Connect with us

Hi, what are you looking for?

Ekonomi

Pasokan LPG Pertamina Untuk Krayan Terhenti, Masyarakat Kembali Menggunakan Kayu Bakar Untuk Memasak

NUNUKAN – Distribusi Liquid Petroleum Gas (LPG) milik Pertamina, ke wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan sudah hampir dua bulan terhenti, akibatnya masyarakat di sana kembali menggunakan kayu bakar untuk memasak.

Heberly, Camat Krayan Induk mengatakan, warganya membeli kayu bakar seharga Rp. 600.000,- per kubik, jumlah tersebut dapat digunakan untuk memasak selama satu bulan.

‘’Masyarakat Krayan kebanyakan petani dan tentunya tidak susah menghadapi tersendatnya pasokan LPG, mereka bisa membeli kayu bakar, harganya kurang lebih sama dengan isi ulang LPG Pertamina,’’ ujar Heberly, Selasa, (16/11/2021).

Lebih lanjut, dia mengatakan terhentinya pasokan LPG ke wilayahnya karena pesawat pengangkut mengalami kerusakan.

‘’Info yang kami dapat, pesawat pengangkutnya rusak. Kami tentu berharap kondisi kembali normal secepatnya,’’ katanya.

Terpisah, Sales Branch Manager Rayon V Kaltimut (Kalimantan Timur dan Utara) PT Pertamina (persero) Azri Ramadan Tambunan membenarkan apa yang disampaikan oleh Camat Krayan Induk.

‘’Ada maintenance pesawat yang biasa mendistribusikan LPG ke Krayan, tapi besok sudah selesai perbaikan, dan rencananya lusa (Kamis, 18/11/2021), suplay akan kembali terpenuhi,’’ jelasnya.

Azri menegaskan, ketersediaan LPG untuk wilayah Krayan, merupakan salah satu komitmen dari Pertamina.

‘’Pertamina sudah melakukan distribusi LPG 12 Kg ke Krayan sejak 15 Maret 2021, pengiriman dilakukan dua kali flight sehari dengan memperhitungkan kondisi cuaca,’’ ujarnya.

Upaya ini juga menjadi strategi pemerintah pusat dalam mengatasi kesenjangan harga dengan Negara Malaysia.

Sebelum ada LPG Pertamina, masyarakat Krayan harus rela merogoh kocek cukup dalam untuk membeli LPG Malaysia.

‘’Harga LPG Pertamina untuk tabung dan isi hanya Rp. 600.000 dan isi ulang Rp190.000, ini tentu jauh lebih murah dari harga LPG Malaysia saat ini, data yang kami dapat untuk refilnya saja sekitar Rp. 1,8 juta sampai Rp2 juta,’’ jelasnya.

Baca Juga:  Soroti Target PAD 2023 yang Dianggap Terlalu Rendah, Fraksi PKS Meminta Pemkab Nunukan Lakukan Evaluasi

Distribusi LPG untuk Krayan dilakukan langsung dari Pertamina Balikpapan dengan pesawat ATR.

Skema ini juga menjadi sebuah antisipasi potensi keterlambatan suplai jika LPG diangkut oleh pesawat jenis Cassa dari Kota Tarakan.

‘’Tidak ada kuota untuk Krayan, berapapun yang dibutuhkan masyarakat Krayan, Pertamina akan memenuhi permintaan tersebut,’’ katanya. (Dzulviqor)

 1,932 dibaca,  6 dibaca hari ini

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Baru kenal sekitar sebulan lewat jejaring sosial Facebook, Cecep Bagja (28) pemuda asal kota Garut, Jawa Barat, ini mantap terbang ke Nunukan...

Hukum

NUNUKAN – Satuan Resor Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan, kembali mengungkap kepemilikan narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 3,8 kilogram, Kamis (27/05) malam. Sabu-sabu tersebut...