteria prestasi untuk PPDB SD.

Sementara untuk SMP, presentasenya adalah 50 persen zonasi, 15 persen untuk afirmasi, Perpindahan 5 persen dan 30 persen kategori prestasi, baik akademik atau non akademik.

‘’Dengan syarat, piagamnya paling sebentar 6 bulan diterima, itu yang kita akui. Kalau belum 6 bulan belum diakui,’’ kata Widodo. (Dzulviqor)

 2,672 dibaca,  12 dibaca hari ini

Baca Juga:  Buka Kelas Baru Untuk Akomodir Pelajar Tak Tertampung PPDB 2022, SMAN 2 Nunukan Korbankan Ruang Laboratorium
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Baru kenal sekitar sebulan lewat jejaring sosial Facebook, Cecep Bagja (28) pemuda asal kota Garut, Jawa Barat, ini mantap terbang ke Nunukan...

Hukum

NUNUKAN – Satuan Resor Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan, kembali mengungkap kepemilikan narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 3,8 kilogram, Kamis (27/05) malam. Sabu-sabu tersebut...