<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Damkar - Kabar Nunukan</title>
	<atom:link href="https://kabarnunukan.com/tag/damkar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Berita Kalimantan Utara</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Mar 2026 15:44:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://kabarnunukan.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-logo-kabar-nunukan-2026-32x32.png</url>
	<title>Damkar - Kabar Nunukan</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Akses Air Hambat Pemadaman, Tiga Rumah Guru SDN 010 Sembakung Ludes</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kebakaran-rumah-guru-sdn-010-sembakung/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kebakaran-rumah-guru-sdn-010-sembakung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 15:44:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Sembakung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=14381</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN &#8211; Jago merah melalap habis tiga unit rumah guru SDN 010 Desa Pelaju, Kecamatan Sembakung, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (12/3/2026) sore. Lokasi di hilir sungai memaksa petugas pemadam kebakaran menyerah pada keadaan. ​Danton Damkar Kecamatan Sembakung, Abdul Gafar, mengonfirmasi insiden muncul sekitar pukul 16.30 WITA. Warga sekitar segera berjibaku memadamkan api memakai alat [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-rumah-guru-sdn-010-sembakung/">Akses Air Hambat Pemadaman, Tiga Rumah Guru SDN 010 Sembakung Ludes</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr">NUNUKAN, KN &#8211; Jago merah melalap habis tiga unit rumah guru SDN 010 Desa Pelaju, Kecamatan Sembakung, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (12/3/2026) sore. Lokasi di hilir sungai memaksa petugas pemadam kebakaran menyerah pada keadaan.</p>
<p dir="ltr">​Danton Damkar Kecamatan Sembakung, Abdul Gafar, mengonfirmasi insiden muncul sekitar pukul 16.30 WITA. Warga sekitar segera berjibaku memadamkan api memakai alat seadanya. Sayangnya, material kayu bangunan memicu api merambat lebih cepat.</p>
<p dir="ltr">​&#8221;Kami mohon maaf, armada pemadam kebakaran tidak bisa mengakses ke lokasi tersebut,&#8221; ujar Gafar melalui pesan tertulis, Jumat (13/3/2026).</p>
<h3 dir="ltr">​Tantangan Geografis di Pelosok Nunukan</h3>
<p dir="ltr">​Desa Pelaju menuntut perjalanan air yang sulit. Petugas cuma bisa menjangkau titik ini menggunakan perahu kayu jenis ketinting. Ketiadaan jalur darat menutup peluang mobil pemadam masuk ke wilayah itu.</p>
<p dir="ltr">​Sejauh ini, Gafar belum memastikan penyebab pasti kebakaran. Ia bersyukur musibah ini tidak memakan korban jiwa maupun luka-luka.</p>
<p dir="ltr">​Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengakui keterbatasan jangkauan timnya. Hingga kini, armada pemadam baru menjangkau 10 dari 21 kecamatan di Kabupaten Nunukan.</p>
<p dir="ltr">​Terdapat tujuh kecamatan yang masih minim Pos Damkar:</p>
<ul>
<li dir="ltr">​Dataran Tinggi Krayan</li>
<li dir="ltr">​Lumbis Hulu</li>
<li dir="ltr">​Lumbis Pensiangan</li>
<li dir="ltr">​Lumbis Ogong</li>
<li dir="ltr">​Sembakung Atulai</li>
<li dir="ltr">​Sei Manggaris</li>
<li dir="ltr">​Sebatik Induk</li>
</ul>
<h3 dir="ltr">​Rencana Penambahan Pos Damkar</h3>
<p dir="ltr">​Wahyudi membeberkan tantangan dalam memperluas jangkauan layanan. Kondisi geografis ekstrem serta keterbatasan anggaran daerah menghambat pembangunan fasilitas baru.</p>
<p dir="ltr">​&#8221;Kendala utama dalam pembentukan Pos Damkar baru adalah faktor geografis dan keterbatasan kemampuan keuangan daerah,&#8221; tutur Wahyudi.</p>
<p dir="ltr">​Meski menghadapi tantangan besar, Disdamkar Nunukan tetap mendorong pembentukan pos di kecamatan secara bertahap. Langkah ini bertujuan mempercepat respons penanganan kebakaran di masa depan.</p>
<p dir="ltr">​&#8221;Karena memang harus dibangun itu Pos Damkar, dan itu tugas Pemda untuk memberikan kenyamanan dan efek Trantibum. Paling tidak, ada penanganan pertama, dan kita intens edukasi mekanisme pencegahan kebakaran kepada masyarakat,&#8221; pungkasnya. (Dzulvuqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-rumah-guru-sdn-010-sembakung/">Akses Air Hambat Pemadaman, Tiga Rumah Guru SDN 010 Sembakung Ludes</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kebakaran-rumah-guru-sdn-010-sembakung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korsleting Listrik Hanguskan Dua Kios di Nunukan Selatan</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kebakaran-kios-nunukan-selatan-kronologi/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kebakaran-kios-nunukan-selatan-kronologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 23:06:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Korsleting Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=14088</guid>

					<description><![CDATA[<p>​NUNIKAN, KN &#8211; Si jago merah melalap dua bangunan kios di Jalan Ujang Dewa, RT 002, Nunukan Selatan, Kalimantan Utara, Senin (26/1/2026). Api menghanguskan tempat usaha milik Dahlan tersebut sekitar pukul 22.55 Wita. ​Ledakan Meteran Picu Api ​Plt Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Wahyudi Kawariyin, menerima laporan insiden dari Bhabinsa Nunukan Selatan, Surahman. Wahyudi menjelaskan kronologi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-kios-nunukan-selatan-kronologi/">Korsleting Listrik Hanguskan Dua Kios di Nunukan Selatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>​NUNIKAN, KN</strong> &#8211; Si jago merah melalap dua bangunan kios di Jalan Ujang Dewa, RT 002, Nunukan Selatan, Kalimantan Utara, Senin (26/1/2026). Api menghanguskan tempat usaha milik Dahlan tersebut sekitar pukul 22.55 Wita.</p>
<h3 dir="ltr">​Ledakan Meteran Picu Api</h3>
<p dir="ltr">​Plt Dinas Pemadam Kebakaran Nunukan, Wahyudi Kawariyin, menerima laporan insiden dari Bhabinsa Nunukan Selatan, Surahman. Wahyudi menjelaskan kronologi kejadian merujuk hasil pengumpulan informasi tim di lapangan.</p>
<p dir="ltr">​Korsleting listrik memicu kemunculan api pada meteran. Alat tersebut mengeluarkan suara ledakan sebelum api membesar dan merambat ke bangunan kios berukuran 4&#215;6 meter serta 5&#215;7 meter.</p>
<h3 dir="ltr">​Aksi Cepat Tim Pemadam</h3>
<p dir="ltr">​Petugas segera memutus aliran listrik wilayah Nunukan Selatan. Langkah ini bertujuan mencegah rambatan korsleting ke area yang lebih luas. Selain itu, pemutusan arus menjamin keselamatan petugas dan warga dari ancaman sengatan listrik. Tindakan darurat ini juga memitigasi kerusakan instalasi jaringan akibat suhu panas.</p>
<p dir="ltr">​Dinas Pemadam Kebakaran mengerahkan empat armada pemadam serta unit suplai pendukung ke lokasi. Tim bergerak cepat menjinakkan si jago merah agar tidak menyentuh bangunan lain. Bhabinsa setempat segera menghubungi Petugas Damkar Sektor Selatan guna mempercepat penanganan.</p>
<h3 dir="ltr">​Inventarisasi Kerugian</h3>
<p dir="ltr">​Amukan api melenyapkan sejumlah aset berharga milik korban. Wahyudi merinci daftar barang yang hangus:</p>
<ul>
<li dir="ltr">​Sepuluh unit kulkas.</li>
<li dir="ltr">​Satu unit sepeda listrik.</li>
<li dir="ltr">​Seluruh konstruksi dua bangunan kios.</li>
</ul>
<p dir="ltr">​Peristiwa ini mengakibatkan kerugian materiil sekitar Rp 60 juta. Saat ini, situasi di lokasi telah aman setelah petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-kios-nunukan-selatan-kronologi/">Korsleting Listrik Hanguskan Dua Kios di Nunukan Selatan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kebakaran-kios-nunukan-selatan-kronologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Si Jago Merah Hanguskan Tiga Rumah di Nunukan Tengah</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kebakaran-rumah-nunukan-tengah-jalan-rimba/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kebakaran-rumah-nunukan-tengah-jalan-rimba/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2026 22:40:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Korsleting Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=14085</guid>

					<description><![CDATA[<p>Material kayu pada bangunan berpotensi menyimpan bara tersembunyi, sehingga petugas harus melakukan pendinginan secara maksimal.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-rumah-nunukan-tengah-jalan-rimba/">Si Jago Merah Hanguskan Tiga Rumah di Nunukan Tengah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> – Kebakaran melalap tiga unit rumah warga di Jalan Rimba RT 09, Nunukan Tengah, Kalimantan Utara, Selasa (27/1) dini hari. Api menghanguskan bangunan milik Mori, Abdullah Tangsi, serta satu rumah tanpa penghuni.</p>
<h2>Rambatan Korsleting Listrik</h2>
<p>Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik dari rumah di belakang kediaman Mori. Si jago merah merayap cepat ke arah rumah Mori, lalu melompat ke hunian Abdullah Tangsi di sampingnya.</p>
<p>Abdullah Tangsi memberikan kesaksian mengenai kejadian mencekam ini. Ia terjaga dari tidur lelap setelah tetangga depan rumah meneriakinya. Saat ia membuka mata, api sudah menjalar ke area tempat tinggalnya.</p>
<h3>Strategi Pemadaman Damkar</h3>
<p>Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, menerima laporan darurat pukul 03.18 WITA. Wahyudi langsung menginstruksikan personel dan armada meluncur ke lokasi.</p>
<p>Petugas melakukan aksi pemadaman secara terukur:</p>
<p>• Fokus utama: Tim menyemprotkan air ke pusat api di rumah Mori.</p>
<p>• Penyekatan: Sebagian petugas membendung api agar tidak meluas ke area rumah Abdullah Tangsi.</p>
<h4>Pastikan Bara Padam</h4>
<p>Petugas menguasai keadaan dalam waktu tiga puluh menit. Meski kobaran api sudah mereda, tim Damkar tetap melanjutkan proses pendinginan hingga sekarang.</p>
<p>Wahyudi mewajibkan penyisiran ulang guna menjamin keamanan lokasi. Material kayu bangunan menyimpan potensi bara api tersembunyi, sehingga petugas harus mematikan setiap sisa api secara maksimal. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-rumah-nunukan-tengah-jalan-rimba/">Si Jago Merah Hanguskan Tiga Rumah di Nunukan Tengah</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kebakaran-rumah-nunukan-tengah-jalan-rimba/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Anak Pemberani di Nunukan Terjebak Toren Air Setelah Selamatkan Kucing</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/bocah-nunukan-terjebak-toren-selamatkan-kucing/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/bocah-nunukan-terjebak-toren-selamatkan-kucing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 11:10:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi Penyelanatan]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=13385</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Aksi heroik seorang bocah di Nunukan, Kalimantan Utara, berakhir dramatis dan membuat warga setempat geger. Hasbi Fikriah (12), yang dikenal bertubuh tambun dan menggemaskan, meminta evakuasi dari tim pemadam kebakaran setelah dirinya terperangkap di dalam toren atau tandon air. ​Anak laki-laki itu masuk bukan karena iseng. Fikri—panggilan akrabnya—memutuskan segera masuk ke dalam tandon [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/bocah-nunukan-terjebak-toren-selamatkan-kucing/">Anak Pemberani di Nunukan Terjebak Toren Air Setelah Selamatkan Kucing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>NUNUKAN, KN</b> – Aksi heroik seorang bocah di Nunukan, Kalimantan Utara, berakhir dramatis dan membuat warga setempat geger. Hasbi Fikriah (12), yang dikenal bertubuh tambun dan menggemaskan, <b>meminta evakuasi</b> dari tim pemadam kebakaran setelah dirinya <b>terperangkap di dalam toren</b> atau tandon air.</p>
<p dir="ltr">​<b>Anak laki-laki itu masuk bukan karena iseng.</b> Fikri—panggilan akrabnya—<b>memutuskan segera masuk</b> ke dalam tandon air. Ia <b>melaksanakan misi penyelamatan</b> penting, menolong seekor kucing yang terperangkap di dalamnya.</p>
<h3 dir="ltr">​<b>Misi Penyelamatan yang Berakhir Dramatis</b></h3>
<p dir="ltr">​Peristiwa menegangkan ini terjadi di Jalan Pembangunan, RT 10, Nunukan Barat. Plt Kepala Dinas Pemadam Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, menceritakan kronologi kejadian pada Selasa (18/11/2025).</p>
<p dir="ltr">​“Ceritanya, si bocah ini sedang mengisi profil tank. Kemudian, ia <b>mendengar</b> suara kucing mengeong yang terperangkap di dalam,” jelas Wahyudi.</p>
<p dir="ltr">​Didorong rasa kasih sayang, bocah pemberani itu tanpa ragu <b>memutuskan masuk</b> ke dalam tandon air yang terisi. Kucing <b>berhasil ia selamatkan</b>, namun nasib nahas menimpa Fikri. <strong>Ia</strong> <b>terjebak toren</b> air itu dan <b>tidak menemukan jalan keluar</b> lagi.</p>
<h3 dir="ltr">​<b>Upaya Panik dan Panggilan Darurat</b></h3>
<p dir="ltr">​Fikri yang bertubuh besar <b>mengalami kesulitan</b> mencari pijakan untuk memanjat keluar dari profil tank. Ia <b>melakukan</b> beberapa kali usaha, namun selalu gagal. Kepanikan pun <b>melingkupinya</b>.</p>
<p dir="ltr">​“Ia sempat memanjat beberapa kali, <b>berusaha keluar</b>. Tapi, karena kesulitan dan berkali-kali gagal, ia pun panik,” ujar Wahyudi.</p>
<p dir="ltr">​Teriakan minta tolong Fikri akhirnya <b>terdengar</b> orang tuanya. <b>Menyadari</b> anak mereka tidak dapat <b>keluar sendiri</b>, orang tua Fikri segera <b>menghubungi</b> layanan kedaruratan.</p>
<p dir="ltr">​“Orang tua si bocah <b>menghubungi</b> Damkar untuk <b>meminta pertolongan</b> agar petugas <b>mengeluarkan</b> anaknya dari profil air,” kata Wahyudi.</p>
<h3 dir="ltr">​<b>Petugas Damkar Bertindak Cepat</b></h3>
<p dir="ltr">​Proses evakuasi tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Nunukan <b>berlangsung alot</b>. Petugas bahkan <b>mengalami kesulitan</b> saat <b>menarik</b> Fikri keluar dari lubang tandon.</p>
<p dir="ltr">​Untuk memastikan keselamatan bocah tersebut, salah satu petugas Damkar akhirnya <b>mengambil keputusan</b> berani, yakni <b>masuk ke dalam toren</b>. Petugas tersebut kemudian <b>menginstruksikan</b> Fikri agar <b>naik</b> ke pundaknya. Berkat strategi ini, Fikri <b>berhasil keluar</b> dengan selamat.</p>
<p dir="ltr">​“Alhamdulillah Fikri <b>selamat keluar</b> dari profil. Kami berharap Fikri, sang penyelamat, <b>tumbuh menjadi</b> anak sukses dan <b>membanggakan</b> kedua orang tuanya,” tutup Wahyudi, <b>memberikan</b> apresiasi atas keberanian Fikri. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/bocah-nunukan-terjebak-toren-selamatkan-kucing/">Anak Pemberani di Nunukan Terjebak Toren Air Setelah Selamatkan Kucing</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/bocah-nunukan-terjebak-toren-selamatkan-kucing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ular Sanca Kembang 3,5 Meter ‘Menumpang’ di Kapal Tujuan Malaysia</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/ular-sanca-raksasa-numpang-kapal/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/ular-sanca-raksasa-numpang-kapal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 14:30:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Ular Sanca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12904</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN &#8211; Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Nunukan berhasil mengevakuasi seekor ular sanca kembang raksasa sepanjang 3,5 meter di Dermaga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik. Ular ini ditemukan di dalam ruang mesin kapal barang tujuan Malaysia, Senin (29/9/2025). ​&#8221;Kami tidak tahu kenapa ada ular di dalam ruang mesin kapal,&#8221; ujar Sekretaris Damkar Nunukan, Wahyudi [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/ular-sanca-raksasa-numpang-kapal/">Ular Sanca Kembang 3,5 Meter ‘Menumpang’ di Kapal Tujuan Malaysia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> &#8211; Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Nunukan berhasil mengevakuasi seekor ular sanca kembang raksasa sepanjang 3,5 meter di Dermaga Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sebatik. Ular ini ditemukan di dalam ruang mesin kapal barang tujuan Malaysia, Senin (29/9/2025).</p>
<p>​&#8221;Kami tidak tahu kenapa ada ular di dalam ruang mesin kapal,&#8221; ujar Sekretaris Damkar Nunukan, Wahyudi Kawariyin, saat dihubungi.</p>
<h3>​Ditemukan di Ruang Mesin Kapal</h3>
<p>​Keberadaan ular dilaporkan oleh Anak Buah Kapal (ABK) bernama Totti (45) sekitar pukul 09.00 Wita. Ia terkejut melihat ular melingkar di mesin kapal yang panas. Karena ukurannya yang besar, Totti langsung menghubungi Damkar untuk meminta bantuan.</p>
<h3>​Proses Evakuasi yang Alot</h3>
<p>​Proses evakuasi ular ini berjalan alot dan menguras tenaga. Ukuran ular yang besar dan posisinya yang tersembunyi di sela-sela mesin membuat petugas kesulitan. Setelah berjuang selama 1,5 jam, ular akhirnya berhasil ditarik keluar menggunakan tali tambang.</p>
<p style="text-align: justify;">​&#8221;Kami lepaskan kembali ular tersebut ke habitatnya,&#8221; tutup Wahyudi. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/ular-sanca-raksasa-numpang-kapal/">Ular Sanca Kembang 3,5 Meter ‘Menumpang’ di Kapal Tujuan Malaysia</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/ular-sanca-raksasa-numpang-kapal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Api Lahap Rumah Mewah di Sebatik, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kebakaran-sebatik/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kebakaran-sebatik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2025 23:34:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12781</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Api melahap habis sebuah rumah permanen berlantai dua milik H. Rustam (61) di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (18/9/2025) malam. Dugaan sementara, kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik. ​Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan, laporan dari warga masuk sekitar pukul 23.38 WITA. Petugas pemadam [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-sebatik/">Api Lahap Rumah Mewah di Sebatik, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN – Api melahap habis sebuah rumah permanen berlantai dua milik H. Rustam (61) di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (18/9/2025) malam. Dugaan sementara, kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik.</p>
<p>​Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan, Wahyudi Kawariyin, mengatakan, laporan dari warga masuk sekitar pukul 23.38 WITA.</p>
<p>Petugas pemadam kebakaran langsung mengerahkan empat mobil—masing-masing dua dari Sektor Sebatik Timur dan dua dari Sektor Sebatik Utara—untuk memadamkan api.</p>
<p>​&#8221;Petugas juga melokalisir api agar tidak menjalar ke rumah warga lainnya, mengingat lokasinya di kawasan padat penduduk,&#8221; ujar Wahyudi melalui pesan tertulis, Jumat (19/9/2025).</p>
<p>Petugas berhasil menjinakkan api dalam waktu sekitar 30 menit. Mereka melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 02.00 WITA.</p>
<p>Beruntung, tidak ada korban luka atau jiwa dalam peristiwa ini. Namun, satu unit rumah milik H. Rustam hangus terbakar dan satu rumah di sebelahnya ikut terdampak.</p>
<p>​&#8221;Kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah,&#8221; imbuh Wahyudi.</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-sebatik/">Api Lahap Rumah Mewah di Sebatik, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kebakaran-sebatik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kebakaran Hebat di Nunukan, Tiga Rumah Hangus Dilalap Api</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/kebakaran-di-nunukan/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/kebakaran-di-nunukan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2025 02:03:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar]]></category>
		<category><![CDATA[Kaltara]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Hari Ini]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12669</guid>

					<description><![CDATA[<p>NUNUKAN, KN &#8211; Api melahap tiga rumah warga di kawasan padat penduduk Jalan Sanusi, Blok 3, RT 06, Nunukan Barat, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Senin pagi, 8 September 2025. Peristiwa ini meninggalkan puing-puing bangunan dan kerugian material yang belum terhitung. ​Menurut Pelaksana tugas Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar), Wahyudi Kawariyin, api menghanguskan tiga [&#8230;]</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-di-nunukan/">Kebakaran Hebat di Nunukan, Tiga Rumah Hangus Dilalap Api</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> &#8211; Api melahap tiga rumah warga di kawasan padat penduduk <strong>Jalan Sanusi, Blok 3, RT 06, Nunukan Barat,</strong> Nunukan, Kalimantan Utara, pada Senin pagi, 8 September 2025. Peristiwa ini meninggalkan puing-puing bangunan dan kerugian material yang belum terhitung.</p>
<p>​Menurut <strong>Pelaksana tugas Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar), Wahyudi Kawariyin,</strong> api menghanguskan tiga rumah milik almarhum Habib Syech, Rusli, dan Arbain.</p>
<p>​&#8221;Kami menerima laporan kebakaran sekitar pukul 07.09 Wita,&#8221; ujar Wahyudi. &#8220;Berdasarkan keterangan warga, api diduga pertama kali muncul dari rumah Rusli, <strong>akibat kebocoran selang gas</strong>.&#8221; tambahnya.</p>
<p>​Untuk menjinakkan si jago merah, Disdamkar mengerahkan enam unit armada. Proses pemadaman cukup menantang karena kencangnya hembusan angin dan struktur bangunan yang didominasi kayu. Hal ini membuat api cepat merambat ke bangunan lain.</p>
<p>​&#8221;Selain memadamkan api, kami juga fokus melokalisasi area agar api tidak menyebar ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi yang sangat padat,&#8221; jelas Wahyudi.</p>
<p>​Setelah berjibaku selama sekitar 30 menit, petugas akhirnya memadamkan api. Mereka kemudian melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang bisa memicu <strong>kebakaran susulan.</strong></p>
<p>​Wahyudi mengonfirmasi, insiden ini tidak <strong>menelan korban jiwa atau luka-luka.</strong> Sementara itu, total kerugian materiil masih dalam proses penghitungan. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/kebakaran-di-nunukan/">Kebakaran Hebat di Nunukan, Tiga Rumah Hangus Dilalap Api</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/kebakaran-di-nunukan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>1</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Piton 3,5 Meter Bikin Panik Warga, Petugas Damkar Turun Tangan</title>
		<link>https://kabarnunukan.com/damkar-nunukan-evakuasi-piton/</link>
					<comments>https://kabarnunukan.com/damkar-nunukan-evakuasi-piton/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[KN]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2025 03:23:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar]]></category>
		<category><![CDATA[Damkar Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Nunukan]]></category>
		<category><![CDATA[Ular Piton]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://kabarnunukan.com/?p=12651</guid>

					<description><![CDATA[<p>Damkar Nunukan</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/damkar-nunukan-evakuasi-piton/">Piton 3,5 Meter Bikin Panik Warga, Petugas Damkar Turun Tangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NUNUKAN, KN</strong> – Dini hari yang sunyi di Nunukan tiba-tiba mencekam. Tepat pukul 03.20 WITA, sebuah pemandangan mengerikan terlihat di Jalan Keramat, Nunukan, Kalimantan Utara, seekor ular piton raksasa dengan panjang mencapai 3,5 meter bersembunyi di plafon rumah warga. Warga yang melihat hewan melata itu sontak panik, khawatir ular tersebut masuk ke dalam rumah.</p>
<p>​Repan (21), seorang warga, menjadi orang pertama yang menyadari kehadiran ular. Ia segera menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Nunukan. Tim Damkar menerima laporan darurat pukul 03.26 WITA dan langsung merespons dengan cepat.</p>
<p>​&#8221;Ular sawah berukuran besar itu mau masuk rumah warga lewat plafon depan,&#8221; jelas Sekretaris Disdamkar Nunukan, Wahyudi Kawariyin, Minggu (7/9/2025).</p>
<p>​Kehadiran warga yang ramai membuat ular itu merasa terancam. Ia pun melarikan diri dan bersembunyi di parit dekat rumah Repan. Petugas Damkar yang tiba di lokasi tak menyerah. Mereka melakukan pencarian intensif di dalam parit.</p>
<p>​&#8221;Petugas kami menjepit bagian kepala ular dan berhasil menariknya keluar dari dalam parit,&#8221; tutur Wahyudi.</p>
<p dir="ltr">Setelah berhasil menundukkan ular itu, mereka kemudian mengevakuasinya untuk dilepasliarkan di hutan yang jauh dari permukiman penduduk, demi keselamatan warga dan hewan itu sendiri.</p>
<h3>​Waspada Musim Hujan, Petugas Ingatkan Risiko Ular Masuk Rumah</h3>
<p>​Kejadian ini bukan insiden tunggal. Menurut Wahyudi, ular memang lazim muncul di area permukiman saat musim hujan. Ia menjelaskan beberapa alasan utama di balik fenomena ini.</p>
<p>​&#8221;Air hujan menggenangi sarang mereka di alam liar, memaksa mereka mencari tempat yang lebih kering dan hangat. Dan sayangnya, rumah-rumah warga sering menjadi pilihan utama,&#8221; kata Wahyudi.</p>
<p>​Selain itu, kondisi lembap memicu aktivitas fisiologis ular, sementara meningkatnya populasi mangsa seperti tikus dan katak membuat mereka lebih aktif berburu.</p>
<p>​Wahyudi mengimbau warga Nunukan untuk selalu waspada dan mengambil langkah pencegahan.</p>
<p>​&#8221;Selalu rajin bersihkan lingkungan rumah. Tutup celah atau lubang di dinding, kendalikan populasi tikus, dan pasang penghalang fisik seperti pagar kawat,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>​Pesan ini menjadi pengingat bagi seluruh warga Nunukan untuk tetap menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (Dzulviqor)</p>
<p>Artikel <a href="https://kabarnunukan.com/damkar-nunukan-evakuasi-piton/">Piton 3,5 Meter Bikin Panik Warga, Petugas Damkar Turun Tangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://kabarnunukan.com">Kabar Nunukan</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://kabarnunukan.com/damkar-nunukan-evakuasi-piton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
