NUNUKAN, KN – Pendidikan di perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mendapat angin segar. Melalui program “17 Arah Baru Perubahan”, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan membagikan ribuan set seragam sekolah gratis dan pemasangan 72 unit perangkat Starlink untuk menjangkau wilayah yang selama ini terisolasi dari akses internet.
Bupati Nunukan, Irwan Sabri, menyampaikan hal ini saat membuka Lokakarya Perencanaan Desain Pengelolaan Pendidikan di Wilayah Terpencil dan Perbatasan pada Selasa (26/8/2025). Ia menyebut program ini sebagai wujud nyata komitmen Pemkab untuk meningkatkan mutu pendidikan dan meringankan beban masyarakat.
Meringankan Beban Orang Tua dengan Seragam Gratis
Pemkab Nunukan memulai pembagian seragam sekolah gratis sebagai salah satu program unggulan. Langkah ini bertujuan memastikan setiap anak memiliki seragam layak tanpa harus membebani orang tua mereka.
Untuk merealisasikan hal ini, Pemkab Nunukan mengalokasikan anggaran yang tidak sedikit. Mereka menggelontorkan sekitar Rp 3,35 miliar untuk 4.795 set seragam SD, yang terdiri dari seragam putih-merah dan pramuka. Sementara itu, mereka menyiapkan Rp 1,56 miliar untuk 3.762 set seragam putih-biru bagi siswa SMP.
Starlink Hadir, Solusi Internet di Daerah Terpencil
Selain bantuan fisik, Pemkab mencanangkan gebrakan signifikan lain, yaitu pemerataan akses internet.
Dalam acara yang sama, Bupati Irwan Sabri mengumumkan keberhasilan pemasangan 72 unit perangkat Starlink di seluruh wilayah Nunukan.
Menurut Irwan, ketersediaan internet ini sangat penting. “Dengan adanya jaringan ini, sekolah-sekolah di daerah terpencil kini bisa mengakses internet. Anak-anak kita bisa belajar dengan lebih mudah,” ungkapnya.
Lebih dari itu, Irwan berharap Starlink juga dapat memecah sekat isolasi geografis yang selama ini menjadi tantangan. Jaringan internet ini akan membantu masyarakat menerima informasi lebih cepat dan mempermudah komunikasi dengan dunia luar.
Perpaduan antara bantuan seragam dan pembangunan infrastruktur digital menunjukkan pendekatan holistik Pemkab Nunukan dalam memajukan pendidikan.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga membuka jendela informasi dan peluang baru bagi generasi muda di wilayah perbatasan Indonesia. (Dzulviqor)

