<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TPPO di Nunukan - Kabar Nunukan</title>
	<atom:link href="https://kabarnunukan.com/tag/tppo-di-nunukan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Berita Kalimantan Utara</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Jul 2025 08:41:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarnunukan.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo-kabar-nunukan-2026-32x32.png</url>
	<title>TPPO di Nunukan - Kabar Nunukan</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penangkapan Ilegal di Perbatasan Nunukan, Dugaan TPPO Menguat</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/penangkapan-ilegal-di-perbatasan-nunukan-dugaan-tppo-menguat/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/penangkapan-ilegal-di-perbatasan-nunukan-dugaan-tppo-menguat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 08:41:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[BP3MI Ninukan]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[TPPO di Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=11800</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – Malaysia, Yonif 11/Guntur Geni Kostrad, mengamankan enam individu di perairan Sei Ular, Kecamatan Seimanggaris, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Senin (14/7/2025). Mereka terindikasi melakukan perlintasan ilegal. Petugas kemudian menyerahkan keenamnya ke Kantor Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nunukan. Tak butuh waktu lama bagi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/penangkapan-ilegal-di-perbatasan-nunukan-dugaan-tppo-menguat/">Penangkapan Ilegal di Perbatasan Nunukan, Dugaan TPPO Menguat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1">NUNUKAN, KN – Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI – Malaysia, Yonif 11/Guntur Geni Kostrad, mengamankan enam individu di perairan Sei Ular, Kecamatan Seimanggaris, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Senin (14/7/2025).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Mereka terindikasi melakukan perlintasan ilegal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Petugas kemudian menyerahkan keenamnya ke Kantor Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Nunukan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Tak butuh waktu lama bagi BP3MI untuk menindaklanjuti temuan ini. Kepala Kantor BP3MI Nunukan, Kombes Pol. Andi Muhammad Ichsan, mengungkapkan, enam orang itu diduga calon PMI ilegal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami menerima penyerahan enam orang dari Satgas Pamtas RI – Malaysia yang terduga calon PMI ilegal,&#8221; ujar Andi Muhammad Ichsan pada Selasa (15/7/2025).</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dari berita acara serah terima, tercatat empat WNI dan dua WNA Malaysia yang petugas amankan.</span></p>
<h6 class="p1"><span class="s1">BP3MI, Fasilitasi atau Pulangkan?</span></h6>
<p class="p1"><span class="s1">Menyikapi status kewarganegaraan mereka, BP3MI Nunukan mengambil langkah proaktif.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">BP3MI akan segera menginterviu dan mengasesmen empat WNI yang petugas amankan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Jika mereka ingin bekerja di Malaysia, BP3MI akan membantu mengurus administrasi mereka, mencarikan penyalur tenaga kerja resmi dan memastikan ketersediaan pekerjaan di Malaysia.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Sebaliknya, jika mereka ingin pulang kampung, BP3MI Nunukan akan memfasilitasi kepulangan mereka gratis dengan kapal laut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami menyerahkan dua orang yang terduga WNA Malaysia kepada Imigrasi untuk verifikasi kewarganegaraan,&#8221; jelas Andi Muhammad Ichsan.</span></p>
<h6 class="p1"><span class="s1">Indikasi Kuat Tindak Pidana Perdagangan Orang</span></h6>
<p class="p1"><span class="s1">Namun, kasus ini bukan sekadar pelanggaran imigrasi biasa.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Andi Muhammad Ichsan menyoroti peran dua WNA yang terduga asal Malaysia itu.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Dua WNA yang terduga asal Malaysia itu menjemput empat WNI. Kemungkinan ada komunikasi dengan pihak lain sehingga penjemputan itu terjadi, dan kasusnya juga mengarah ke TPPO,&#8221; kata Andi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Dugaan kuat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) ini membuka dimensi baru dalam penyelidikan.</span></p>
<h6 class="p1"><span class="s1">Gelombang Pencegahan PMI Ilegal Terus Berlangsung</span></h6>
<p class="p1"><span class="s1">Ironisnya, penangkapan ini hanya sebagian kecil dari fenomena besar. Selain enam individu dari Satgas Pamtas, BP3MI Nunukan juga menerima penyerahan 29 CPMI lain, termasuk anak-anak, dari kepolisian.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Polda Kalimantan Utara mengamankan 20 orang dalam operasi pencegahan PMI ilegal di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Nunukan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Polres Nunukan mengamankan tiga orang di Dermaga Haji Putri, dan Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) mengamankan enam CPMI lain di Dermaga Sei Bolong.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Kami menerima semua CPMI itu tadi malam,&#8221; ujar Andi.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Meskipun upaya penegakan hukum kian gencar, angka keberangkatan unprosedural tak lantas surut.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Andi Muhammad Ichsan menyadari, masifnya penangkapan dan pencegahan CPMI ilegal tidak mengurangi keberangkatan unprosedural.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Faktor ekonomi dan sulitnya lapangan pekerjaan di dalam negeri menjadi salah satu alasan para CPMI nekat memakai jasa calo untuk berangkat ilegal.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Iming-iming gaji besar tanpa syarat ijazah menjadi daya tarik tersendiri bagi mereka untuk nekat masuk Malaysia secara unprosedural,&#8221; imbuhnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Oleh karena itu, Andi Muhammad Ichsan tak henti-hentinya menyuarakan peringatan.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia mewanti-wanti para CPMI agar memantaskan diri dan memastikan keberangkatan legal jika ingin bekerja di luar negeri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Ia menekankan banyak kasus eksploitasi dan kerugian menimpa WNI di luar negeri.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Jangan mudah tertipu calo, patuhi aturan dan taati prosedur demi jaminan bekerja di luar negeri yang aman dan nyaman,&#8221; pungkasnya. (Dzulviqor)</span></p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/penangkapan-ilegal-di-perbatasan-nunukan-dugaan-tppo-menguat/">Penangkapan Ilegal di Perbatasan Nunukan, Dugaan TPPO Menguat</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/penangkapan-ilegal-di-perbatasan-nunukan-dugaan-tppo-menguat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
