Connect with us

Hi, what are you looking for?

Pemerintahan

Ternyata Begini Alasan Mengapa Dua Desa Persiapan di Binusan Tak Kunjung Menjadi Desa Definitif

NUNUKAN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, (DPMPD) Nunukan, menyampaikan kendala yang menyebabkan lamban nya proses penetapan dua desa persiapan (Desa Binusan Dalam dan Desa Ujang Fatimah) di Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara.

Kepala DPMPD Nunukan, Helmi Pudaslikar, mengungkapkan, pembahasan Perda Desa persiapan dimaksud terkendala karena pengajuan batas desa yang melewati batas waktu.

‘’Ada deadline waktu pengusulan di Kementrian Desa sampai November 2022. Dua minggu jelang klimaks, ada pengajuan batas desa dan permintaan kode desa. Itu yang membuat kita melebihi batas deadline sehingga belum terealisasi sampai hari ini,’’ ujarnya, pada Kamis (19/1/2023) lalu.

Menurut Helmi, pengukuran batas desa, bukan perkara yang bisa langsung disetujui begitu saja. Butuh konfirmasi dan memastikan tidak ada masalah dalam penentuan batas dimaksud dikemudian hari.

Saat proses berjalan, Kementrian Desa mengeluarkan wacana moratorium pemekaran desa kode desa, sampai selesai hajatan Pemilu 2024.

‘’Jadi nasib dua desa persiapan di Binusan akhirnya menunggu Pemilu 2024 selesai,’’ imbuhnya.

Helmi juga menegaskan, nasib dua desa persiapan memang butuh perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah.

Sebab, warga desa di lokasi tersebut belum mendapatkan hak kebutuhan dasar, seperti layanan listrik maupun air bersih.

Demikian pula dengan infrastruktur jalan yang belum memadai.

‘’Memang sangat butuh pemekaran. Setidaknya pembangunan akan mulai berjalan ketika ada alokasi Dana Desa,’’ kata Helmi.

Saat ini, kesenjangan ekonomi di Binusan dan Nunukan Induk ataupun Nunukan Selatan, sangat kontras.

Jika di Nunukan Selatan, masyarakatnya mandiri dan berkembang dengan adanya budidaya rumput laut, daerah Binusan tidak mampu mengikuti perkembangan tersebut, meski wilayahnya juga memiliki laut yang sama.

‘’Intinya karena jangkauan wilayah pemerintahannya terlalu luas, maka menuju ke arah pemerataan pembangunan juga kurang terjangkau. Luas Binusan saja sudah seperempat Pulau Nunukan, jadi kalau dimekarkan, itu akan lebih terkontrol dan cepat maju,’’ ucapnya. (Dzulviqor)

Loading

Baca Juga:  Dilantik Menjadi Wakil Ketua DPRD Nunukan Periode 2019 - 2024, Ini Dua Komitmen Saleh
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Nunukan, merilis hasil investigasi kasus hilangnya uang nasabah bernama Betris, senilai kurang lebih Rp. 384 juta, Selasa,...

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar senam sehat, bertajuk ‘Bilang aja gak terhadap kejahatan perbankan’, di halaman Kantor Cabang BRI, Jalan TVRI, Nunukan...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.