<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Laka Lantas - Kabar Nunukan</title>
	<atom:link href="https://kabarnunukan.com/tag/laka-lantas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Berita Kalimantan Utara</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 10:59:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarnunukan.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo-kabar-nunukan-2026-32x32.png</url>
	<title>Laka Lantas - Kabar Nunukan</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Maut Menghadang Pedagang Sayur di Jalan Mambunut Nunukan</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-pedagang-sayur-nunukan-pohon-tumbang/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-pedagang-sayur-nunukan-pohon-tumbang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 10:56:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tewas]]></category>
		<category><![CDATA[Laka Lantas]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Tumbang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=14468</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN &#8211; Pohon trembesi yang tumbang di Jalan Mambunut, Kelurahan Selisun, Nunukan, Kalimantan Utara, memicu tragedi berdarah pada Minggu (12/4/2026) menjelang fajar. La Ode Ali (44), seorang pedagang sayur, meninggal dunia setelah motornya menghantam batang pohon besar yang menutup badan jalan tersebut. ​Cuaca buruk pada Sabtu (11/4/2026) dini hari merobohkan pohon di depan Kantor [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-pedagang-sayur-nunukan-pohon-tumbang/">Maut Menghadang Pedagang Sayur di Jalan Mambunut Nunukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>NUNUKAN, KN</strong> &#8211; Pohon trembesi yang tumbang di Jalan Mambunut, Kelurahan Selisun, Nunukan, Kalimantan Utara, memicu tragedi berdarah pada Minggu (12/4/2026) menjelang fajar. La Ode Ali (44), seorang pedagang sayur, meninggal dunia setelah motornya menghantam batang pohon besar yang menutup badan jalan tersebut.</p>
<p dir="ltr">​Cuaca buruk pada Sabtu (11/4/2026) dini hari merobohkan pohon di depan Kantor Basarnas Nunukan ini. Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, memaparkan detail peristiwa yang merenggut nyawa warga Jalan Ujang Dewa tersebut.</p>
<h3 dir="ltr">​Hantaman Fatal Sebelum Subuh</h3>
<p dir="ltr">​La Ode memacu Yamaha Mio kuning miliknya menembus sisa kegelapan malam. Ia membawa karung-karung kacang panjang menuju Pasar Minggu Alun-Alun Nunukan. Tanpa ia sadari, sebatang kayu besar melintang di tengah jalur pacunya.</p>
<p dir="ltr">​‘’Jadi pohon yang ditabrak korban, tumbang melintang di tengah jalan. Korban yang mengendarai motor sebelum Subuh, melaju dengan tidak mengetahui keberadaan kayu yang tumbang tersebut, sehingga menabrak dan mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP,’’ ujar Sunarwan melalui pesan tertulis.</p>
<p dir="ltr">​Polisi segera mengamankan lokasi sesaat setelah menerima laporan. Motor bernomor polisi KU 3288 NU tampak tergeletak di aspal, tepat di samping tumpukan sayuran yang berserakan.</p>
<h3 dir="ltr">​Kesaksian dan Langkah Evakuasi</h3>
<p dir="ltr">​Sejumlah saksi mata menyebut pohon tersebut sudah menutup jalan sejak sebelum waktu salat. Korban bahkan sempat menjalani ibadah Subuh berjamaah di Masjid Kampung Buton sebelum melanjutkan perjalanan terakhirnya.</p>
<p dir="ltr">​Warga yang melihat jasad korban di jalan raya segera memberikan penutup berupa jas hujan sebagai bentuk kepedulian.</p>
<p dir="ltr">​‘’Dari keterangan saksi mata kejadian, pohon tersebut sudah tumbang sebelum Subuh. Korban juga sempat menunaikan Salat Subuh berjamaah di Masjid Kampung Buton Nunukan Selatan,’’ imbuh Sunarwan.</p>
<p dir="ltr">​Polisi mendapati luka parah pada bagian wajah korban. Petugas selanjutnya mengevakuasi jasad korban ke RSUD Nunukan serta menghubungi pihak keluarga. Secara bersamaan, polisi meminta bantuan BPBD Nunukan guna membersihkan material pohon dari jalur utama tersebut.</p>
<p dir="ltr">​Melalui kejadian ini, Sunarwan mengimbau masyarakat agar selalu waspada menghadapi potensi bahaya di jalan raya.</p>
<p dir="ltr">​‘’Turut berduka cita untuk keluarga korban, semoga tidak ada kejadian serupa di kemudian hari. Selalu waspada dan berhati hati saat berkendara,’’ tutup Sunarwan. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-pedagang-sayur-nunukan-pohon-tumbang/">Maut Menghadang Pedagang Sayur di Jalan Mambunut Nunukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-pedagang-sayur-nunukan-pohon-tumbang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragedi di Pedalaman Nunukan: Pemotor Tewas Terseret Pikap Usai Adu Banteng</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-nunukan-tewas/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-nunukan-tewas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Dec 2025 07:11:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Insiden Maut]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Laka Lantas]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Tabrakan Adu Banteng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=13519</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa dua pemotor di Desa Apas, Kecamatan Sebuku, pedalaman Nunukan, Kalimantan Utara, pada Minggu (7/12/2025) malam. Tragedi maut ini bermula dari tabrakan adu banteng dua sepeda motor yang kemudian berujung tersangkut di mobil pikap pengangkut ikan dan es batu. ​Kepala Polsek Sebuku, Iptu Rianto, mengonfirmasi insiden itu terjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-nunukan-tewas/">Tragedi di Pedalaman Nunukan: Pemotor Tewas Terseret Pikap Usai Adu Banteng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>NUNUKAN, KN </b>– Sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa dua pemotor di Desa Apas, Kecamatan Sebuku, pedalaman Nunukan, Kalimantan Utara, pada Minggu (7/12/2025) malam. Tragedi maut ini bermula dari tabrakan adu banteng dua sepeda motor yang kemudian berujung <b>tersangkut</b> di mobil pikap pengangkut ikan dan es batu.</p>
<p dir="ltr">​Kepala Polsek Sebuku, Iptu Rianto, mengonfirmasi insiden itu terjadi sekitar pukul 22.00 WITA. Ia menjelaskan, dua korban meninggal dunia setelah tabrakan adu banteng antarsepeda motor.</p>
<p dir="ltr">​Awalnya, dua pengendara motor Yamaha Vega, Semri Tefbana dan Yohanes Talama, melaju dari arah SP 1 menuju Desa Apas. Pada saat yang sama, Vinsensius Kasianus Taru mengendarai motor Yamaha X-Ride dari arah berlawanan, tepat di belakang mobil pikap yang Ramli kemudikan. Pikap ini mengangkut ikan dan es batu.</p>
<h3 dir="ltr">​Detik-detik Kecelakaan Maut</h3>
<p dir="ltr">​Saat melintasi jalan lurus Desa Apas, pengendara Yamaha X-Ride mencoba mendahului pikap. Vinsensius mengambil jalur kanan. Bersamaan dengan manuver itu, motor Vega yang Semri Tefbana kendarai melintas dari arah berlawanan. Kondisi lampu motor Vega ternyata kurang terang.</p>
<p dir="ltr">​Akibatnya, tabrakan model adu banteng tidak terhindarkan. Para pengendara langsung terlempar dari motor mereka.</p>
<h3 dir="ltr">​Terseret Jauh Hingga 9 Meter</h3>
<p dir="ltr">​Untuk korban Vinsensius, tubuhnya terlempar dan masuk ke bagian kiri kolong mobil pikap. Vinsensius bahkan terseret mobil pikap cukup jauh. Pengemudi mobil pikap, Ramli, akhirnya menghentikan laju kendaraannya karena dia menyadari ada yang tidak wajar <b>di bawah</b> mobil.</p>
<p dir="ltr">​Ramli tidak langsung menyadari peristiwa ini sebab muatan ikan dan es batu sangat berat. Ramli baru menyadari ada korban <b>di bawah</b> mobilnya saat dia berhenti. &#8220;Korban Vinsensius terseret sejauh 9 meter,&#8221; kata Rianto.</p>
<p dir="ltr">​Akibat insiden tersebut, Vinsensius Kasianus Taru meninggal di lokasi kejadian. Sementara itu, Yohanes Talama meninggal saat mendapat perawatan di RS Pratama Sebuku. Semri Tefbana, korban luka, segera dilarikan ke rumah sakit tersebut, kemudian tim medis merujuknya ke RSUD Nunukan. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-nunukan-tewas/">Tragedi di Pedalaman Nunukan: Pemotor Tewas Terseret Pikap Usai Adu Banteng</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-nunukan-tewas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MIRIS! IRT Paruh Baya di Nunukan Jadi Korban Tabrak Lari, Terkapar dengan Kaki Patah di Trotoar</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/tabrak-lari-nunukan-irt-kaki-patah/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/tabrak-lari-nunukan-irt-kaki-patah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2025 22:11:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Laka Lantas]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Tabrak Lari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12999</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Sri Astuti (59), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Nunukan, Kalimantan Utara, harus dilarikan ke Puskesmas setelah menjadi korban tabrak lari pada Senin malam (6/10/2025). Warga Jalan Ahmad Yani, Nunukan Tengah, terkapar di trotoar dengan kondisi mengenaskan, kaki kanan patah terbuka, dan darah mengucur deras dari luka tersebut. ​Peristiwa pilu ini terjadi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/tabrak-lari-nunukan-irt-kaki-patah/">MIRIS! IRT Paruh Baya di Nunukan Jadi Korban Tabrak Lari, Terkapar dengan Kaki Patah di Trotoar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> – Sri Astuti (59), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Nunukan, Kalimantan Utara, harus dilarikan ke Puskesmas setelah menjadi korban tabrak lari pada Senin malam (6/10/2025). Warga Jalan Ahmad Yani, Nunukan Tengah, terkapar di trotoar dengan kondisi mengenaskan, kaki kanan patah terbuka, dan darah mengucur deras dari luka tersebut.</p>
<p>​Peristiwa pilu ini terjadi sekitar pukul 19.30 WITA di Jalan Bhayangkara, tepat di depan Mini Market Alaska, Nunukan Tengah.</p>
<h3>​Warga Sigap Menolong, Korban Butuh Bantuan</h3>
<p>​Awalnya, seorang saksi mata, Rizky, melihat korban tergeletak dan menceritakan momen kepanikan itu.</p>
<p>​&#8221;Ibunya terkapar di trotoar, ada beberapa orang laki-laki, namun karena korbannya perempuan mereka serba salah. Oleh karena itu, saya langsung setop angkot dan membantu menaikkan ibunya untuk kami bawa ke Puskesmas,&#8221; tutur Rizky, Selasa (7/10/2025).</p>
<p>​Ibu paruh baya itu hanya terdiam, menahan sakit, dengan luka di kedua kakinya.</p>
<p>​Sementara itu, warga sekitar menuturkan, Sri Astuti baru saja menyelesaikan belanja sayur di dekat lokasi kejadian. Saat hendak menyeberang jalan, sebuah motor trail kuning menabraknya dengan keras.</p>
<p>​&#8221;Ibunya habis belanja di sayur di dekat mini market Alaska. Dia menyeberang jalan, dan motor menabraknya. Warga membantu menggesernya ke pinggir jalan,&#8221; imbuh warga.</p>
<p>​Setelah memastikan korban sudah aman di dalam angkot, Rizky kemudian meminta suaminya melaporkan kejadian tabrak lari ini kepada pihak kepolisian.</p>
<h3>​Polisi Buru Pelaku Motor Trail Kuning</h3>
<p>​Informasi dari warga menyebutkan, pelaku tabrak lari tersebut mengendarai sepeda motor trail berwarna kuning.</p>
<p>​Selanjutnya, Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Adek Taufik, saat dihubungi, membenarkan kecelakaan lalu lintas dengan dugaan tabrak lari ini menimpa Sri Astuti (59), warga Jalan Ahmad Yani, RT 003 Nunukan Tengah.</p>
<p>​&#8221;Kami masih melakukan pencarian pelaku,&#8221; tegas Adek. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/tabrak-lari-nunukan-irt-kaki-patah/">MIRIS! IRT Paruh Baya di Nunukan Jadi Korban Tabrak Lari, Terkapar dengan Kaki Patah di Trotoar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/tabrak-lari-nunukan-irt-kaki-patah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemotor Sambil Main Ponsel Tabrak Mobil Parkir hingga Kejang-Kejang</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-tunggal-pemotor/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-tunggal-pemotor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 05:55:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Tunggal]]></category>
		<category><![CDATA[Laka Lantas]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12847</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Seorang pemuda di Nunukan, Kalimantan Utara, mengalami kecelakaan tunggal pada Rabu malam (24/9/2025). Korban, yang diketahui berkendara sambil bermain ponsel, menabrak sebuah mobil pikap yang terparkir. Kecelakaan ini viral di media sosial karena kondisi korban yang kejang-kejang dengan kepala bersimbah darah. ​Kronologi Kecelakaan, Tabrak Mobil Pikap yang Terparkir ​Kasat Lantas Polres Nunukan, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-tunggal-pemotor/">Pemotor Sambil Main Ponsel Tabrak Mobil Parkir hingga Kejang-Kejang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> – Seorang pemuda di Nunukan, Kalimantan Utara, mengalami kecelakaan tunggal pada Rabu malam (24/9/2025). Korban, yang diketahui berkendara sambil bermain ponsel, menabrak sebuah mobil pikap yang terparkir. Kecelakaan ini viral di media sosial karena kondisi korban yang kejang-kejang dengan kepala bersimbah darah.</p>
<h3>​Kronologi Kecelakaan, Tabrak Mobil Pikap yang Terparkir</h3>
<p>​Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Adek Taufik, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.00 WITA di Jalan Pattimura/TVRI. Menurut Adek, pemuda bernama Iqbal Herdian (23) tidak fokus mengemudi karena menggunakan ponsel.</p>
<p>​&#8221;Ia naik motor sambil main HP. Karena cukup laju, ia menabrak mobil yang terparkir. Ia terjatuh parah dan kepalanya terbentur aspal,&#8221; ujar Adek, Kamis (25/9/2025).</p>
<h3>​Korban Mengalami Luka</h3>
<p>​Iqbal, yang mengendarai motor Yamaha Fino, awalnya melaju dari rumahnya menuju Jalan Lingkar. Saat melintas di Jalan Patimura/TVRI, ia terkejut melihat mobil pikap yang terparkir. Meskipun sempat berusaha menghindar, ia menabrak mobil tersebut.</p>
<p>​Akibat kecelakaan ini, Iqbal mengalami luka robek di kepala belakang, luka lecet di pelipis, lutut, dan jari tangan. Ia pun segera mendapat perawatan di Puskesmas Nunukan. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-tunggal-pemotor/">Pemotor Sambil Main Ponsel Tabrak Mobil Parkir hingga Kejang-Kejang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-tunggal-pemotor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pikap Pengangkut Jajanan Terguling di Nunukan, 4 Korban Luka Dilarikan ke RSUD</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-pikap-nunukan/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-pikap-nunukan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 14:31:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Tunggal]]></category>
		<category><![CDATA[Laka Lantas]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12825</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN — Sebuah mobil pikap pengangkut jajanan terguling di Jalan Antasari Baru, Nunukan Selatan, Kalimantan Utara, Senin (22/9/2025) sore. Kecelakaan yang diduga akibat pecah ban ini mengakibatkan empat orang terluka dan seluruh muatan berhamburan di jalan. ​Kejadian ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan. &#8220;Mobil pikap hitam bernomor polisi KU 8830 [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-pikap-nunukan/">Pikap Pengangkut Jajanan Terguling di Nunukan, 4 Korban Luka Dilarikan ke RSUD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> — Sebuah mobil pikap pengangkut jajanan terguling di Jalan Antasari Baru, Nunukan Selatan, Kalimantan Utara, Senin (22/9/2025) sore. Kecelakaan yang diduga akibat pecah ban ini mengakibatkan empat orang terluka dan seluruh muatan berhamburan di jalan.</p>
<p>​Kejadian ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan. &#8220;Mobil pikap hitam bernomor polisi KU 8830 NA terguling sekitar pukul 16.30 WITA. Empat korban luka langsung dilarikan ke RSUD Nunukan,&#8221; jelasnya, Selasa (23/9/2025).</p>
<p>​Menurut keterangan polisi, pikap itu dikemudikan oleh Wilfridus, dengan Frengkianus di kursi penumpang depan. Dua orang lainnya, Yohanes dan Agus, berada di bak belakang bersama 80 kardus makanan ringan.</p>
<p>​Insiden bermula saat pikap melaju di tikungan menuju Pelabuhan Feri Sei Jepun. Ban belakang sebelah kanan tiba-tiba pecah. Sopir tak mampu mengendalikan laju mobil, sehingga kendaraan oleng ke kiri dan akhirnya terbalik.</p>
<p>​Akibat kecelakaan pikap ini, kendaraan mengalami kerusakan parah. Muatan yang sedianya akan diantar, kini berserakan di aspal. Keempat korban menjalani perawatan di rumah sakit. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-pikap-nunukan/">Pikap Pengangkut Jajanan Terguling di Nunukan, 4 Korban Luka Dilarikan ke RSUD</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-pikap-nunukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misi Bantuan Korban Kebakaran Berakhir Nahas, Mobil Baznas Kecelakaan di Kabudaya</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-tunggal-baznas/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-tunggal-baznas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 08:14:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kecelakaan Tunggal]]></category>
		<category><![CDATA[Laka Lantas]]></category>
		<category><![CDATA[Mansalong]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12822</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Misi kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Nunukan untuk membantu korban kebakaran di Mansalong, Kalimantan Utara, berakhir nahas. Sebuah mobil minibus yang memimpin rombongan pengangkut bantuan mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Poros Trans Kalimantan, Selasa (23/9/2025). ​Kronologi Kecelakaan Mobil Baznas di Jalan Poros Trans Kalimantan ​Insiden terjadi sekitar pukul 13.00 WITA. Mobil [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-tunggal-baznas/">Misi Bantuan Korban Kebakaran Berakhir Nahas, Mobil Baznas Kecelakaan di Kabudaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> – Misi kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Nunukan untuk membantu korban kebakaran di Mansalong, Kalimantan Utara, berakhir nahas. Sebuah mobil minibus yang memimpin rombongan pengangkut bantuan mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Poros Trans Kalimantan, Selasa (23/9/2025).</p>
<h3>​Kronologi Kecelakaan Mobil Baznas di Jalan Poros Trans Kalimantan</h3>
<p>​Insiden terjadi sekitar pukul 13.00 WITA. Mobil yang melaju kencang itu diduga menabrak gundukan kayu hingga oleng dan menabrak tumpukan tanah di pinggir jalan. Akibatnya, bagian depan mobil ringsek dan separuh bodinya terjepit selokan.</p>
<p>​Kapolsek Sembakung, AKP Supriadi, menjelaskan kecelakaan terjadi di tikungan tajam Jalan Poros Trans Kalimantan, tepatnya di Desa Tulang, Kecamatan Sembakung Atulai.</p>
<p>​&#8221;Jaraknya sekitar 2 km dari Polsek Sembakung,&#8221; ujar Supriadi saat dihubungi.</p>
<p>​Ada enam petugas Baznas di dalam mobil nahas tersebut. Mereka semua mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas Mansalong untuk mendapat perawatan medis.</p>
<p>​&#8221;Semua korban luka-luka, ada yang lukanya cukup parah hingga harus dijahit,&#8221; kata Supriadi.</p>
<h3>​Kebakaran Dahsyat di Mansalong, Ratusan Warga Kehilangan Rumah</h3>
<p>​Rombongan Baznas ini sejatinya sedang dalam perjalanan untuk menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran dahsyat di Mansalong yang terjadi pada Minggu dini hari (14/9/2025). Api yang berkobar sekitar pukul 03.00 WITA dengan cepat melahap 51 bangunan, termasuk 48 ruko dan tiga asrama pelajar.</p>
<p>​Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Arief Budiman, menyebut kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp19 miliar, belum termasuk kerugian non-materiil lainnya.</p>
<p>​&#8221;Nilai kerusakan fisik perumahan sebesar Rp19.278.000.000. Ini belum termasuk isi rumah dan fasilitas umum yang ikut terdampak,&#8221; jelas Arief.</p>
<p>​Akibat insiden ini, 56 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan ratusan warga terpaksa mengungsi. Selain itu, kegiatan ekonomi dan belajar mengajar di Desa Mansalong lumpuh total.</p>
<p>​Pemerintah Daerah Nunukan telah menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan pascabencana. Bantuan dari berbagai pihak, termasuk Baznas, sangat dibutuhkan untuk membantu pemulihan warga yang terdampak. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-tunggal-baznas/">Misi Bantuan Korban Kebakaran Berakhir Nahas, Mobil Baznas Kecelakaan di Kabudaya</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-tunggal-baznas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tabrakan &#8220;Adu Banteng&#8221; di Sebatik Kian Memilukan, Korban Meninggal Bertambah Jadi Dua Orang</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-sebatik-korban-bertambah/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-sebatik-korban-bertambah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2025 02:25:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Laka Lantas]]></category>
		<category><![CDATA[Satlantas Polres Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Tabrakan Adu Banteng]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Maut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12457</guid>

					<description><![CDATA[<p>Satlantas Polres Nunukan</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-sebatik-korban-bertambah/">Tabrakan &#8220;Adu Banteng&#8221; di Sebatik Kian Memilukan, Korban Meninggal Bertambah Jadi Dua Orang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> &#8211; Tragedi maut di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, makin memilukan. Kecelakaan &#8220;adu banteng&#8221; antara motor Yamaha Mio dan pikap pengangkut galon di Jalan Lujo, Desa Tanjung Karang, yang sebelumnya menewaskan seorang ibu rumah tangga, kini <strong>kembali merenggut nyawa bocah 6 tahun.</strong></p>
<p><strong>​Teguh Aripin</strong>, bocah laki-laki yang sebelumnya dirujuk ke RSUD Nunukan, akhirnya mengembuskan napas terakhirnya. Ia adalah penumpang motor yang sama, keponakan dari korban tewas pertama, <strong>Risma Putri Yuliawati (25)</strong>. Keduanya sama-sama berasal dari Bandung, Jawa Barat.</p>
<p><strong>​Kasatlantas Polres Nunukan, AKP Adek Taufik</strong>, membenarkan kabar duka ini. &#8220;Korban atas nama Teguh Aripin (6) meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis di RSUD Nunukan,&#8221; ujarnya, Rabu (20/8/2025).</p>
<p>​Menurut Adek, Teguh mengalami luka serius pada bagian kepala belakang, sementara bibinya, Risma, menderita patah tulang paha dan luka di tangan. Risma meninggal di RS Pratama Sebatik, sedangkan Teguh meninggal di RSUD Nunukan.</p>
<p>​Kecelakaan tragis ini terjadi pada Selasa sore (19/8/2025). <strong>Herna Raras Wati (19),</strong> mahasiswi asal Bandung, mengendarai motor Yamaha Mio M3 dan melaju kencang dari arah Sungai Taiwan. Herna membonceng dua orang, Risma dan Teguh.</p>
<p>​Diduga, Herna mengambil lajur terlalu ke kanan hingga melewati garis tengah jalan. Tak pelak, ia menabrak pikap Daihatsu bernopol KU 8100 NA yang Arfanuddin (42) kemudikan dari arah berlawanan.</p>
<p>​Benturan keras tak terhindarkan. Bodi motor remuk, sedangkan pikap ringsek di bagian depan. Herna sendiri kini masih dirawat di RSUD Nunukan dengan kondisi <strong>patah kaki dan luka lecet.</strong></p>
<p>​Saat ini, polisi mengamankan kedua kendaraan dan pengemudi pikap untuk meminta keterangan lebih lanjut. Mereka juga telah mengamankan barang bukti kecelakaan di Mapolsek Sebatik Timur.</p>
<p>​Insiden ini menjadi pengingat pedih akan bahaya di jalan raya, yang bisa <strong>merenggut nyawa dalam sekejap.</strong> (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-sebatik-korban-bertambah/">Tabrakan &#8220;Adu Banteng&#8221; di Sebatik Kian Memilukan, Korban Meninggal Bertambah Jadi Dua Orang</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kecelakaan-maut-sebatik-korban-bertambah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
