Connect with us

Hi, what are you looking for?

Teknologi

Jaringan Intranet, Upaya Pemkab Menjadikan Nunukan Sebagai Smart City

NUNUKAN – Bekerjasama dengan PT. Inti Data Telematika, Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Nunukan membangun jaringan intranet, untuk kesiapan menjadikan Pulau Nunukan sebagai Smart City, layaknya kota lain di Nusantara.

Kadis Kominfo Nunukan, Kaharuddin Tokong, menuturkan, Pemkab Nunukan mempersiapkan diri untuk beradaptasi dengan jaringan digital untuk akses yang lebih cepat dan efisien.

‘’Rencana itu sudah muncul sejak 2018. Tapi karena kendala sarana prasarana, SDM dan pembiayaan, baru mulai on atau aktif, pada Oktober 2022,’’ ujarnya, saat dikonfirmasi, Minggu (19/2/2023) kemarin.

Kahar menjelaskan, intranet adalah salah satu solusi membangun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang bertujuan untuk mewujudkan proses kerja yang efisien, efektif, transparan, dan akuntabel serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Hal ini juga menjadi anjuran pusat, sebagaimana Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018, yang memuat rencana strategis terkait infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi yang memadai.

‘’Kita memiliki dasar hukum dalam mengerjakan proyek intranet ini. selain Perpres Nomor 95 tahun 2018, ada Perbup Nomor 33 tahun 2020 tentang penyelenggaraan SPBE pasal 22. SK Bupati Nomor 188.45/290/V/2022 tentang pembentukan tim koordinasi SPBE. Dan Perbup Nomor 13 tahun 2021 tentang RPJMD 2021 – 2026,’ ’ urainya.

Lanjut Kahar, rekanan penyedia intranet diminta untuk melakukan servis dan menjamin keamanan data pemerintahan.

“Jalur pemerintahan dibuat menjadi frekuensi aman yang tidak bercampur dengan frekuensi lain,” jelasnya.

‘’Ada beda antara internet dan intra pemerintah. Intra pemerintah itu lebih tertutup yang artinya jaringan itu terpusat di satu server dengan pusat kendali di pemerintah, tidak berbagi platform dengan lainnya. Simpulnya lebih tertutup, dan khusus,’’ tambah Kahar.

Dia memastikan, meski semua OPD belum terpasangan jaringan dimaksud, pihaknya terus berupaya sistem teknologi ini akan menjangkau semua fasilitas pemerintahan.

Baca Juga:  Kebijakan Polisi Tanpa Tilang Belum Bisa Dilakukan di Nunukan, Ini Sebabnya

Dalam jangka panjang, intranet direncanakan terpasang di semua kecamatan, dan menjadi solusi untuk kesulitan signal di wilayah atau daerah blank spot area.

‘’Kita terus berbenah dan mencoba menyediakan jaringan internet yang terkoneksi untuk semua OPD dalam saluran yang aman ,’’ kata Kahar. (Dzulviqor)

Loading

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kabar Lainnya

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Nunukan, merilis hasil investigasi kasus hilangnya uang nasabah bernama Betris, senilai kurang lebih Rp. 384 juta, Selasa,...

Olahraga

NUNUKAN – Sabri, salah satu Atlet panjat tebing asal Nunukan, yang pernah meraih medali emas (perorangan) pada PON XVII 2012 di Riau, Perunggu (perorangan)...

Hukum

Menanggapi keterlibatan dua angotanya, Syaiful menegaskan, tidak ada toleransi bagi anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Nunukan

NUNUKAN – Bank Rakyat Indonesia (BRI) menggelar senam sehat, bertajuk ‘Bilang aja gak terhadap kejahatan perbankan’, di halaman Kantor Cabang BRI, Jalan TVRI, Nunukan...