NUNUKAN, KN – Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Irwan Sabri, mengambil langkah tegas menyikapi dugaan perundungan dan penganiayaan terhadap guru agama Sitti Halimah. Ia resmi merekomendasikan pemberhentian oknum Kepala Sekolah SDN 01 Sebatik Tengah melalui surat resmi ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). Keputusan bernomor R/101/MPEKASN.800.1.3.3 tersebut merespons sorotan tajam masyarakat atas kasus ini.
“Saya merekomendasikan pemberhentian Kepsek,” tegas Irwan Sabri, Senin (9/2/2026). Sikap sang Bupati muncul setelah foto Sitti Halimah yang terbaring lemas dengan bantuan selang oksigen memicu keprihatinan luas di media sosial.
Catatan Buruk dan Sikap Tidak Kooperatif
Kepala Dinas Pendidikan Nunukan, Akhmad, mengungkapkan pimpinan sekolah tersebut memiliki catatan kinerja buruk. Saat ini, tim investigasi tengah mengevaluasi status kepegawaiannya secara menyeluruh. Namun, proses penyelidikan menemui hambatan karena oknum kepala sekolah bersikap tidak kooperatif.
“Kita masih kesulitan menemui Ibu Kepseknya,” ujar Akhmad. Ketidakhadiran pimpinan sekolah tersebut menghambat konfirmasi atas empat poin utama kesewenang-wenangan terhadap korban:
- Larangan masuk ke ruang kantor guru dan pemaksaan lokasi kerja di perpustakaan.
- Aksi kekerasan berupa pelemparan kursi serta sekop sampah ke arah korban.
- Penahanan tanda tangan administrasi hingga menghanguskan tunjangan sertifikasi sebesar Rp45 juta.
- Keberadaan rekaman suara pimpinan sekolah yang menunjukkan sikap tidak pantas saat memarahi korban.
Investigasi Gabungan dan Nestapa di Hari Tua
Guna mempercepat sanksi, Dinas Pendidikan menggandeng BKPSDM serta Inspektorat. Tim gabungan ini berupaya mengungkap inti permasalahan sekaligus menindaklanjuti rekomendasi Bupati Nunukan terkait status kepegawaian pelaku. Akhmad menyebut kepemimpinan kepala sekolah tersebut tidak mencerminkan marwah lembaga pendidikan.
Kasus ini mencuat setelah Muhammad Nurhidayat, anak kandung korban, mengunggah curahan hati menyentuh di media sosial. Ia merasa pedih melihat sang ibu harus menelan ketidakadilan di usia senja demi menjaga anak perasaan anak-anaknya. Hingga saat ini, Kepala Sekolah SDN 01 Sebatik Tengah tetap bungkam dan mengabaikan upaya konfirmasi wartawan. (Dzulviqor)
Baca : IKA STIT IKN Desak Copot Kepsek SDN 001 Sebatik Tengah, Bela Martabat Ibu Halimah!
![]()












































