<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mabes Polri - Kabar Nunukan</title>
	<atom:link href="https://kabarnunukan.com/tag/mabes-polri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Berita Kalimantan Utara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Sep 2025 04:39:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarnunukan.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo-kabar-nunukan-2026-32x32.png</url>
	<title>Mabes Polri - Kabar Nunukan</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Oknum Polisi Terlibat Narkoba di Nunukan Akhirnya Dipecat, Sempat Viral dan Bikin Geger</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/oknum-polisi-di-pecat/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/oknum-polisi-di-pecat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 04:39:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[PTDH]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12710</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dugaan Kasus Narkoba Oknum Polisi </p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/oknum-polisi-di-pecat/">Oknum Polisi Terlibat Narkoba di Nunukan Akhirnya Dipecat, Sempat Viral dan Bikin Geger</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>NUNUKAN, kn &#8211; Tiga dari empat personel Polres Nunukan, Kalimantan Utara, yang diduga terlibat peredaran narkoba akhirnya dipecat. Keputusan ini datang setelah ketiganya menjalani sidang kode etik profesi di Mabes Polri, menyusul penangkapan mereka di Pulau Sebatik.</p>
<p>​Mabes Polri menggegerkan publik dengan operasi senyap. Tim Mabes Polri berhasil mengamankan empat anggota polisi — Iptu SDH (eks Kasat Narkoba), Brigpol S, Bripda JP, dan Bripda MA — di perbatasan RI-Malaysia pada Rabu (9/7/2025) lalu</p>
<p>​Kamis (11/9), Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas mengumumkan, mereka memutuskan tiga personelnya, Bripda MA, Bripda JP, dan Brigpol S, Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). &#8220;Tiga dari personel yang Mabes Polri tangkap diputus PTDH dalam sidang etik KKEP Mabes Polri. Sementara eks Kasat Reskoba Iptu SDH, masih menunggu putusan,&#8221; kata Boni.</p>
<p>​Meskipun demikian, keputusan ini belum sepenuhnya mengikat. Ketiga personel tersebut memiliki hak untuk mengajukan banding. Hak inilah yang sempat memicu polemik di media sosial.</p>
<h3>​Bebas Setelah Ditangkap?</h3>
<p>​Setelah masa penahanan habis, Polres Nunukan sempat mengembalikan Bripda MA dan Bripda JP ke satuan asalnya. Kehadiran mereka di Nunukan tak luput dari pantauan netizen yang langsung mengunggah narasi bahwa oknum polisi yang Mabes Polri tangkap bebas berkeliaran. Unggahan ini viral dan memicu persepsi negatif terhadap kinerja polisi.</p>
<p>​Maka dari itu, Kapolres Boni langsung memberikan klarifikasi. Dia menegaskan, Bripda MA dan Bripda JP sudah menjalani sidang etik pada 22 Agustus. Keduanya mengajukan banding, dan karena masa penahanan sudah selesai, mereka dikembalikan ke kesatuannya sambil menunggu proses banding.</p>
<p>​&#8221;Jadi bukan bebas dan tidak diproses hukum. Keduanya masih menunggu proses banding yang mereka ajukan ke Mabes Polri,&#8221; tegas Boni.</p>
<p>​Selain itu, selama masa tunggu, atasan mengawasi mereka dengan ketat. Bahkan, Boni tak membantah Bripda MA sempat pulang ke rumahnya di Sebatik Timur. &#8220;Dia hanya pulang untuk mengambil pakaian dan bertemu orang tuanya. Setelah itu, ia kembali ke barak Polres Nunukan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>​Untuk menghindari isu liar dan memastikan pengawasan, Polda Kaltara kini membawa Bripda MA dan Bripda JP ke Mako Polda Kaltara. &#8220;Oleh karena itu,&#8221; kata Boni, &#8220;ada penjemputan dari Polda untuk proses pengawasan, saat ini mereka di Polda Kaltara.&#8221;</p>
<p>​Di sisi lain, nasib Iptu SDH masih belum jelas. Boni menduga, Mabes Polri belum memutuskan sidang karena banyaknya kasus yang mereka tangani. &#8220;Saya tidak bisa menjawab itu karena prosesnya di Mabes Polri,&#8221; pungkasnya. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/oknum-polisi-di-pecat/">Oknum Polisi Terlibat Narkoba di Nunukan Akhirnya Dipecat, Sempat Viral dan Bikin Geger</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/oknum-polisi-di-pecat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Heboh Oknum Polisi Ditangkap Mabes Polri Berkeliaran di Sebatik, Kapolres Nunukan Buka Suara</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/oknum-polisi-diduga-narkoba/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/oknum-polisi-diduga-narkoba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 05:29:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12697</guid>

					<description><![CDATA[<p>Oknum Polisi Diduga Terlibat Narkoba</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/oknum-polisi-diduga-narkoba/">Heboh Oknum Polisi Ditangkap Mabes Polri Berkeliaran di Sebatik, Kapolres Nunukan Buka Suara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> &#8211; Isu panas seputar dua oknum polisi Polres Nunukan, <strong>Bripda MA dan Bripda JP</strong>, yang Mabes Polri tangkap, kini menjadi spekulasi publik. Keduanya disebut-sebut bebas berkeliaran di Pulau Sebatik, dan Bripda MA bahkan sempat pulang ke rumahnya. Unggahan viral di media sosial pun <strong>meragukan kinerja kepolisian.</strong></p>
<p>​Kapolres Nunukan, <strong>AKBP Bonifasius Rumbewas,</strong> langsung buka suara meluruskan kabar liar tersebut. Ia menegaskan, Bripda MA dan Bripda JP tidak bebas. Sebelumnya, keduanya telah menjalani <strong>sidang kode etik</strong> oleh Bid Propam Mabes Polri pada 22 Agustus 2025.</p>
<p>​&#8221;Keduanya mengajukan banding. Karena masa penahanan mereka selesai dan mereka menunggu proses banding, kami mengembalikan mereka ke satuannya di Polres Nunukan pada 26 Agustus 2025,&#8221; jelas Boni, Rabu (10/9/2025).</p>
<p>​Boni mengatakan, selama proses banding berjalan, keduanya tetap berada dalam pengawasan ketat. &#8220;Mereka tetap ikut apel, siaga di Mako, dan kembali ke barak setelah jam dinas. Jadi, mereka bukan bebas,&#8221; tegasnya.</p>
<p>​Terkait kabar Bripda MA pulang ke Sebatik, Boni tidak membantah. &#8220;Memang betul Bripda MA sempat pulang ke Sebatik Timur. Akan tetapi, itu bukan berarti dia bebas. Dia hanya pulang untuk mengambil pakaian dan bertemu orang tuanya. Setelah itu, dia kembali ke barak,&#8221; imbuhnya.</p>
<h3>​Dua Polisi Lain Masih di Tahan di Mabes Polri</h3>
<p>​Dua oknum polisi lainnya yang tim Mabes Polri amankan, yakni eks Kasat Narkoba Polres Nunukan Iptu SDH dan Brigpol S, masih berada di tahanan Mabes Polri. Keduanya menunggu jadwal sidang kode etik profesi.</p>
<p>​Seperti diketahui, tim Mabes Polri mengamankan empat anggota Polres Nunukan dalam operasi senyap narkoba di perbatasan Indonesia-Malaysia pada Rabu, 9 Juli 2025. Keempatnya adalah:</p>
<p>1. ​Iptu SDH, eks Kasat Narkoba Polres Nunukan</p>
<p>​2. Brigpol S, personel Satuan Narkoba</p>
<p>​3. Bripda JP, anggota Satpol Airud</p>
<p>4. ​Bripda MA, anggota Polsek Sebatik Timur</p>
<p>​&#8221;Proses hukum terus berjalan, kami di Polres Nunukan dan Polda Kaltara juga masih menunggu rilis dari Mabes Polri,&#8221; tutup Boni.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/oknum-polisi-diduga-narkoba/">Heboh Oknum Polisi Ditangkap Mabes Polri Berkeliaran di Sebatik, Kapolres Nunukan Buka Suara</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/oknum-polisi-diduga-narkoba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasat Reskoba Nunukan Diamankan Mabes Polri, Diduga Terkait Kasus Besar</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kasat-reskoba-nunukan-diamankan-mabes-polri-diduga-terkait-kasus-besar/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kasat-reskoba-nunukan-diamankan-mabes-polri-diduga-terkait-kasus-besar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 03:57:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Penangkapan Kasatreskoba Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=11753</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Reskoba) Polres Nunukan, Iptu SH, beserta sejumlah anggota kepolisian lainnya di Nunukan, Kalimantan Utara, telah diamankan oleh Tim Subdirektorat 4 Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Rabu, 9 Juli 2025. Penangkapan ini sontak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial di Nunukan, dan memicu [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kasat-reskoba-nunukan-diamankan-mabes-polri-diduga-terkait-kasus-besar/">Kasat Reskoba Nunukan Diamankan Mabes Polri, Diduga Terkait Kasus Besar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasat Reskoba) Polres Nunukan, Iptu SH, beserta sejumlah anggota kepolisian lainnya di Nunukan, Kalimantan Utara, telah diamankan oleh Tim Subdirektorat 4 Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Rabu, 9 Juli 2025.</p>
<p>Penangkapan ini sontak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial di Nunukan, dan memicu spekulasi luas di kalangan masyarakat.</p>
<h6>Konfirmasi dan Keterangan Resmi Polres</h6>
<p>Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, membenarkan adanya operasi penangkapan oleh Tim Mabes Polri tersebut.</p>
<p>&#8220;Informasi yang kami ketahui saat ini adalah adanya penangkapan oleh Mabes Polri. Penangkapan itu benar adanya,&#8221; ujar Sunarwan saat dikonfirmasi pada Kamis, 10 Juli 2025.</p>
<p>Meski demikian, Sunarwan menjelaskan bahwa pihak Polres Nunukan belum mengetahui secara pasti terkait kasus apa penangkapan ini dilakukan.</p>
<p>&#8220;Apakah itu terkait dengan narkoba atau kasus lainnya, Polres Nunukan belum tahu pasti.&#8221; tegasnya.</p>
<p>Keterangan ini mengindikasikan bahwa informasi detail mengenai alasan dan duduk perkara penangkapan masih sangat terbatas di tingkat Polres Nunukan.</p>
<h6>Kronologi dan Lokasi Penangkapan</h6>
<p>Peristiwa pengamanan ini diduga kuat merupakan bagian dari rangkaian penyelidikan yang lebih besar, yang pada akhirnya mengarah pada penangkapan Kasat Reskoba Polres Nunukan beserta beberapa anggota lainnya.</p>
<p>Berdasarkan penelusuran di lapangan, pengamanan Iptu SH dilakukan di wilayah Aji Kuning, Pulau Sebatik, pada Rabu siang.</p>
<p>Tidak hanya Iptu SH, informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa sejumlah anggota polisi lain juga turut diamankan dalam operasi tersebut.</p>
<p>Media Kabar Nunukan sendiri telah memperoleh daftar nama tujuh polisi yang diduga diamankan oleh Tim Mabes Polri, dengan rincian lima anggota Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Nunukan dan dua personel Polsek Sebatik Timur.</p>
<p>Pangkat tertinggi yang diamankan adalah Kasat Reskoba Iptu SH, sementara anggota polisi lainnya berpangkat brigadir, briptu, dan bripda.</p>
<h6>Penggeledahan dan Penantian Keterangan Lanjut</h6>
<p>Setelah penangkapan di Pulau Sebatik, Tim Mabes Polri juga dilaporkan melakukan penggeledahan di kediaman Iptu SH yang berlokasi di Jalan Pembangunan RT 10 Nunukan Barat.</p>
<p>Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang mengenai apakah ada barang bukti terkait narkoba atau kasus lain yang turut diamankan dalam proses penggeledahan tersebut.</p>
<p>Menanggapi pertanyaan media mengenai perkembangan kasus ini, Ipda Sunarwan menyatakan, Kapolres Nunukan saat ini sedang cuti.</p>
<p>Sementara itu, Wakil Kepala Polres (Waka Polres) Nunukan belum memberikan petunjuk lebih lanjut untuk disampaikan kepada media.</p>
<p>&#8220;Nanti, jika sudah ada petunjuk yang jelas dari Kapolres, akan kami sampaikan secara terperinci,&#8221; tutup Sunarwan, menanti informasi resmi yang lebih lengkap dari pimpinan.</p>
<p>Publik di Nunukan kini menantikan keterangan resmi dari Mabes Polri mengenai detail kasus yang menyeret beberapa anggota kepolisian dalam insiden ini. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kasat-reskoba-nunukan-diamankan-mabes-polri-diduga-terkait-kasus-besar/">Kasat Reskoba Nunukan Diamankan Mabes Polri, Diduga Terkait Kasus Besar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kasat-reskoba-nunukan-diamankan-mabes-polri-diduga-terkait-kasus-besar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
