<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Korban Tenggelam - Kabar Nunukan</title>
	<atom:link href="https://kabarnunukan.com/tag/korban-tenggelam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Berita Kalimantan Utara</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Feb 2026 01:52:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarnunukan.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo-kabar-nunukan-2026-32x32.png</url>
	<title>Korban Tenggelam - Kabar Nunukan</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Petaka di Jemuran Rumput Laut Nunukan: Argha Pulang dalam Dekapan Maut</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/bocah-nunukan-tenggelam-rumput-laut/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/bocah-nunukan-tenggelam-rumput-laut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Feb 2026 01:52:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Twbggw]]></category>
		<category><![CDATA[Musibah]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumput Laut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=14258</guid>

					<description><![CDATA[<p>Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun bernama Argha Fahrezi kehilangan nyawa setelah jatuh ke laut dari lokasi penjemuran rumput laut milik warga.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/bocah-nunukan-tenggelam-rumput-laut/">Petaka di Jemuran Rumput Laut Nunukan: Argha Pulang dalam Dekapan Maut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">NUNUKAN, KN &#8211; Kawasan pesisir Jalan Tanjung, Nunukan Barat, Kalimantan Utara, mendadak riuh pada Sabtu (14/2) malam. Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun, Argha Fahrezi, kehilangan nyawa pada area penjemuran rumput laut milik warga.</p>
<p dir="ltr">​Peristiwa memilukan ini bermula saat Argha bersama empat temannya merakit <i>ambau</i>—perangkap kepiting—depan rumah sang nenek sekitar pukul 17.00 WITA. Rekan-rekannya kemudian memasang perangkap tersebut ke beberapa titik penjemuran, namun Argha memilih tetap tinggal pada tepian lokasi.</p>
<h3 dir="ltr">​Pencarian yang Berujung Duka</h3>
<p dir="ltr">​Kekhawatiran menyelimuti hati orang tua korban saat jarum jam menunjukkan pukul 20.00 WITA. Argha tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Melihat kepanikan itu, Andi Yunus, seorang pemilik kios setempat, langsung membantu pencarian.</p>
<p dir="ltr">​Pencarian berakhir pilu. Andi Yunus melihat tubuh Argha mengapung telungkup pada kolong jemuran rumput laut. Ia segera mengevakuasi jasad bocah malang tersebut. Sayangnya, Argha sudah tidak bernyawa.</p>
<h3 dir="ltr">​Struktur Rapuh dan Pasang Air Laut</h3>
<p dir="ltr">​Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, menjelaskan kronologi jatuhnya korban. Teman-teman Argha pulang menjelang Magrib tanpa menyadari posisi korban. Mereka mengira Argha sudah lebih dulu kembali ke rumah.</p>
<p dir="ltr">​Penyelidikan polisi mengungkap fakta lapangan:</p>
<ul>
<li dir="ltr">​<b>Struktur Bangunan:</b> Pinggiran jemuran rumput laut tempat Argha duduk memiliki kondisi sangat rapuh.</li>
<li dir="ltr">​<b>Kondisi Alam:</b> Air laut sedang pasang tinggi saat kejadian berlangsung sekitar pukul 17.00 WITA.</li>
<li dir="ltr">​<b>Aktivitas Warga:</b> Anak-anak pesisir sering menjadikan area berbahaya tersebut sebagai tempat bermain.</li>
</ul>
<h3 dir="ltr">​Upaya Terakhir Keluarga</h3>
<p dir="ltr">​Orang tua korban sempat histeris dan mencoba memberikan pertolongan darurat bagi orang tenggelam. Mereka juga membawa Argha ke Puskesmas, namun usaha tersebut menemui jalan buntu. Argha benar-benar sudah pergi.</p>
<p dir="ltr">​Kapolsek Nunukan, Iptu Barasa, memimpin olah TKP guna memastikan penyebab kematian. Polisi menduga korban terpeleset dari gelagar penjemuran saat permukaan air sedang tinggi. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak laporan polisi. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/bocah-nunukan-tenggelam-rumput-laut/">Petaka di Jemuran Rumput Laut Nunukan: Argha Pulang dalam Dekapan Maut</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/bocah-nunukan-tenggelam-rumput-laut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencarian Berakhir, Pria ODGJ yang Lompat dari Kapal di Nunukan Ditemukan Tewas</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/odgj-nunukan-ditemukan-tewas-setelah-lompat-kapal/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/odgj-nunukan-ditemukan-tewas-setelah-lompat-kapal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2025 21:33:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Tenggelam]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12591</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pria Tenggelam di Perairan Nunukan </p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/odgj-nunukan-ditemukan-tewas-setelah-lompat-kapal/">Pencarian Berakhir, Pria ODGJ yang Lompat dari Kapal di Nunukan Ditemukan Tewas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> – Pencarian tim SAR terhadap Samir (45), pria yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) dan melompat dari Kapal Motor (KM) Pantokrator, berakhir tragis. Mereka menemukan jasadnya mengambang di perairan Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Minggu malam (31/8/2025).</p>
<h3>​Jasad Ditemukan Sekitar Pukul 22.00 WITA</h3>
<p>​Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP), Iptu Andre Azmi Azhari, mengonfirmasi penemuan jasad tersebut. &#8220;Kami menemukan mayat seorang laki-laki yang loncat di Dermaga Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan,&#8221; ujarnya melalui pesan tertulis.</p>
<p>​Andre mengatakan, tim menemukan jasad Samir sekitar pukul 22.00 WITA. Saat tim menemukannya, kondisi mayat sudah membengkak, sehingga tim harus mengevakuasi jasad dengan sangat hati-hati.</p>
<p>​&#8221;Personel kami langsung melakukan sterilisasi, kemudian menghubungi unit identifikasi dan Puskesmas Nunukan,&#8221; tambah Andre.</p>
<h3>​Kronologi Aksi Nekat yang Berujung Maut</h3>
<p>​Tragedi ini bermula pada Sabtu (30/8/2025) sekitar pukul 11.50 WITA. Seorang pria berbaju biru dan celana pendek hitam tiba-tiba masuk ke KM Pantokrator, kapal yang melayani rute Nunukan &#8211; Sulawesi Selatan.</p>
<p>​Menurut keterangan Komandan Lanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik, korban melompat dari buritan kapal. Aksi nekatnya sempat terlihat oleh para ABK yang berupaya menolong, namun Samir menolak bantuan tersebut.</p>
<p>​Seorang ABK KM Purnama bahkan sempat melemparkan pelampung saat melihat korban megap-megap di air. Namun, korban menolak pelampung itu dan akhirnya tenggelam, memicu tim melakukan operasi pencarian yang telah berlangsung sejak kemarin.</p>
<p>​Sebelumnya, para ABK dan buruh pelabuhan sempat mencoba mengamankan korban di area ramdoor kapal dan memintanya kembali ke dermaga. Namun, Samir justru lari dan nekat melompat ke laut, mengakhiri hidupnya dengan cara yang tragis.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/odgj-nunukan-ditemukan-tewas-setelah-lompat-kapal/">Pencarian Berakhir, Pria ODGJ yang Lompat dari Kapal di Nunukan Ditemukan Tewas</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/odgj-nunukan-ditemukan-tewas-setelah-lompat-kapal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
