Connect with us

Hi, what are you looking for?

Ekonomi

Masa Pandemi Covid-19, Satgas Pamtas RI – Malaysia Ajak Masyarakat Bercocok Tanam Dengan Membagi Bibit Sayur Mayur

NUNUKAN – Mengisi kejenuhan masyarakat di masa pandemi Covid-19, Satgas Pamtas RI-Malaysia Batalyon Arhanud (Yonarhanud) 16/SBC, mengarahkan masyarakat bercocok tanam untuk menghidupkan lahan tidur, di desa Tau Lumbis, kecamatan Lumbis Hulu, kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Hal tersebut selain sebagai pembinaan territorial, sekaligus sebagai upaya dalam menyokong ketahanan pangan di perbatasan RI – Malaysia.

“Kami memberikan penyuluhan tentang pertanian atau bagaimana cara bertani dengan baik dan benar kepada masyarakat. Harapannya hasil yang diperoleh bisa mendukung program pemerintah pusat ataupun pemerintahan daerah mengenai ketahanan pangan yang semakin kuat dan mandiri’’ ujar Dansatgas Pamtas RI – Malaysia Yonarhanud 16/Sula Bhuana Cakti, (SBC) Mayor. Arh. Drian priyambodo, Senin (5/4/2021) melalui siaran pers.

Dengan pembinaan bercocok tanam yang benar, kedepan masyarakat baik secara individu maupun dalam kelompok tani, mampu mengolah ketahanan pangan secara mandiri.

Satgas Pamtas juga membagikan bibit sayur mayur secara gratis, ada benih kangkung, cabe rawit, mentimun dan lainnya.

Hasil panen nantinya, untuk konsumsi sendiri dan sebagian untuk dijual sebagai pendapatan keluarga.

Menjaga eksistensi kegiatan pertanian, Satgas juga berinisiatif membentuk kelompok tani binaan.

Kelompok tani tersebut diberi nama Karya Mandiri Arhanud 16.

‘’Syukur Alhamdulillah, kelompok tani yang kami gagas telah kami daftarkan dan terdaftar di Kementerian Pertanian. Semoga kelompok tani ini, dapat berkontribusi dan menambah motivasi serta semangat untuk bertani atau bercocok tanam guna ketahanan pangan’’ katanya. (Dzulviqor)

 1,100 dibaca,  3 dibaca hari ini

Baca Juga:  Kuota Elpiji Subsidi 68.000 Tabung Sebulan Untuk Nunukan Dipertanyakan, DPRD : Kemana Larinya Itu Barang ?
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Baru kenal sekitar sebulan lewat jejaring sosial Facebook, Cecep Bagja (28) pemuda asal kota Garut, Jawa Barat, ini mantap terbang ke Nunukan...

Hukum

NUNUKAN – Satuan Resor Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan, kembali mengungkap kepemilikan narkoba golongan 1 jenis sabu-sabu seberat 3,8 kilogram, Kamis (27/05) malam. Sabu-sabu tersebut...