Laporan Reporter Radio STI (Jhon)
Tana Tidung, KN — Pemuda Katolik, HIPMI, Gen Z, hingga TIDAR Bersatu, Ajukan Kolaborasi Strategis di Sektor Pangan.
31 Oktober 2025 menjadi penanda sejarah kolaborasi di Tana Tidung. Wakil Bupati Tana Tidung secara resmi menerima gabungan organisasi kepemudaan yang datang dengan agenda tunggal untuk menegaskan peran strategis mereka.
Pertemuan hangat ini melibatkan perwakilan dari empat elemen kunci, yakni, Pemuda Katolik, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Ketua Gen Z, dan Tunas Indonesia Raya (TIDAR). Mereka datang dengan satu fokus utama: memperkuat sinergi lintas sektor demi mendukung program ketahanan pangan daerah.
Pemerintah Daerah Buka Pintu, Pemuda Siap ‘Ambil Bagian’
Wakil Bupati Tana Tidung menyambut baik inisiatif strategis ini. Ia menekankan, pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tana Tidung mustahil terwujud tanpa partisipasi aktif dari generasi muda yang inovatif.
“Pemerintah daerah membuka lebar kesempatan untuk bekerja sama dengan semua elemen, terutama pemuda. Kolaborasi ini menjadi kunci mendorong ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal,” tegas Wakil Bupati.
Perwakilan Pemuda Katolik menyambut respons positif ini. Menurut mereka, pertemuan ini menciptakan langkah konkret untuk membangun ‘jembatan komunikasi’ yang produktif dan menghilangkan anggapan bahwa pemuda hanya sekadar penonton.
“Kami ingin memastikan bahwa pemuda Tana Tidung terlibat aktif dalam mendukung dan mengawal program pemerintah. Terutama di sektor pangan, yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat kita,” ujarnya.
HIPMI dan TIDAR Dorong Pangan Jadi Peluang Wirausaha
Kolaborasi ini tidak hanya berhenti di level dukungan moral. Ketua HIPMI Tana Tidung melihat adanya potensi ekonomi yang masif di balik isu ketahanan pangan.
Ia menambahkan, sinergi ini dapat membuka peluang wirausaha dan investasi lokal baru yang secara khusus melibatkan dan memberdayakan generasi muda. Artinya, sektor pangan akan berubah menjadi sektor yang menarik secara bisnis dan kreatif.
Tindak Lanjut Konkret, Fokus pada Agroindustri Modern
Di akhir pertemuan, seluruh pihak menyepakati sebuah komitmen bersama untuk menindaklanjuti gagasan ini menjadi aksi nyata. Fokus tindak lanjut akan mengarahkan program pada tiga poin konkret:
- Edukasi Pertanian Modern: Penggunaan teknologi untuk meningkatkan hasil dan efisiensi.
- Pemberdayaan UMKM Pangan: Mendorong produk olahan lokal agar naik kelas.
- Pelatihan Pemuda di Bidang Agroindustri: Menciptakan tenaga kerja muda yang kompeten dan siap bersaing.
Dengan semangat sinergi yang mereka usung, para pemuda dan pemerintah daerah sepakat untuk terus menjaga komunikasi demi tercapainya ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan yang kokoh di Kabupaten Tana Tidung.

