Site icon Kabar Nunukan

Belum Setahun Bantua Meubelair Untuk Sekolah di Sebatik Banyak Yang Rusak

NUNUKAN – Sejumlah sekolah di Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara, mengeluhkan bantuan meubelair, mengalami kerusakan, meski belum setahun digunakan.

Kepala Sekolah, SDN 05, Sebaik Barat, Mardiati, menuturkan, kerusakan terjadi pada meja dan kursi, mulai dari mudah bengkok, terkelupas serta baut yang hilang.

‘’Memang sudah banyak yang rusak kondisinya. Jauh lebih baik meubelair yang berbahan kayu,’’ ujar Mardiati, Kamis (25/4/2024).

Dia mengatakan, pada anggaran tahun 2023, sekolahnya menerima bantuan 155 unit meja dan kursi, termasuk renovasi 4 ruang kelas,4 meja guru dan 4 papan tulis.

Hanya saja, mubelair pabrikan yang dikirim ke SDN 05 Sebatik Barat, terbuat dari melamin dengan kerangka besi berlubang yang dirangkai dengan sambungan material plastik keras dan dikencangkan dengan baut.

‘’Kalau boleh, jika ada bantuan meubelair lagi, kami minta yang bahannya kayu saja. Lebih awet dan kualitasnya saya kira jauh lebih bagus. Kalau yang sekarang, meski terlihat praktis, tapi banyak yang goyang goyang dan copot,’’ tegasnya.

‘’SDN 05 Sebatik Barat, juga masih membutuhkan tambahan ruang kelas, dan gedung kantor guru. Selama ini, gedung kantor guru, bergabung dengan ruang kelas,’’ kata Mardiati lagi.

DPRD usulkan berdayakan UMKM lokal

Rendahnya kualitas meubelair untuk sekolah sekolah di Pulau Sebatik, menjadi catatan DPRD Nunukan.

Kondisi itu, ditemukan para wakil rakyat, Andi Krislina, Andre Pratama dan Nikmah, dalam monitoring proyek APBD 2023.

‘’Pengadaan meja dan kursi standar pabrikan yang dipesan dengan e-catalog nyatanya tidak menjanjikan kualitas. Kita melihat sendiri keadaannya, yang bahkan belum setahun sudah banyak yang rusak,’’ sesal Andre.

Ini tentu harus dijadikan evaluasi dan catatan penting, dimana barang hasil pabrikan, tidak serta merta menjamin kualitas dan memenuhi azas manfaat.

Ia mengusulkan agar Pemda Nunukan, bisa membuatkan etalase lokal di e-catalog, dan menghidupkan UMKM di Kabupaten Nunukan.

Tugas Pemda Nunukan untuk menjadikan mereka mandiri, dan lebih siap dilibatkan dalam pengadaan barang barang kebutuhan bagi proyek pengadaan furnitur.

‘’Tinggal dibina, diarahkan agar barangnya sesuai spesifikasi yang dibutuhkan. Sehingga, sebagai mitra pemerintah, mereka bersaing dalam kualitas dan lebih kompetitif nantinya,’’ kata Andre. (Dzulviqor)

Exit mobile version