NUNUKAN, KN – Warga Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara menerima kabar mengejutkan pada Kamis (29/1). Rahmatsyah (29), seorang nelayan asal Desa Bambangan, hilang secara misterius saat memanen ikan di pesisir pantai.
Jejak Terakhir di Pesisir Bambangan
Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, menjelaskan kronologi kejadian ini. Rahmatsyah berangkat menuju kelong miliknya pada Rabu (28/1) malam mengendarai sepeda motor. Selain berprofesi sebagai nelayan, pria ini juga menyandang status karyawan PT Sampoerna.
Sunarwan menduga Rahmatsyah hendak mengambil ikan atau sekadar merawat kelong kayu tersebut. Namun, hingga Kamis pagi, pria ini urung kembali ke rumah.
Paman Korban Menemukan Kejanggalan
Aswan, paman korban, menyusul ke lokasi pemasangan kelong pada pukul 07.00 WITA. Setibanya di sana, ia menyaksikan situasi yang janggal. Aswan hanya melihat tumpukan ikan hasil tangkapan keponakannya yang tergeletak begitu saja.
Selain ikan, ia juga melihat sebuah senter milik korban masih berada di lokasi. Aswan segera melaporkan temuan tersebut ke Polsek Sebatik Barat guna meminta bantuan pencarian.
Tim Gabungan Perluas Area Pencarian
Hilangnya Rahmatsyah memicu aksi sigap aparat dan warga. Personel Satgas Pamtas RI – Malaysia, Satgas Marinir Bambangan, bersama polisi dan masyarakat mulai menyisir area pantai. Mereka mengerahkan tenaga untuk melacak keberadaan korban di sekitar perairan Sebatik Barat.
Hingga saat ini, tim pencari belum menjumpai tanda-tanda keberadaan pria tersebut. “Kami tetap melanjutkan pencarian. Kami berharap segera menemukan korban,” ujar Sunarwan. (Dzulviqor)
![]()












































