TANJUNG SELOR, KN – Panitia pendaftaran Calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) periode 2026–2031 resmi menutup masa penjaringan. Sejak 1 hingga 15 Mei 2026, panitia membuka posko pendaftaran di Sekretariat Kadin Kaltara, Jalan Gapensi, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Hingga menit terakhir, tiga pengusaha lokal resmi menyerahkan berkas pencalonan mereka. Ketua Panitia Pendaftaran Calon Ketua Kadin Kaltara, Nurul Huda, mengonfirmasi data tersebut.
‘’Ada tiga nama pendaftar Calon ketua KADIN Kaltara, masing masing, Syarifudin, Efendy Gunardi dan Syamsul Bahri,’’ ujar Nurul Huda melalui pesan tertulis, Jumat (15/5/2026).
Syarifuddin mengawali persaingan dengan mengembalikan formulir pendaftaran pada Selasa (12/5/2026). Kemudian, dua rivalnya menyusul pada hari terakhir penutupan.
Kedua penantang ini membawa pengalaman besar di internal organisasi. Effendy Gunardi saat ini memimpin Kadin Kota Tarakan. Sementara itu, Syamsul Bahri menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua Kadin Provinsi Kaltara.
Panitia Terapkan Syarat Ketat
Nurul Huda kembali mengingatkan seluruh kandidat mengenai kriteria wajib untuk memimpin organisasi. Para calon ketua harus memenuhi tiga syarat utama:
- Berstatus pengusaha dan Warga Negara Indonesia (WNI).
- Melengkapi seluruh dokumen administrasi seperti surat sehat dan berkas lainnya.
- Memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin yang masih berlaku.
Panitia segera melanjutkan tahapan kerja setelah menerima berkas para calon.
”Selanjutnya kita agendakan verifikasi, asistensi dan penetapan ketua umum,” imbuh Nurul.
Sinergi Ekonomi di Bumi Benuanta
Publik menaruh harapan besar pada nakhoda baru Kadin Kaltara. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 membentuk Kadin sebagai satu-satunya wadah bagi seluruh pengusaha Indonesia. Pemerintah juga menempatkan organisasi ini sebagai mitra strategis dalam bidang perekonomian.
Kadin menjalankan fungsi utama menghubungkan kepentingan dunia usaha dengan kebijakan pemerintah. Lewat peran aktif ini, Kadin memacu pertumbuhan ekonomi, menarik investasi, serta memperkuat kolaborasi sektor swasta. (Dzulviqor)
![]()





Leave a Reply
View Comments