<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kecamatan Lumbis - Kabar Nunukan</title>
	<atom:link href="https://kabarnunukan.com/tag/kecamatan-lumbis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Berita Kalimantan Utara</description>
	<lastBuildDate>Fri, 04 Jul 2025 16:02:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarnunukan.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo-kabar-nunukan-2026-32x32.png</url>
	<title>Kecamatan Lumbis - Kabar Nunukan</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Detik-Detik Tanah Amblas di Bawah Rumah Warga di Lumbis</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/detik-detik-tanah-amblas-di-bawah-rumah-warga-di-lumbis/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/detik-detik-tanah-amblas-di-bawah-rumah-warga-di-lumbis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Jul 2025 16:02:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Lumbis]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=11710</guid>

					<description><![CDATA[<p>Warga di daerah rawan bencana untuk selalu sigap dan waspada terhadap perubahan kondisi alam, terutama saat musim hujan tiba.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/detik-detik-tanah-amblas-di-bawah-rumah-warga-di-lumbis/">Detik-Detik Tanah Amblas di Bawah Rumah Warga di Lumbis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Sebuah fenomena alam yang mengejutkan terjadi di Desa Bulan Bulan, Kecamatan Lumbis, Nunukan, Kalimantan Utara. Hujan deras dan angin kencang pada Kamis (3/7/2025) malam memicu munculnya lubang menganga di bawah rumah panggung milik Nono (36).</p>
<p>Insiden ini membuat rumahnya seolah menggantung di atas jurang, memaksa Nono dan keluarganya mengungsi demi keselamatan.</p>
<h6>Kronologi Kejadian, Dari Gemuruh Kecil hingga Lubang Menganga</h6>
<p>Kejadian bermula pada Kamis malam, saat hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Lumbis. Sekitar tengah malam, Nono terbangun oleh suara gemuruh aneh yang berasal dari bawah rumahnya.</p>
<p>Penasaran, ia segera memeriksa sumber suara tersebut.</p>
<p>&#8220;Awalnya, pemilik rumah hanya melihat lubang kecil sebesar ember dan di bawahnya ada aliran air sangat deras,&#8221; ujar Kapolsek Lumbis, AKP Adrianus Thalik, saat dihubungi pada Jumat (4/7/2025).</p>
<p>Menyadari potensi bahaya, Nono segera bergegas masuk rumah untuk membangunkan istri dan ketiga anaknya.</p>
<p>Tanpa membuang waktu, ia meminta mereka segera mengungsi ke rumah kerabat di desa yang sama.</p>
<p>Tak hanya itu, Nono juga meminta bantuan anggota keluarganya yang lain untuk membantu memindahkan barang-barang berharga dari dalam rumah.</p>
<p>Di tengah upaya evakuasi barang-barang, kejadian tak terduga kembali terjadi.</p>
<p>Lubang kecil di bawah kolong rumah mereka mendadak membesar dengan cepat.</p>
<p>Panik melihat situasi yang semakin genting, mereka mempercepat proses pengosongan barang-barang dari dalam rumah.</p>
<p>&#8220;Sekitar pukul 04.00 WITA, terjadi tanah amblas yang disebabkan oleh aliran air sangat deras yang berada di bawah kolong rumah Nono. Saat ini luas lubang lebih 4 meter,&#8221; lanjut Adrianus.</p>
<p>Lubang yang tadinya hanya seukuran ember kini telah melebar hingga lebih dari empat meter, dengan genangan air yang cukup dalam di dasarnya.</p>
<p>Kondisi ini membuat rumah Nono menjadi sangat tidak aman dan berisiko runtuh sewaktu-waktu.</p>
<h6>Dampak dan Imbauan Kewaspadaan</h6>
<p>Fenomena tanah amblas ini bukan hanya mengejutkan, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas.</p>
<p>Kapolsek Adrianus Thalik menjelaskan bahwa aliran air yang deras di dalam lubang telah membentuk jalur baru, yang dikhawatirkan dapat memengaruhi kestabilan tanah di area sekitarnya.</p>
<p>Mengingat kondisi ini, pihak kepolisian mengimbau seluruh warga Desa Bulan Bulan untuk tetap waspada dan berhati-hati.</p>
<p>&#8220;Dikhawatirkan apabila terjadi hujan deras, tidak menutup kemungkinan tanah yang berada di sekitar rumah Bapak Nono bisa ikut amblas,&#8221; tegas Adrianus.</p>
<p>Nono, istri, dan ketiga anaknya kini terpaksa mengungsi ke rumah keluarga mereka, menunggu kondisi rumahnya aman untuk dihuni kembali.</p>
<p>Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi warga di daerah rawan bencana untuk selalu sigap dan waspada terhadap perubahan kondisi alam, terutama saat musim hujan tiba. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/detik-detik-tanah-amblas-di-bawah-rumah-warga-di-lumbis/">Detik-Detik Tanah Amblas di Bawah Rumah Warga di Lumbis</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/detik-detik-tanah-amblas-di-bawah-rumah-warga-di-lumbis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
