Connect with us

Hi, what are you looking for?

Hukum

Terbelit Utang Karena Candu Judi Slot, Laki Laki di Nunukan Perdayai Teman Dengan Menjual Rumput Laut Fiktif

NUNUKAN – Seorang pria inisial AJ (33) warga RT 004 Desa Bambangan, Sebatik Barat, Nunukan, ditangkap Polisi, atas tuduhan penggelapan uang senilai Rp. 10 juta, milik Firman (51) warga Jalan Tanjung RT 001 Nunukan Barat, Kaltara, Senin (10/6/2024) kemarin.

Kapolsek Nunukan Kota, Iptu. Disco Barasa, mengungkapkan, AJ diduga tega menipu temannya lantaran sedang terbelit utang dan kecanduan judi online slot.

‘’Dia menawarkan 32 karung rumput laut kepada korban dengan harga miring. Karena sudah saling kenal, korban segera membayar rumput laut yang ditawarkan pelaku,’’ ujarnya, Selasa (11/6/2024).
Adapun AJ meyakinkan korban yakni dengan cara memperlihatkan nota transaksi pembelian rumput laut.

Terpengaruh dengan harga murah, korban lantas mentransfer uang sejumlah Rp. 20 juta, pada Jumat (7/6/2024) pagi. Dengan perjanjian, 32 karung rumput laut tersebut akan dikirimkan pada pukul 15.00 Wita.
Namun sampai pukul 17.00 Wita, barang yang dijanjikan tak kunjung tiba.

‘’Saat dikonfirmasi pelaku menjawab tidak jadi mengirimkan rumput laut miliknya dengan alasan masih basah, dan berjanji mengembalikan uang korban,’’ imbuh Barasa.
Pelaku, mengembalikan uang korban Rp 10 juta melalui transfer, yang langsung diprotes korban, mengapa pengembalian uang, hanya setengahnya.

‘’Pelaku menjawab sisanya yang Rp 10 juta, akan menyusul dikirim, alasannya ia sebelumnya menarik uang dari buku rekening. Namun tak lama kemudian, nomor Hp pelaku tidak aktif lagi,’’ kata Barasa lagi.
Beberapa hari bersabar, pelaku tak kunjung ada kabar, bahkan Hpnya tak bisa dihubungi. Korban berinisiatif melapor ke polisi.

Polisi segera melakukan pencarian pelaku, dan berhasil menemukan keberadaannya di rumahnya, di Desa Bambangan, Sebatik Barat.
Dihadapan polisi, pelaku mengakui perbuatannya. Uang korban juga telah habis digunakan untuk judi slot, dan sebagian untuk menutupi utangnya kepada sejumlah pembeli rumput laut lainnya.

Baca Juga:  Hanya Butuh Waktu 10 Menit Dari Malaysia ke Pulau Sebatik, Menjadi Alasan Dua Orang Asing Ini Masuk Ilegal

‘’Setelah kami telusuri, ternyata nota rumput laut yang dijanjikan pelaku, merupakan nota rumput laut fiktif. Uang milik korban juga disalahgunakan untuk judi slot, dan menutupi sebagian utangnya ke para pembeli rumput laut lain, Istilahnya gali lubang tutup lubang dia,’’ jelas Barasa.

Dari tangan AJ, polisi mengamankan sebuah buku rekening BRI atas nama AJ, buku rekening BNI atas nama AJ, dan sebuah buku nota.
‘’Kita sudah coba mediasi, tapi pelaku tak sanggup mengganti uang korban, sehingga kasusnya berlanjut. Pelaku AJ dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP,’’ tutup Barasa. (Dzulviqor)

Loading

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Nunukan, merilis hasil investigasi kasus hilangnya uang nasabah bernama Betris, senilai kurang lebih Rp. 384 juta, Selasa,...

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar senam sehat, bertajuk ‘Bilang aja gak terhadap kejahatan perbankan’, di halaman Kantor Cabang BRI, Jalan TVRI, Nunukan...