Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pendidikan

IKA STIT IKN Kawal Rekomendasi Bupati Nunukan: Pastikan Kepsek Sebatik Benar-Benar Lengser

Laporan Reporter Radio STI (S Priyadi)

NUNUKAN, KN – Keputusan Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri, yang merekomendasikan pemecatan Kepala Sekolah SDN 01 Sebatik Tengah memicu dukungan luas. Ikatan Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Ibnu Khaldun Nunukan (IKA STIT IKN) secara resmi menyatakan dukungan penuh atas langkah berani tersebut. Ketua IKA STIT IKN, Bakhrul Ulum, menegaskan organisasinya siap mengawal proses pemberhentian ini hingga tuntas di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Oase Keadilan Bagi Dunia Pendidikan

Bakhrul Ulum menilai surat rekomendasi bernomor R/101/MPEKASN.800.1.3.3 sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap martabat guru. Ia menganggap langkah Bupati Irwan Sabri merupakan oase keadilan bagi para pendidik di wilayah perbatasan. Bakhrul memastikan alumni STIT IKN berdiri tegak di belakang Ibu Sitti Halimah guna menghadapi segala bentuk kesewenang-wenangan.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya keputusan Bapak Bupati. Langkah ini memberikan harapan baru bagi lingkungan sekolah,” tegas Bakhrul Ulum, Senin (9/2/2026).

Tuntutan Pemulihan Hak Sertifikasi Rp45 Juta

Selain mendukung pemecatan, IKA STIT IKN menaruh perhatian serius pada hak finansial korban. Bakhrul mendesak Pemerintah Daerah Nunukan segera memfasilitasi pencairan tunjangan sertifikasi Ibu Halimah sebesar Rp45 juta. Menurutnya, negara harus mengganti kerugian materiil tersebut karena hambatan administrasi muncul akibat penyalahgunaan wewenang oleh oknum kepala sekolah.

Pihak alumni juga meminta pendampingan psikologis intensif bagi Ibu Halimah. Bakhrul mengkhawatirkan dampak trauma pasca-kekerasan fisik berupa lemparan kursi dan pengucilan di perpustakaan. Ia berharap Ibu Halimah dapat kembali mengajar dengan rasa aman tanpa bayang-bayang diskriminasi.

Mengawal Hingga Keputusan Inkrah

Bakhrul memastikan IKA STIT IKN terus memantau pergerakan berkas di BKPSDM dan Inspektorat. Ia menutup ruang negosiasi bagi oknum kepala sekolah yang terbukti tidak kooperatif selama masa investigasi. Menurutnya, pendidikan berkualitas hanya lahir dari pemimpin yang memiliki integritas dan empati tinggi.

“Kami tidak akan berhenti sampai surat keputusan pemberhentian itu terbit dan martabat Ibu Halimah pulih sepenuhnya,” pungkas Bakhrul.

Seruan solidaritas ini kini meluas ke seluruh elemen masyarakat Nunukan sebagai bentuk perlawanan terhadap otoritarianisme di lembaga pendidikan.

Loading

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kabar Lainnya

Ekonomi

NUNIKAN, KN – Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, menjamin pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap stabil. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setkab Nunukan, Rohadiansyah, memastikan...

Nunukan

NUNUKAN, KN – Yayasan Aztrada Garuda Jaya memperluas jangkauan layanan gizi di Kalimantan Utara. Unit usaha milik pengusaha Sebatik, Haji Nuwardi ini, resmi membuka...

Hukum dan Kriminal

NUNIKAN, KN – Polisi meringkus AF (52), warga Jalan Sanusi, setelah pria ini menggasak ponsel milik anak pemilik warung makan Jatim Indah di Jalan...

Ekonomi

NUNUKAN, KN – Warga pesisir Nunukan, Kalimantan Utara, kini menghirup angin segar. Harga rumput laut, komoditi unggulan di perbatasan RI-Malaysia ini, merangkak naik. Momentum...