Connect with us

Hi, what are you looking for?

Peristiwa

Akses Air Hambat Pemadaman, Tiga Rumah Guru SDN 010 Sembakung Ludes

NUNUKAN, KN – Jago merah melalap habis tiga unit rumah guru SDN 010 Desa Pelaju, Kecamatan Sembakung, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (12/3/2026) sore. Lokasi di hilir sungai memaksa petugas pemadam kebakaran menyerah pada keadaan.

​Danton Damkar Kecamatan Sembakung, Abdul Gafar, mengonfirmasi insiden muncul sekitar pukul 16.30 WITA. Warga sekitar segera berjibaku memadamkan api memakai alat seadanya. Sayangnya, material kayu bangunan memicu api merambat lebih cepat.

​”Kami mohon maaf, armada pemadam kebakaran tidak bisa mengakses ke lokasi tersebut,” ujar Gafar melalui pesan tertulis, Jumat (13/3/2026).

​Tantangan Geografis di Pelosok Nunukan

​Desa Pelaju menuntut perjalanan air yang sulit. Petugas cuma bisa menjangkau titik ini menggunakan perahu kayu jenis ketinting. Ketiadaan jalur darat menutup peluang mobil pemadam masuk ke wilayah itu.

​Sejauh ini, Gafar belum memastikan penyebab pasti kebakaran. Ia bersyukur musibah ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka.

​Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengakui keterbatasan jangkauan timnya. Hingga kini, armada pemadam baru menjangkau 10 dari 21 kecamatan di Kabupaten Nunukan.

​Terdapat tujuh kecamatan yang masih minim Pos Damkar:

  • ​Dataran Tinggi Krayan
  • ​Lumbis Hulu
  • ​Lumbis Pensiangan
  • ​Lumbis Ogong
  • ​Sembakung Atulai
  • ​Sei Manggaris
  • ​Sebatik Induk

​Rencana Penambahan Pos Damkar

​Wahyudi membeberkan tantangan dalam memperluas jangkauan layanan. Kondisi geografis ekstrem serta keterbatasan anggaran daerah menghambat pembangunan fasilitas baru.

​”Kendala utama dalam pembentukan Pos Damkar baru adalah faktor geografis dan keterbatasan kemampuan keuangan daerah,” tutur Wahyudi.

​Meski menghadapi tantangan besar, Disdamkar Nunukan tetap mendorong pembentukan pos di kecamatan secara bertahap. Langkah ini bertujuan mempercepat respons penanganan kebakaran di masa depan.

​”Karena memang harus dibangun itu Pos Damkar, dan itu tugas Pemda untuk memberikan kenyamanan dan efek Trantibum. Paling tidak, ada penanganan pertama, dan kita intens edukasi mekanisme pencegahan kebakaran kepada masyarakat,” pungkasnya. (Dzulvuqor)

Loading

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Kabar Lainnya

Hukum dan Kriminal

NUNIKAN, KN – Polisi meringkus AF (52), warga Jalan Sanusi, setelah pria ini menggasak ponsel milik anak pemilik warung makan Jatim Indah di Jalan...

Ekonomi

NUNUKAN, KN – Warga pesisir Nunukan, Kalimantan Utara, kini menghirup angin segar. Harga rumput laut, komoditi unggulan di perbatasan RI-Malaysia ini, merangkak naik. Momentum...

Hukum dan Kriminal

NUNUKAN, KN – Pencuri kabel listrik PLN kini meneror ketenangan warga Nunukan, Kalimantan Utara. Para pelaku mengincar tembaga di dalam kabel demi keuntungan pribadi....

Hukum

NUNUKAN, KN – Polres Nunukan, Kalimantan Utara, akhirnya memulangkan SY dan RB, dua tersangka korupsi Koperasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ‘Sejahtera’. Polisi mengambil langkah...