<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Danlanal Nunukan - Kabar Nunukan</title>
	<atom:link href="https://kabarnunukan.com/tag/danlanal-nunukan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Berita Kalimantan Utara</description>
	<lastBuildDate>Mon, 25 Aug 2025 16:40:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarnunukan.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo-kabar-nunukan-2026-32x32.png</url>
	<title>Danlanal Nunukan - Kabar Nunukan</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sorotan Tajam Pasca-Tabrakan Maut di Nunukan, Pemda Disorot Akibat Pembiaran Dermaga Ilegal</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/sorotan-tajam-pasca-tabrakan-maut-di-nunukan-pemda-disorot-akibat-pembiaran-dermaga-ilegal/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/sorotan-tajam-pasca-tabrakan-maut-di-nunukan-pemda-disorot-akibat-pembiaran-dermaga-ilegal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 12:27:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Danlanal Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Insiden Maut Laka Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12005</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Dermaga Tradisional Haji Putri, Nunukan, Kalimantan Utara, kembali menjadi saksi bisu insiden maut. Tabrakan kapal cepat yang melibatkan Borneo 02 Express bermesin ganda 200 PK dan kapal cepat penumpang 40 PK pada Senin (28/7/2025) pukul 14.20 WITA, yang menewaskan motoris Rexsi Joseph Kabelen (23), warga Bambangan, Sebatik Barat, memicu sorotan tajam dari [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/sorotan-tajam-pasca-tabrakan-maut-di-nunukan-pemda-disorot-akibat-pembiaran-dermaga-ilegal/">Sorotan Tajam Pasca-Tabrakan Maut di Nunukan, Pemda Disorot Akibat Pembiaran Dermaga Ilegal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Dermaga Tradisional Haji Putri, Nunukan, Kalimantan Utara, kembali menjadi saksi bisu insiden maut.</p>
<p>Tabrakan kapal cepat yang melibatkan Borneo 02 Express bermesin ganda 200 PK dan kapal cepat penumpang 40 PK pada Senin (28/7/2025) pukul 14.20 WITA, yang menewaskan motoris Rexsi Joseph Kabelen (23), warga Bambangan, Sebatik Barat, memicu sorotan tajam dari berbagai pihak.</p>
<p>Penumpang kapal cepat 40 PK, Siti Nurharisa (24), warga Liang Bunyu, Pulau Sebatik, kini masih berjuang menjalani perawatan intensif di RSUD Nunukan, bahkan dilaporkan mengalami kerusakan ginjal.</p>
<p>Kecelakaan ini sontak memantik kritik keras terkait pertanggungjawaban pemerintah daerah.</p>
<p>Aktivis LSM Panjiku, Haris Arlek, tak segan menyuarakan kekecewaannya pada Selasa (29/7/2025).</p>
<p>&#8220;Bagaimana pertanggungjawaban Pemda Nunukan dalam masalah ini? Ini terjadi di depan dermaga ilegal, lokasinya juga di samping pelabuhan internasional Tunon Taka. Pemda beranikah memberikan statemen pertanggungjawaban kira-kira?&#8221; tegas Arlek.</p>
<p>Ia menekankan, insiden kecelakaan kapal cepat di Nunukan bukanlah hal baru.</p>
<p>Arlek mengingatkan, pada Januari 2025 lalu, insiden maut serupa juga terjadi dengan jumlah korban jauh lebih banyak.</p>
<p>Peristiwa itu mencatat 17 penumpang sebagai korban, dengan rincian 7 tewas dan 10 selamat.</p>
<p>&#8220;Dengan kejadian seperti ini, siapa yang bertanggung jawab selain motoris kedua kapal cepat? Siapa yang menanggung biaya perobatan korban, kasihan penumpang atas nama Siti Nurharisa mengalami kerusakan ginjal akibat benturan tabrakan,&#8221; imbuhnya, menyuarakan keprihatinan mendalam atas nasib korban.</p>
<p>Menyikapi rentetan insiden ini, aktivis tersebut mendesak instansi pemerintahan terkait untuk tidak lagi menutup mata.</p>
<p>Justru seharusnya, kata Arlek, Pemda Nunukan melalui Dinas Perhubungan bersama pemangku kepentingan lainnya menjadikan kasus-kasus yang telah terjadi sebagai peringatan keras.</p>
<p>Ini harus menjadi dasar kebijakan untuk segera menertibkan dermaga-dermaga tak berizin yang bebas beroperasi.</p>
<p>&#8220;Saya katakan ini sebuah pembiaran. Dermaga ilegal bebas beroperasi, meski sudah ada beberapa kejadian yang memakan korban. Entah apa yang ditunggu, apa juga yang dikerjakan pejabat kita ini,&#8221; tegas Arlek, nadanya penuh ketidakpuasan.</p>
<h6>Kronologi Maut dan Daftar Korban</h6>
<p>Danlanal Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik, sebelumnya menguak detail kronologi insiden nahas ini.</p>
<p>Benturan keras bermula ketika Borneo 02 Express yang memuat barang kargo J&amp;T, bertolak dari PLBL Liem Hie Djung. Kapal tersebut berencana membawa kargo itu ke Pelabuhan Sei Nyamuk, Pulau Sebatik.</p>
<p>Tak lama berselang, hanya beberapa menit berlayar dari PLBL Liem Hie Djung, kapal kargo itu bertabrakan dengan kapal cepat penumpang.</p>
<p>Kapal penumpang itu sendiri baru saja berlayar dari Dermaga Tradisional Haji Putri, menuju Pelabuhan Tradisional Bambangan, Pulau Sebatik, sambil membawa seorang perempuan.</p>
<p>&#8220;Informasi dari motoris kapal kargo dan juga masyarakat menyebutkan, Borneo 02 Express berlayar sesuai alur pelayaran. Tiba-tiba kapal cepat 40 PK memotong haluan, sehingga tertabrak di bagian tengah hingga akhirnya terbelah,&#8221; tutur Letkol Primayantha, menjelaskan penyebab awal benturan.</p>
<p>Pascakejadian, Prajurit TNI AL segera melarikan motoris kapal cepat 40 PK, Rexsi, ke Puskesmas Nunukan Kota.</p>
<p>Sayangnya, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. Adapun penumpang perempuan, Siti Nurharisa, hingga kini mendapatkan perawatan intensif untuk luka-lukanya di RSUD Nunukan.</p>
<p>Menyusul insiden ini, pihak TNI AL segera bergerak cepat melakukan pendataan guna mengidentifikasi total lima korban yang terlibat dalam peristiwa tragis ini. Mereka adalah:</p>
<p>Dari Borneo 02 Express (200 PK Ganda):</p>
<p>1. Mohammad Sabir (28), motoris/nakhoda, warga Jalan Dermaga, RT 001 RW 004, Sungai Nyamuk, Sebatik Timur.</p>
<p>2. Muhammad Aslan (19), ABK, warga RT 007, Desa Sungai Nyamuk, Sebatik Timur.</p>
<p>3. Roy Wilson (18), ABK, warga RT 006 RW 004, Desa Sungai Pancang, Sebatik Utara.</p>
<p>Dari Kapal Cepat 40 PK:</p>
<p>4. Rexsi Joseph Kabelen (23), motoris (korban tewas), warga Desa Bambangan, Sebatik Barat.</p>
<p>5. Siti Nurharisa (24), penumpang, warga Desa Liang Bunyu, Pulau Sebatik.</p>
<p>Sebagai tindak lanjut, Satpolairud Polres Nunukan saat ini mengamankan motoris dan ABK Borneo 02 Express. Mereka juga mengamankan kedua kapal cepat yang terlibat insiden nahas ini di Dermaga Tradisional Haji Putri untuk kepentingan penyelidikan. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/sorotan-tajam-pasca-tabrakan-maut-di-nunukan-pemda-disorot-akibat-pembiaran-dermaga-ilegal/">Sorotan Tajam Pasca-Tabrakan Maut di Nunukan, Pemda Disorot Akibat Pembiaran Dermaga Ilegal</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/sorotan-tajam-pasca-tabrakan-maut-di-nunukan-pemda-disorot-akibat-pembiaran-dermaga-ilegal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tabrakan Maut di Perairan Nunukan, Speed Boat Terbelah, Motoris Tewas Seketika</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/tabrakan-maut-motoris-tewas/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/tabrakan-maut-motoris-tewas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2025 08:06:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Danlanal Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Laka Laut Perairan Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Lanal Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=11961</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Sebuah tragedi memilukan terjadi di perairan depan Pangkalan Tradisional Haji Putri, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Senin (28/7/2025) siang. Insiden ini, sekitar pukul 14.20 WITA, melibatkan dua kapal cepat dalam tabrakan hebat yang merenggut nyawa seorang motoris di tempat kejadian. Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik, mengonfirmasi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/tabrakan-maut-motoris-tewas/">Tabrakan Maut di Perairan Nunukan, Speed Boat Terbelah, Motoris Tewas Seketika</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Sebuah tragedi memilukan terjadi di perairan depan Pangkalan Tradisional Haji Putri, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Senin (28/7/2025) siang.</p>
<p>Insiden ini, sekitar pukul 14.20 WITA, melibatkan dua kapal cepat dalam tabrakan hebat yang merenggut nyawa seorang motoris di tempat kejadian.</p>
<p>Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Nunukan, Letkol Laut (P) Primayantha Maulana Malik, mengonfirmasi kecelakaan mematikan ini.</p>
<p>Ia menjelaskan, peristiwa itu melibatkan Kapal Cepat Borneo bermesin ganda 200 PK dengan sebuah kapal penumpang bermesin 40 PK.</p>
<p>&#8220;Akibat kecelakaan laut tersebut, kapal dengan mesin 40 PK terbelah dua, dan motorisnya meninggal dunia,&#8221; ujar Letkol Primayantha melalui pesan tertulis kepada awak media.</p>
<h6>Kronologi Kejadian</h6>
<p>Kronologi kejadian nahas ini bermula ketika Kapal Cepat Borneo, dengan mesin ganda 200 PK, bertolak dari PLBL Liem Hie Djung sekitar pukul 14.10 WITA.</p>
<p>Kapal cepat yang diketahui milik Nonok, warga Kota Tarakan, ini berencana mengambil barang kargo yang akan dibawa ke Pelabuhan Sei Nyamuk, Pulau Sebatik.</p>
<p>Namun, hanya sekitar lima menit perjalanan, tepatnya pukul 14.15 WITA, petaka terjadi. Kapal Cepat Borneo menabrak kapal bermesin 40 PK yang sedang menuju Pangkalan Haji Putri.</p>
<p>Kapal nahas itu dikemudikan oleh Rexsi, dan saat itu membawa seorang penumpang perempuan.</p>
<p>Data awal yang berhasil kami himpun di lapangan menyebutkan bahwa Sabir menakhodai Kapal Cepat Borneo, dengan dua ABK bernama Aslan dan Roy.</p>
<p>Sementara itu, Rexsi, motoris kapal 40 PK yang terbelah akibat benturan, langsung tewas di lokasi kejadian.</p>
<h6>Tindakan Lanal Nunukan</h6>
<p>Menanggapi insiden ini, Letkol Primayantha memastikan jajarannya langsung bergerak cepat.</p>
<p>&#8220;Petugas kami yang bertugas untuk Pos Pengamatan Pelabuhan Tunon Taka menyiapkan kapal cepat untuk memberikan bantuan dan bersama-sama masyarakat sekitar melaksanakan SAR terhadap korban dan kapal 40 PK,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak Lanal Nunukan masih terus mengumpulkan data dan informasi lebih lanjut.</p>
<p>&#8220;Laporan lengkapnya akan segera kami sampaikan,&#8221; tutup Letkol Primayantha. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/tabrakan-maut-motoris-tewas/">Tabrakan Maut di Perairan Nunukan, Speed Boat Terbelah, Motoris Tewas Seketika</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/tabrakan-maut-motoris-tewas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
