Connect with us

Hi, what are you looking for?

Sosial

Tinggal Sebatang Kara di Nunukan, Pria Asal Sulsel Ditemukan Meninggal di Dalam Bengkel Mobil

NUNUKAN– Seorang laki laki bernama Andi Zulkifli (45), ditemukan meninggal di dalam bengkel mobil di Jalan Sei Sembilang, Nunukan Selatan, Kalimantan Utara, Senin (10/6/2024).

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Nunukan, Parmedy mengatakan, Andi Zulkifli, diketahui tinggal sebatang kara di Nunukan.

‘’Almarhum ini pernah masuk jangkauan Dinsos. Sempat masuk program untuk pemulangan ke kampung halaman tahun 2023. Tapi saat itu, ada masyarakat berbaik hati yang kebetulan dekat dengan kampung almarhum, membiayai kepulangan dia,’’ ujarnya, ditemui, Selasa (11/6/2024).

Data DSP3A Nunukan, mencatat, Andi Zulkifli berasal dari Kota Wajo Sulawesi Selatan, dan memiliki keahlian deco mobil.

Ia juga pernah bekerja di sejumlah bengkel di Nunukan, dan belum lama bekerja di bengkel mobil di Jalan Sei Sembilang.

‘’Kita belum tahu mengapa almarhum kembali ke Nunukan setelah dipulangkan ke kampung halamannya pada 2023 lalu,’’ imbuhnya.

Dinas Sosial juga belum mendapat data lengkap, apakah almarhum merupakan eks TKI atau latar belakang lain dari laki laki kelahiran 3 Juli 1979 tersebut.

Dari sejumlah informasi yang diperoleh DSP3A, Andi Zulkifli memang menderita sakit parah.

Sebelum ditemukan meninggal di dalam bengkel mobil di Jalan Sei Sembilang, Nunukan Selatan, Andi Zulkifli sempat mengatakan waktu hidupnya sudah tidak lama lagi.

‘’Almarhum bilang sama teman temannya di bengkel, kalau dia akan mati tidak lama lagi,’’ katanya.

Tak lama setelah mengatakan kalimat tersebut, Andi Zulkifli ditemukan meninggal dunia di dalam bengkel.

Parmedy mengatakan, pada dasarnya, DSP3A Nunukan, tidak memiliki anggaran untuk pemulasaran jenazah.

Penanganan yang dilakukan mereka, merupakan sebuah kepedulian dan aksi kemanusiaan.

Kendati demikian, kepedulian masyarakat, baik dari teman teman almarhum yang rela menyisihkan uang untuk pemakaman, begitu juga uluran tangan dari Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), sangat membantu tugas para pekerja Dinas Sosial.

Baca Juga:  Gerakan Sebatik Timur Berzakat, Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Untuk Berzakat

‘’Alhamdulillah semua terselesaikan dengan baik. Almarhum kita makamkan di TPU di Jalan RA Bessing, Nunukan Selatan, Senin kemarin setelah ashar,’’ kata Parmedy. (Dzulviqor)

Loading

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Nunukan, merilis hasil investigasi kasus hilangnya uang nasabah bernama Betris, senilai kurang lebih Rp. 384 juta, Selasa,...

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar senam sehat, bertajuk ‘Bilang aja gak terhadap kejahatan perbankan’, di halaman Kantor Cabang BRI, Jalan TVRI, Nunukan...