Langkah Nyata Muhammad Nasir: Reses, Luncurkan Rumah Aspirasi dan Rumah Qur’an di Nunukan

Gandeng anggota dewan tingkat kabupaten, PKS pastikan seluruh aspirasi warga perbatasan terkawal penuh tanpa sekat.

Penulis : Very Setya

NUNUKAN, KN — Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara Fraksi PKS Komisi II, Muhammad Nasir, S.Pi, M.M menemui konstituen saat reses di Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan. Langkah ini bertujuan menghimpun secara langsung berbagai usulan masyarakat perbatasan. Istimewanya, legislator PKS ini memadukan kegiatan serap aspirasi tersebut dengan peluncuran Rumah Aspirasi serta Rumah Qur’an.

​Warga dari berbagai elemen memadati lokasi acara yang kental dengan suasana kekeluargaan tersebut. Tokoh agama, tokoh pemuda, serta kader PKS hadir mendampingi masyarakat setempat. Ketua DPD PKS Nunukan Muhammad Rusdi dan Ketua DPC PKS Nunukan Selatan Hj. Surya juga mengawal langsung jalannya dialog.

​Acara peresmian berlangsung khidmat. Ketua DPD PKS Nunukan Muhammad Rusdi memotong pita dan tumpeng sebagai tanda peresmian Rumah Qur’an. Prosesi simbolis ini menandai awal pelayanan pembelajaran Al-Qur’an gratis bagi warga. Selanjutnya, Muhammad Nasir membuka langsung Rumah Aspirasi guna meneguhkan komitmen pelayanan dan keterbukaan terhadap usulan publik.

​Warga Kelurahan Selisun memanfaatkan forum ini untuk menyampaikan beragam persoalan mendasar yang selama ini menyita perhatian mereka. Warga mengusulkan perbaikan jalan lingkungan, pengadaan jaringan listrik baru, serta program listrik gratis untuk keluarga kurang mampu. Selain itu, mereka mengharapkan bantuan beasiswa pendidikan, renovasi rumah ibadah, sokongan bagi kelompok tani, pembuatan sumur bor air bersih, hingga bantuan modal bagi kelompok budidaya rumput laut.

​Merespons dinamika tersebut, Muhammad Nasir menilai forum reses memiliki posisi strategis. Agenda ini memberi ruang komunikasi dua arah sehingga program pemerintah bisa menyentuh kebutuhan rill warga.

​“Kami ingin memastikan bahwa suara masyarakat benar-benar sampai dan diperjuangkan. Karena tugas anggota dewan bukan hanya hadir saat pemilu, tetapi terus hadir bersama masyarakat untuk mendengar dan melayani,” ujar Muhammad Nasir.

​Kehadiran Rumah Aspirasi mengemban misi khusus. Fasilitas baru ini memperpendek jarak komunikasi warga dalam menyampaikan keluhan sehari-hari.

​Selama ini, sebagian kelompok masyarakat mengalami kendala saat ingin menemui wakil rakyat secara langsung. Oleh karena itu, kantor baru ini hadir sebagai jembatan komunikasi yang lebih dekat, cepat, dan terbuka.

​“Dengan adanya Rumah Aspirasi ini, masyarakat punya ruang yang lebih mudah untuk menyampaikan aspirasi. Jalurnya ada dua, bisa melalui struktur partai PKS, bisa juga langsung datang ke Rumah Aspirasi atau langsung kepada kami sebagai anggota dewan,” jelas Muhammad Nasir.

​Kerja politik di tingkat daerah menuntut kolaborasi yang kuat. Muhammad Nasir menggandeng Hasbi, anggota DPRD Kabupaten Nunukan Fraksi PKS dari Dapil Nunukan Selatan, untuk mengawal semua masukan warga.

​“Kami aleg PKS, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, siap menerima usulan masyarakat baik lewat struktur partai, lewat Rumah Aspirasi, maupun langsung kepada kami. Ini bagian dari komitmen kami meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

​Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PKS Nunukan Muhammad Rusdi menjabarkan orientasi dasar program Rumah Qur’an. Lembaga ini memegang peran penting dalam misi dakwah dan program sosial partai.

​Pihaknya memproyeksikan Rumah Qur’an sebagai pusat pembinaan moral. Sarana ini mendidik generasi muda agar memiliki fondasi spiritual yang kokoh.

​“Rumah Qur’an ini terbuka untuk seluruh masyarakat Nunukan Selatan yang ingin belajar Al-Qur’an secara gratis. InsyaAllah kader-kader PKS siap menjadi pengajar dan pendamping bagi masyarakat,” ujar Muhammad Rusdi.

​Rusdi memandang kemajuan wilayah memerlukan keseimbangan yang utuh. Pemerintah perlu menyelaraskan pembangunan fisik dengan pembenahan karakter warga.

​“Kami ingin pelayanan kepada masyarakat tidak hanya dalam bentuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembinaan spiritual dan akhlak masyarakat. Karena itu Rumah Qur’an ini dihadirkan sebagai bagian dari pengabdian kepada umat,” katanya.

​Masyarakat Selisun menyambut gembira kedua inisiatif tersebut. Mereka menaruh harapan besar agar Rumah Aspirasi serta Rumah Qur’an berjalan konsisten sebagai wadah interaksi dan pembinaan umat.

​Menutup rangkaian acara, Muhammad Nasir berkomitmen membawa seluruh aspirasi ini ke tingkat pemerintah provinsi. Pihaknya segera membangun sinergi bersama pemerintah kabupaten serta instansi terkait demi merealisasikan tuntutan warga.

​“Kami ingin keberadaan kami benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. InsyaAllah setiap aspirasi yang masuk akan kami perjuangkan semaksimal mungkin,” tutup Muhammad Nasir.

Loading

error: