<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kebakaran Mansalong - Kabar Nunukan</title>
	<atom:link href="https://kabarnunukan.com/tag/kebakaran-mansalong/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Berita Kalimantan Utara</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Nov 2025 12:13:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarnunukan.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo-kabar-nunukan-2026-32x32.png</url>
	<title>Kebakaran Mansalong - Kabar Nunukan</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sakit Hati Tak Boleh Mengutang, Motif Kebakaran Dahsyat di Mansalong, Nunukan</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-nunukan-motif/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-nunukan-motif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Nov 2025 12:13:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Mansalong]]></category>
		<category><![CDATA[Motif Pelaku]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Sakit Hati]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=13365</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Polisi akhirnya mengungkap motif utama di balik kebakaran dahsyat yang melanda Mansalong, Kecamatan Lumbis, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Minggu (14/9/2025). Pelaku pembakaran, RD (40), seorang pedagang sembako, mengaku nekat beraksi karena sakit hati setelah pemilik toko grosir menolak permintaannya untuk berutang saat kulakan barang. ​Ironisnya, aksi tunggal RD ini justru berdampak luas, [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-nunukan-motif/">Sakit Hati Tak Boleh Mengutang, Motif Kebakaran Dahsyat di Mansalong, Nunukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>NUNUKAN, KN</b> – Polisi akhirnya mengungkap motif utama di balik <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong/">kebakaran dahsyat yang melanda Mansalong</a>, Kecamatan Lumbis, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Minggu (14/9/2025). Pelaku pembakaran, RD (40), seorang pedagang sembako, mengaku nekat beraksi karena <b>sakit hati</b> setelah pemilik toko grosir menolak permintaannya untuk berutang saat <i>kulakan</i> barang.</p>
<p dir="ltr">​Ironisnya, aksi tunggal RD ini justru berdampak luas, menghanguskan puluhan bangunan, bahkan meludeskan rumahnya sendiri yang berada di seberang lokasi sasaran.</p>
<h3 dir="ltr">​Tiga Kali Aksi Pembakaran Picu Kebakaran Dahsyat</h3>
<p dir="ltr">​Kasat Reskrim Polres Nunukan, AKP Wisnu Bramantyo, menjelaskan!, motif utama pelaku adalah rasa tersinggung.</p>
<p dir="ltr">​“Motifnya sakit hati. Pelaku ini penjual sembako di pasar. Dia mau kulakan barang, tetapi pemilik toko meminta pelaku langsung membayar tunai. Pemilik toko tidak membolehkan pelaku berutang dulu,” tutur AKP Wisnu, ditemui pada Senin (17/11/2025).</p>
<p dir="ltr">​Kalimat penolakan utang itu terasa sangat menyakitkan bagi RD. Apalagi, pemilik toko grosir tempat ia biasa berbelanja rupanya masih memiliki hubungan keluarga dengannya.</p>
<p dir="ltr">​Diliputi emosi, RD memutuskan melancarkan aksi nekat. Ia berupaya membakar toko grosir berbentuk rumah panggung tersebut.</p>
<p dir="ltr">​“RD mencoba membakar ban bekas di bawah toko tempat dia biasa kulakan sembako. Aksinya sempat gagal dua kali,” ungkap Wisnu.</p>
<p dir="ltr">​Tidak menyerah, RD kemudian berpindah ke toko lain milik pemilik yang sama. Pada upaya ketiga ini, pelaku berhasil membakar ban di kolong toko. Kobaran api yang cepat membesar lantas merembet tak terkendali.</p>
<h3 dir="ltr">​Pelaku Ludeskan Rumah Sendiri, Polisi Jerat dengan Pasal 187</h3>
<p dir="ltr">​Perbuatan RD menimbulkan kerugian yang sangat masif. Ia sama sekali tidak menyangka tindakannya akan mengakibatkan puluhan rumah warga ikut terbakar.</p>
<p dir="ltr">​“Bahkan rumah pelaku yang ada di seberang toko sasaran ikut ludes terbakar,” kata AKP Wisnu.</p>
<p dir="ltr">​Awalnya, polisi sempat kesulitan mencari penyebab pasti kebakaran. Namun, rekaman CCTV akhirnya menjadi petunjuk utama. Meskipun gambar tidak jelas karena aksi terjadi di malam hari, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku berdasarkan pakaian dan sarung yang ia kenakan.</p>
<p dir="ltr">​Polisi kini telah mengamankan RD dan menetapkannya sebagai tersangka. Polisi menjeratnya dengan Pasal 187 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.</p>
<p dir="ltr">​“Berkasnya sudah P19. Tak lama lagi proses tahap dua dan persidangan RD segera kami gelar,” jelas AKP Wisnu.</p>
<h3 dir="ltr">​Kerugian Miliaran, 51 Bangunan Hangus di Jantung Mansalong</h3>
<p dir="ltr">​Kebakaran yang dipicu rasa sakit hati itu telah melumpuhkan denyut nadi Desa Mansalong.</p>
<p dir="ltr">​<b>Arief Budiman, yang saat kejadian menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan</b>, mencatat dampak kerusakannya yang luas.</p>
<p dir="ltr">​Total, api menghanguskan sebanyak 51 unit bangunan. Rinciannya meliputi:</p>
<ul>
<li dir="ltr">​48 unit ruko (rumah toko)</li>
<li dir="ltr">​3 unit bangunan asrama pelajar</li>
</ul>
<p dir="ltr">​Lokasi kebakaran berada tepat di areal pasar, yakni jantung Desa Mansalong. Ini membuat dampak kerugiannya makin parah.</p>
<p dir="ltr">​“Akibat kebakaran ini, sekitar <b>56 kepala keluarga</b> kehilangan tempat tinggal,” ungkap Arief.</p>
<p dir="ltr">​Selain itu, <a href="https://www.google.com/url?sa=t&amp;source=web&amp;rct=j&amp;opi=89978449&amp;url=https://regional.kompas.com/read/2025/10/12/153312578/kebakaran-di-pedalaman-mansalong-nunukan-polisi-tetapkan-seorang-tersangka&amp;ved=2ahUKEwil8dD6k_mQAxWa6jgGHf18Fb84ChAWegQILxAB&amp;usg=AOvVaw1WaoMtPzqR0DG3R5Ol2Pkf">peristiwa ini menghambat kegiatan ekonomi setempat.</a> Aktivitas belajar mengajar di sekolah terhenti. Infrastruktur pun rusak parah; aliran listrik putus dan instalasi air bersih mengalami kerusakan.</p>
<p dir="ltr">​“Nilai kerusakan fisik perumahan mencapai <b>Rp 19.278.000.000</b>,” tambah Arief. Nilai ini belum termasuk kerugian isi rumah dan fasilitas umum lainnya.</p>
<p dir="ltr">​Pemerintah Daerah Nunukan telah menetapkan status tanggap darurat untuk mengatasi permasalahan yang muncul. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-nunukan-motif/">Sakit Hati Tak Boleh Mengutang, Motif Kebakaran Dahsyat di Mansalong, Nunukan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-nunukan-motif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelaku Kebakaran Pasar Mansalong Nunukan Ditangkap, Motif Sakit Hati hingga Kerugian Rp19 Miliar</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-pelaku-ditangkap/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-pelaku-ditangkap/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 09:45:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Mansalong]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku Pembakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Status Tersangka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=13022</guid>

					<description><![CDATA[<p>"Kita sudah tetapkan seorang tersangka. Seorang laki-laki, dan kita masih siapkan bukti pendukung lain sebelum kita umumkan ke publik."<br />
(—AKBP Bonifasius Rumbewas, Kapolres Nunukan)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-pelaku-ditangkap/">Pelaku Kebakaran Pasar Mansalong Nunukan Ditangkap, Motif Sakit Hati hingga Kerugian Rp19 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Teka-teki di balik kebakaran hebat Pasar Mansalong, Nunukan, Kalimantan Utara, yang meluluhlantakkan puluhan bangunan pada Minggu (14/9/2025) mulai terkuak. Aparat Kepolisian Resor (Polres) Nunukan telah mengamankan seorang pria. Kini, pria tersebut berstatus tersangka. Polisi menduga dia adalah pelaku tunggal pembakaran di areal pasar.</p>
<p>Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas, Minggu (12/10/2025). “Kami sudah menetapkan seorang tersangka, seorang laki-laki. Namun demikian, kami masih menyiapkan bukti pendukung lain sebelum mengumumkannya ke publik,” ujar Boni, sapaan akrabnya, saat ditemui wartawan.</p>
<p>Boni menegaskan, hasil penyelidikan lapangan dan keterangan sejumlah saksi mata mengarahkan penyidik secara kuat kepada tersangka yang kini mendekam di tahanan Mapolres Nunukan. Ia juga mengatakan bukti material yang penyidik kantongi sudah lebih dari cukup untuk meneruskan kasus ini ke meja persidangan.</p>
<p>Bukti-bukti tersebut mencakup pengakuan pelaku, barang bukti yang menunjukkan keterlibatannya, hingga rekaman CCTV di sekitar lokasi. “Meskipun begitu, kami masih mempersiapkan semuanya. Kami akan mengumumkan siapa orangnya, kenapa ia sampai nekat membakar, dan detail lainnya dalam waktu dekat,” kata Boni.</p>
<h2>Motif Murni &#8216;Sakit Hati&#8217;</h2>
<p>Kapolres Boni belum bersedia memberikan detail kronologi aksi pembakaran tersebut. Akan tetapi, ia memastikan motif di balik tindak pidana yang menyebabkan kerugian miliaran rupiah itu adalah murni sakit hati.</p>
<p>“Motifnya murni sakit hati. Oleh karena itu, untuk penjelasan lebih jauh, kami akan mengundang Bupati juga dalam pers rilis. Tujuannya sekaligus mengedukasi Kamtibmas, agar masyarakat tidak terpancing akibat masalah ini,” tegas Boni.</p>
<h3>Dampak Kebakaran Pasar Mansalong Nunukan: Kerugian Capai Rp19 M</h3>
<p>Peristiwa tragis yang melanda kawasan Mansalong, pedalaman Nunukan, itu terjadi pada Minggu dini hari (14/9/2025) sekitar pukul 03.00 WITA.</p>
<p>Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, Arief Budiman, memaparkan, api melahap habis total 51 unit bangunan dalam insiden ini. Sebagian besar adalah rumah non-permanen yang terdiri dari 48 unit ruko dan 3 unit asrama pelajar.</p>
<p>Sebagai akibatnya, sekitar 56 Kepala Keluarga kehilangan tempat tinggal. Lokasi kebakaran berada tepat di areal pasar, yang merupakan jantung Desa Mansalong, sehingga menghambat total kegiatan ekonomi setempat. Aktivitas belajar mengajar di sekolah pun terpaksa terhenti. Bahkan, aliran listrik putus dan kerusakan parah menimpa jaringan air bersih.</p>
<p>&#8220;Nilai kerusakan fisik perumahan saja mencapai Rp19.278.000.000,&#8221; jelas Arief. &#8220;Angka ini belum termasuk isi rumah dan fasilitas umum lain yang ikut terdampak.&#8221;</p>
<p>Menyikapi bencana pasca kebakaran Pasar Mansalong Nunukan ini, Pemerintah Daerah Nunukan telah menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan dan pemulihan di lokasi. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-pelaku-ditangkap/">Pelaku Kebakaran Pasar Mansalong Nunukan Ditangkap, Motif Sakit Hati hingga Kerugian Rp19 Miliar</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-pelaku-ditangkap/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PMI Nunukan Pulihkan Luka Trauma dan Ekonomi Korban Kebakaran Mansalong</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/aksi-pmi-nunukan/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/aksi-pmi-nunukan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2025 12:44:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Mansalong]]></category>
		<category><![CDATA[Misi Kemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[PMI Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12850</guid>

					<description><![CDATA[<p>​NUNUKAN, KN &#8211; Minggu dini hari, 14 September 2025, menjadi hari kelabu bagi warga Mansalong, Nunukan, Kalimantan Utara. Api melahap 51 unit bangunan—termasuk 48 ruko dan 3 asrama pelajar—di jantung perekonomian desa. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan mencatat kerugian fisik mencapai Rp19,278 miliar, belum termasuk kerugian non-materiil. Di tengah duka mendalam, Palang [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/aksi-pmi-nunukan/">PMI Nunukan Pulihkan Luka Trauma dan Ekonomi Korban Kebakaran Mansalong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>​NUNUKAN, KN</strong> &#8211; Minggu dini hari, <strong>14 September 2025</strong>, menjadi hari kelabu bagi warga Mansalong, Nunukan, Kalimantan Utara. Api melahap 51 unit bangunan—termasuk 48 ruko dan 3 asrama pelajar—di jantung perekonomian desa. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan mencatat kerugian fisik mencapai Rp19,278 miliar, belum termasuk kerugian non-materiil. Di tengah duka mendalam, Palang Merah Indonesia (PMI) Nunukan hadir sebagai garda terdepan untuk memulihkan trauma dan membantu korban bangkit.</p>
<h3>​Pemulihan Psikologis Anak-Anak Terdampak</h3>
<p>​Kebakaran ini tak hanya merenggut tempat tinggal, tetapi juga meninggalkan luka batin, terutama bagi anak-anak usia sekolah. Sadar akan pentingnya pemulihan mental, PMI Nunukan menugaskan tiga relawan bersertifikasi di bidang <em>Psycho Social Support</em> (PSP) atau <em>trauma healing</em>.</p>
<p>​&#8221;Setiap ada kebencanaan, PMI Nunukan memang menugaskan teman-teman yang memiliki kemampuan PSP untuk membantu memulihkan kondisi mental dan psikologi korban,&#8221; jelas Sadam Husein, Ketua PMI Nunukan.</p>
<p>​Tim ini berfokus pada anak-anak dan pelajar yang terdampak. Mereka tidak hanya diajak melupakan sejenak musibah yang terjadi, tetapi juga dilibatkan dalam kegiatan edukatif dan kreatif. Contohnya, tim ini mengajak mereka mendengarkan cerita hikayat dan sejarah, serta menggambar dan mewarnai. Selain itu, anak-anak juga diajak bermain permainan tradisional dan edukatif. Sementara itu, untuk pelajar sekolah menengah, tim PMI mengadakan cerdas cermat dan game di alam terbuka.</p>
<p>​PMI juga membagikan buku-buku bacaan sederhana untuk menumbuhkan kembali semangat belajar dan beraktivitas positif.</p>
<h3>​Bantuan Ekonomi untuk Ratusan Korban</h3>
<p>​Luka trauma perlu disembuhkan, begitu pula dengan kondisi ekonomi. Oleh karena itu, selain pemulihan mental, PMI Nunukan juga aktif menggalang dana untuk membantu 107 kepala keluarga atau 314 jiwa korban kebakaran.</p>
<p>​Hingga <strong>23 September 2025</strong>, donasi yang berhasil terkumpul mencapai Rp48.954.000, dengan rincian:</p>
<p>1. Penggalangan dana di jalan: Rp24.092.000</p>
<p>2. Donasi melalui rekening: Rp575.000</p>
<p>​3. Penggalangan dana PMI Kecamatan: Rp4.124.000</p>
<p>​4. Penggalangan dana di sekolah: Rp11.506.000</p>
<p>​5. Sumbangan komunitas, organisasi, dan mitra: Rp8.657.000</p>
<p>​Tidak hanya uang tunai, PMI juga menyalurkan 153 kardus barang bantuan, mayoritas berupa pakaian layak pakai. PMI mendistribusikan seluruh bantuan ini langsung kepada para korban untuk meringankan beban mereka.</p>
<p>​PMI Nunukan juga masih membuka pintu donasi bagi masyarakat yang ingin membantu. Masyarakat dapat menyalurkan donasi ke <strong>nomor rekening Bankaltimtara 0091509342.</strong> Aksi kemanusiaan ini adalah bukti nyata bahwa PMI hadir di tengah misi kemanusiaan dan berharap dapat membawa dampak positif bagi para korban. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/aksi-pmi-nunukan/">PMI Nunukan Pulihkan Luka Trauma dan Ekonomi Korban Kebakaran Mansalong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/aksi-pmi-nunukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kerugian Rp 19 Miliar, Kebakaran di Lumbis Nunukan Luluh Lantakkan Jantung Ekonomi dan Sosial Warga</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-3/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-3/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 11:07:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Mansalong]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12752</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kebakaran Mansalong</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-3/">Kerugian Rp 19 Miliar, Kebakaran di Lumbis Nunukan Luluh Lantakkan Jantung Ekonomi dan Sosial Warga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>NUNUKAN,KN – Sebuah musibah melumpuhkan jantung ekonomi dan sosial di pedalaman Nunukan, Kalimantan Utara. Sebanyak 56 Kepala Keluarga (KK) harus kehilangan tempat tinggal setelah kebakaran hebat menghanguskan 51 bangunan di Mansalong, Kecamatan Lumbis, Minggu (14/9) dini hari.</p>
<p>Kebakaran ini diperkirakan menyebabkan kerugian fisik sebesar Rp 19,2 miliar, belum termasuk isi rumah dan fasilitas umum. Seperti halnya api yang berkobar sekitar pukul 03.00 Wita, kebakaran ini menyebar begitu cepat, melahap 48 ruko dan 3 asrama pelajar tepat di area pasar Mansalong.</p>
<p>Arief Budiman, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, mengatakan kebakaran ini mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat.</p>
<p>“Aktivitas anak sekolah yang terdampak tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya. Selain itu, kondisi diperparah karena aliran listrik terputus dan instalasi air bersih rusak.</p>
<p>Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.</p>
<h3>Skema Tanggap Darurat dan Bantuan</h3>
<p>Tim BPBD Nunukan, bersama dengan petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Malinau, sudah bergerak cepat. Setelah berhasil memadamkan api, mereka langsung mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum. Mereka juga terus mendata korban dan kerugian.</p>
<p>Untuk mempercepat penanganan, BPBD Nunukan merekomendasikan pemerintah daerah agar segera menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Non-Alam selama 14 hari. Langkah ini bertujuan agar penyaluran bantuan dasar, perlindungan bagi kelompok rentan, dan perbaikan sarana prasarana vital dapat berlangsung secepatnya.</p>
<p>Masyarakat menyebarkan tragedi ini di media sosial hingga menjadi viral, dan mereka juga memenuhi linimasa dengan ucapan duka serta simpati bagi para korban. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-3/">Kerugian Rp 19 Miliar, Kebakaran di Lumbis Nunukan Luluh Lantakkan Jantung Ekonomi dan Sosial Warga</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-3/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Nunukan Sampaikan Duka Mendalam Atas Kebakaran Hebat di Mansalong</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-2/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-2/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 13:55:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Mansalong]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12746</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN &#8211; Kebakaran hebat melanda Mansalong, Kecamatan Lumbis, Nunukan, pada Minggu (14/9/2025) dini hari. Api dengan cepat menghanguskan puluhan rumah, kendaraan, dan membuat puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. ​Peristiwa ini dengan cepat menyebar di jagat maya Nunukan. Banyak unggahan video dan foto yang beredar di media sosial sehingga memicu ramainya ucapan duka cita [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-2/">Bupati Nunukan Sampaikan Duka Mendalam Atas Kebakaran Hebat di Mansalong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> &#8211; Kebakaran hebat melanda Mansalong, Kecamatan Lumbis, Nunukan, pada Minggu (14/9/2025) dini hari. Api dengan cepat menghanguskan puluhan rumah, kendaraan, dan membuat puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.</p>
<p>​Peristiwa ini dengan cepat menyebar di jagat maya Nunukan. Banyak unggahan video dan foto yang beredar di media sosial sehingga memicu ramainya ucapan duka cita dan bela sungkawa. Petugas Pemadam Kebakaran dari Kabupaten Malinau juga turun membantu memadamkan api.</p>
<h3>Bupati Nunukan Berempati dan Siapkan Bantuan Darurat</h3>
<p>​Menanggapi musibah ini, Pemerintah Kabupaten Nunukan menyampaikan duka mendalam. Bupati Nunukan, Irwan Sabri, mengajak seluruh masyarakat untuk saling membantu dan memperkuat solidaritas sosial.</p>
<p>​“Kami turut prihatin dan berempati kepada seluruh warga yang terdampak. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan kepada para korban dalam menghadapi ujian ini,” ujar Irwan.</p>
<p>​Pemerintah daerah bersama jajaran terkait segera mengambil langkah penanganan darurat. Mereka memprioritaskan pendataan, penyaluran bantuan, serta berkoordinasi dengan semua pihak untuk meringankan beban para korban.</p>
<p>​“Doa kami menyertai seluruh warga Mansalong. Semoga musibah ini menjadi pelajaran berharga dan kita semua senantiasa dilindungi dari bencana serupa di masa mendatang,” tambahnya. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-2/">Bupati Nunukan Sampaikan Duka Mendalam Atas Kebakaran Hebat di Mansalong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kebakaran-mansalong-2/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Nunukan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Usai 40 Rumah Hangus di Mansalong</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kebakaran-status-darurat/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kebakaran-status-darurat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 11:11:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Mansalong]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12731</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kebakaran Mansalong</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-status-darurat/">Pemkab Nunukan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Usai 40 Rumah Hangus di Mansalong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> – Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengambil langkah cepat dengan menetapkan status tanggap darurat pascakebakaran hebat yang melahap sekitar 40 rumah di Mansalong, Kecamatan Lumbis.</p>
<p>Bencana yang terjadi pada Minggu (14/9) dini hari ini langsung memicu respons dari Bupati Nunukan, Irwan Sabri, yang berjanji akan mengalokasikan bantuan darurat bagi para korban.</p>
<p>​&#8221;Kami akan segera mengeluarkan SK tanggap darurat. Langkah ini penting agar kita bisa secepatnya menyalurkan bantuan, mulai dari sembako, perbaikan rumah, hingga kebutuhan pakaian,&#8221; ujar Irwan Sabri.</p>
<p>Selain itu, ia juga menyampaikan rasa keprihatinan mendalam dan mendoakan para korban agar tabah menghadapi musibah ini.</p>
<p>​Sementara itu, peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 WITA ini dengan cepat menyebar di jagat maya Nunukan, dipicu unggahan video dan foto dari warga. Gelombang duka dan simpati pun membanjiri media sosial.</p>
<p>Tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Malinau bahkan turut membantu upaya pemadaman api, sebuah fakta yang menunjukkan besarnya skala bencana ini.</p>
<p>​Guna memastikan bantuan sampai tepat sasaran, Pemkab Nunukan telah meminta Camat Lumbis untuk memvalidasi data korban secara rinci, termasuk jumlah kepala keluarga dan jenis bantuan mendesak yang diperlukan.</p>
<p>Lebih lanjut, Irwan Sabri juga menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan berkoordinasi dengan rekanan pemerintah di wilayah Lumbis.</p>
<p>​&#8221;Jika ada kebutuhan mendesak, seperti sembako, silakan ambil dulu di rekanan kita. Nanti Pemda yang akan membereskannya,&#8221; tegasnya, menunjukkan komitmen untuk mempercepat respons.</p>
<p>​Di samping itu, Pemkab berencana mengadakan rapat maraton untuk segera mencairkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Pencairan dana ini diharapkan dapat mempercepat alokasi bantuan bagi para korban.</p>
<p>​&#8221;Semua melalui proses. Kami mengupayakan pencairan BTT bisa secepatnya, tetapi tetap butuh rapat dan pendataan sebelum dana dicairkan,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>​Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki sumber api yang menyebabkan insiden ini. Di sisi lain, Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan masih menghitung nilai kerugian akibat amukan api tersebut. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-status-darurat/">Pemkab Nunukan Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Usai 40 Rumah Hangus di Mansalong</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kebakaran-status-darurat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
