Connect with us

Hi, what are you looking for?

Hukum dan Kriminal

Ayah Kandung Diduga Cabuli Anak Sendiri, Gadis 16 Tahun di Nunukan Akhirnya Curhat ke Guru

NUNUKAN, KN – Gadis pelajar 16 tahun di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa menanggung trauma setelah ayah kandungnya, K (38), berkali-kali melakukan pelecehan seksual. Korban mengaku tak berdaya ketika orang yang seharusnya menjadi pelindung justru mengkhianati kepercayaan dengan perbuatan keji.

​Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, menyatakan, pengakuan korban mencatat pelaku mencabuli putrinya sendiri hingga empat kali pada waktu berbeda.

​”Pelaku selalu menyentuh bagian sensitif korban. Ia bahkan menggesekkan alat kelamin pada tubuh korban,” ungkap Ipda Sunarwan, Kamis (27/11/2025).

Memanipulasi Hubungan Darah

​Sunarwan menjelaskan, pelaku memanfaatkan kedekatan emosional untuk melakukan aksinya. Kondisi psikologis korban yang masih di bawah umur membuatnya sulit melawan.

“Hubungan darah (ayah-anak) memanipulasi perasaan korban, membuatnya bingung, bahkan merasa bersalah. Ini adalah pengkhianatan kepercayaan paling parah,” tegas Sunarwan.

​Kejadian yang terus berulang ini menciptakan tekanan hebat. Korban dihantui rasa tidak nyaman, menyebabkan konsentrasi sekolahnya terganggu. Akhirnya, korban memberanikan diri membuka suara dan menceritakan penderitaannya kepada wali kelas.

Proses Hukum Bergerak Cepat

​Wali kelas merespons cepat. Mereka menganggap pernyataan korban berkaitan langsung dengan keselamatan siswa. Wali kelas segera berkoordinasi dengan pihak sekolah dan menghubungi ibu kandung korban untuk datang ke sekolah.

​Setelah ibu korban mengetahui peristiwa yang menimpa putrinya, keluarga melaporkan suaminya ke polisi. “Pelaku yang sekaligus ayah kandung korban, langsung kita amankan,” imbuh Sunarwan.

​Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dan menjerat pelaku dengan ancaman hukuman maksimal. Pelaku terancam Pasal 82 ayat (1) dan ayat (3) Jo Pasal 76E UU Perlindungan Anak Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHPidana.

Peringatan: Kasus ini mengingatkan semua pihak akan pentingnya menjaga keselamatan anak, bahkan dari ancaman di dalam rumah sendiri. Kewaspadaan dan komunikasi terbuka merupakan kunci utama perlindungan anak. (Dzulviqor)

Loading

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kabar Lainnya

Nunukan

NUNUKAN, KN – Puluhan kapal kayu nelayan membelah ombak demi menghampiri KRI Sidat-851 di perairan Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (15/1/2026). Perahu berbagai warna tersebut...

ESDM Kaltara

Laporan Reporter Radio STI (Jefri) JAKARTA, KN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memacu realisasi program Kaltara Terang demi menjangkau wilayah minim akses listrik....

Nunukan

NUNUKAN, KN – Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengambil langkah tegas menyikapi kelangkaan BBM yang mencekik warga pada awal 2026. Selain faktor teknis pengiriman,...

Kesehatan

NUNUKAN, KN – Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, memberikan peringatan serius kepada para orang tua. Mereka meminta masyarakat menjaga anak laki-laki agar menjauhi...