Connect with us

Hi, what are you looking for?

Politik

Waspada Rekayasa Citra Baik Jelang Pilkada 2024, Masyarakat Nunukan Harus Cerdas Memilih

Penulis: Dony Damara (Mantan Ketua BEM Fakultas Pertanian, Universitas Teknologi Sumbawa)

OPINI – Pemilihan Kepala Daerah 2024 akan segera di mulai, semakin dekat, suhu perpolitikan nasional semakin menghangat.

PILKADA merupakan sebuah kontestasi dalam upaya untuk mencari pemimpin kepala Daerah yang melibatkan langsung masyarakat disekitar zona wilayahnya. Semakin dekatnya pelaksanaan PILKADA menjadikan dinamika penyebaran calon kepala daerah menjadi semakin ramai diberitakan maupun diperbincangkan dikalangan sosial.

Pemberitaan atau perbincangan mengenai calon PILKADA, sering kali terkait dengan rating dan pen-citraan yang mereka buat. Hal tersebut dilakukan untuk mencari simpati dan dukungan dari masyarakat. Prinsip dari upaya tersebut ialah semakin besar pencitraan yang dibuat, maka akan semakin besar pula simpati yang didapatkan dari masyarakat, dan dapat membuat peluang untuk meraih kemenangan.

Terdapat beberapa macam metode yang digunakan untuk meningkatkan rating dan pencitraan dilakukan dengan gencar, salah satunya yaitu mulai dari memamerkan prestasi yang pernah dicapai sampai dengan mencanangkan program-program dengan menomor satukan masyarakat kalangan bawah.

Hal tersebut tidak terlepas dari usaha untuk mem-pengaruhi pendapat atau opini oleh calon terhadap masyarakat umum atau publik.

Dalam memilih pemimpin, janganlah memilih yang hanya sekadar popularitas dan pencitraan saja.

Tentunya kita harus memilih pemimpin yang sudah jelas visinya, dan sudah jelas rekam jejaknya.

Oleh karena itu masyarakat harus bisa menilai dengan objektif tentang calon pemimpinya dan tentunya kita perlu melihat kebelakang berdasarkan rekam jejak apa yang ia perbuat, dari masing-masing calon pemimpin yang akan bertarung nantinya.

Agar masyarakat tidak terperangkap dengan jebakan yang dibuat dari calon-calon pemimpin yang munkar.”Dalam melihat rekam jejak seperti apa, tentunya dari track record-nya, prestasinya, dan kinerjanya dimasa-masa lampau.”

Baca Juga:  Jambri Pranata, Dokter Spesialis Saraf Nunukan yang Milih Mundur dari ASN Untuk Maju Pilkada 2024

Jangan sampai kita menjadi masyarakat yang mudah untuk dihasut, haruslah kita bisa menilai dan melihat dengan baik siapa pemimpin yang layak untuk menjadi pemimpin kita kedepanya.

Karena jika kita salah dalam memilih pemimpin yang benar, maka kita akan jatuh ke jurang yang besar untuk ke sekian kalinya.

Loading

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Nunukan, merilis hasil investigasi kasus hilangnya uang nasabah bernama Betris, senilai kurang lebih Rp. 384 juta, Selasa,...

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar senam sehat, bertajuk ‘Bilang aja gak terhadap kejahatan perbankan’, di halaman Kantor Cabang BRI, Jalan TVRI, Nunukan...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.