Site icon Kabar Nunukan

NPCI Kaltara Tancap Gas, Bahas Kompetisi Atlet Disabilitas hingga Program Strategis 2026

Laporan Reporter Radio STI (Lia)

TARAKA, KN – Semangat pembinaan atlet disabilitas di Kalimantan Utara (Kaltara) terus bergelora. National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kaltara menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) strategis di Hotel Harmonis, Tarakan, Rabu (10/12) kemarin. Pertemuan ini berlangsung sehari setelah mereka sukses menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov).

​Rakerprov NPCI Kaltara menetapkan empat fokus utama demi kemajuan organisasi. Pengurus langsung menyusun rencana program kerja untuk tahun 2026 mendatang. Selain itu, mereka sepakat manajemen organisasi wajib bertindak gesit, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

​NPCI Kaltara secara tegas menyoroti pentingnya pembinaan bibit atlet disabilitas. Pengurus harus berani melaksanakan kompetisi, meskipun skalanya kecil. Ajang ini merupakan cara efektif menemukan bakat-bakat potensial di Bumi Benuanta. Terakhir, manajemen perlu memiliki keberanian mengambil keputusan yang benar dan konsisten menjalankannya.

​Ketua NPCI Kaltara, Slamet Yahya, menekankan perlunya inisiatif dari pengurus untuk mencari talenta baru. Ia menegaskan, program kerja ke depan wajib fokus pada pencarian bibit atlet.

​”Kami tidak bisa menunggu saja. Pengurus harus bergerak aktif melaksanakan kompetisi. Walaupun skalanya kecil, kegiatan tersebut mampu memunculkan bibit-bibit atlet disabilitas baru,” tegas Slamet Yahya, menyoroti pentingnya segera melaksanakan Poin 3 Rakerprov.

​Slamet menambahkan, keputusan organisasi harus berani dan terarah. Manajemen wajib berani mengambil keputusan yang sudah teruji kebenarannya.

​“Program yang kita buat itu harus benar, dan kita harus konsisten menjalankannya. Hasilnya, organisasi ini akan terus maju. Para atlet kita pun bisa berprestasi mengharumkan nama Kaltara,” tutupnya.

Exit mobile version