Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nunukan

Tanggapan Bupati Soal Kasus Dugaan Pelecehan Oknum Pejabat Disdukcapil Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, menyatakan kasus dugaan pelecehan terhadap SF (21), gadis pemohon KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Nunukan, Kalimantan Utara, menjadi atensi pusat.

‘’Dirjen Capil sudah mengatensi ini (dugaan pelecehan gadis pemohon KTP). Jadi salah satu asisten kita sudah di voice juga terkait masalah ini, supaya menjadi perhatian kita bersama,’’ ujar Laura, dikonfirmasi, Senin (13/5/2024).

Dia mengaku prihatin dan menyesalkan ada kejadian yang tak wajar kepada warga yang bermohon untuk pembuatan KTP.

Ia juga sudah meminta penjelasan terkait standar pelayanan administrasi kependudukan termasuk meminta Kepala Disdukcapil, memberikan keterangan yang diperlukan oleh kepolisian.

‘’Jadi Kepala Dinas Dukcapil sudah menjelaskan kepada saya secara garis besarnya, apa yang perlu dijelaskan kepada saya sebagai Bupati. Saya juga merestui Kadis memenuhi panggilan polisi memberi keterangan yang diperlukan, kebetulan yang bersangkutan (terduga pelaku) juga dipanggil, disidik,’’ ujarnya lagi.

Bagi Laura, Disdukcapil seyogyanya memiliki standar kerja dan sistem pelayanan yang ramah dan nyaman, karena langsung berhubungan dengan masyarakat.

Ia mengecam tindakan amoral terhadap gadis pemohon KTP, dan memastikan akan menjatuhkan sanksi berat, jika memang peristiwa tersebut terbukti dalam penyidikan polisi.

‘’Saya belum tahu pasti kejadiannya bagaimana. Baru tahu dari media. Makanya saya mau tahu pastinya seperti apa. Dan itu jadi bahan evaluasi kedepannya,’’ kata dia.

Laura sebagai Bupati, menghaturkan maaf atas tindakan tak senonoh yang dilakukan ASN Pemkab Nunukan.

Kendati demikian, tentu butuh kepastian hukum sebelum menjatuhkan sanksi atau pun penghakiman terhadap pelaku pelecehan seksual.

‘’Kita tunggu pembuktian polisi. Tapi sebagai Bupati, saya menyesalkan ada kasus seperti ini, dan saya berharap ke depan tidak akan terjadi lagi,’’ imbuhnya.

Baca Juga:  Kejari Nunukan Terima Pembayaran Denda Pidana Rp.200 Juta Dari Juniansyah Eks Kepala UPP KSOP Sebatik

Sebelumnya, seorang gadis inisial SF (21) warga Jalan Muhammad Hatta, Nunukan, Kalimantan Utara, mengaku dilecehkan oknum pejabat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), saat akan mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP), Rabu (8/5/2024), sekira pukul 09.00 Wita.

Lantaran tak terima atas tindakan tersebut, SF ditemani keluarganya, melaporkan kasus ini ke Polisi. (Dzulviqor)

Loading

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Nunukan, merilis hasil investigasi kasus hilangnya uang nasabah bernama Betris, senilai kurang lebih Rp. 384 juta, Selasa,...

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar senam sehat, bertajuk ‘Bilang aja gak terhadap kejahatan perbankan’, di halaman Kantor Cabang BRI, Jalan TVRI, Nunukan...